<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Mohammad Hatta</title>
		<description>Comments for Mohammad Hatta at http://www.cimbuak.net , comment 1 to 6 out of 6 comments</description>
		<link>http://www.cimbuak.net</link>
		<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 00:48:39 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<item>
			<title>Uni Evy Yth.</title>
			<link>http://www.cimbuak.net/content/view/219/8/#comment-2276</link>
			<description>Assalamualaikum

Kakanda Evi

Terima kasih yg se besar2nya ya Ni .. atas beberapa keterangan yg tlh uni berikan untk saya.

Uni Yang Baik
sedikit ttg saya, kami dilahirkan di kep riau dan dibesarkan juga dsn sehingga banyak sekali adat istiadat yg tdk kami ketahui ttg Minang Kabau, jd unt hal ini saya lurus2 aja Ni .... ada beberapa contoh yg akan saya kemukakan disini, ada bbrp teman saya (laki2) menikah dgn orang yg bukan berasal dr minangkabau, ternyata di kampung anaknya tdk diakui sbgi orang minang, hanya anaknya diakui sbgi [b]anaknya orang minang[/b], memang ada juga yg pernah saya liat [b]PADUSI MINANG[/b] menikah dgn org yg bukan berasal dr Minang namun sisuami tsb dimasukan ke suku lain dulu baru mereka menikah, nah mungkin ini yg dianggap [b]MALAKOK[/b] pernah saya dengar juga &quot; [b]ADAT BERSENDI SARAK SARAK BERSENDI KITABULLAH &quot; SARAK MANGATO ADAT MAMAKAI[/b] &quot; secara agama saya mengakui ALM BUNG HATTA adalah orang MINANG tapi Secara ADAT ATAU GARIS KETURUNAN DARI MINANG, BUNG HATTA DALAH BUKAN KETERUNAN DARI MINANG !! krn adat minang menganut system MATRIAKAT yaitu garis keturunan mengikuti garis keturunan dari IBU, disini ingin saya tanyakan dimana letaknya &quot; [b]ADAT BERSENDI SARAK SARAK BERSENDI KITABULLAH &quot; SARAK MANGATO ADAT MAMAKAI ???[/b] &quot; 
Uni Evi .... Dalam rangka ABS - SBK yang sedang hangat dibahas saat ini, disepakati bahwa dalam pengambilan garis keturunan itu adalah :Anak bersuku kepada Ibu dan bernasab kepada ayah - sehingga bagaimanapun ia tetap berstatus ' orang Minangkabau&quot;. ini juga aneh bagi saya .... rasanya [b]ADAT MINANG KABAU [/b] itu sdh baku dari nenek moyang kita dulu klo pun skrg ada perubahan2 itu bukanlah ADAT MINAG YG ASLI lagi, namun itu saya setuju sekali krn setidaknya ADAT MINAG itu bs fleksibel mengikuti zaman. NAmun kita kembali lagi ke masalah awal, disini saya katakan bahwa BUNG HATTA bukanlah orang MINAG MENURUT ADAT MINAG YG ASLI, tapi BELIAU adlah ANAKNYA ORANG MINANG.... begitu kan Uni Evi ?????
saya tegaskan sekali lagi ya Ni .... secara adat BELIAU ADALAH BUKAN ORANG MINANG !! bgmn Ni apakah Uni setuju dengan pendapat saya ini ???? kalaupun Beliau ORANG MINANG tapi ASPAL ( maaf ya Uni Evi ) !!!
Jujur Ni .... saya gak tau sedikitpun ttg adat Minang cuman saya dpt sedikit2 dari membaca, mendengar dll. bukan ingin berdebat ttg Adat Minang Kabau tapi hanya ingin penjelasan yg mana yg benar ttg adat minang kabau itu, dan saya dengan jujur keluar dr hati yg sangat dalam berterima kasih sekali kepada uni yg mau merespon komentar adiak uni ko di cimbuak, krn selama ini saya banyak bertanya ttg BUNG HATTA ini namun menemui jalan buntu dan dr 50 saya tanya ttg asal BUNG HATTA  hanya 1 org yg tau, yg lain tangangak se Ni .... he .... heeeeeee
mudah2an komentar2 Uni disiko jadi pembelajaran untuak yg mudo2 spt kami ini.

Akhir kata jan Uni bosan2 merespon apa2 yg telah saya tulis disini dan saya berjanji akan memberikan silsilah SYEH ABDULRAHMAN cikal bakal dari garis keturunan BUNG HATTA, mungkin uni bisa email saya ke vasya_r@msn.com dan disini mungkin uni bisa memberikan petunjuk2 sbgi pengetahuan unt kami yg dibesarkan di tanah melayu, akhirnya salam hormat untuk kel Uni Evi

Wassalam - vasya</description>
			<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 13:38:53 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>...</title>
			<link>http://www.cimbuak.net/content/view/219/8/#comment-2272</link>
			<description>Waalaiukum salam add Vasya,

Bersama ini Uni memberikan pemaparan yang mudah-mudahan tidak salah dan dan sekaligus memberikan pencerahan kepada yang muda-muda bagaimana kedudukan seorang anak menurut adat Minangkabau dengan mengambil contoh Bung Hatta.
1. Seandainya Bung Hatta [b]tidak ber-ibu[/b] orang Minangkabau sebenarnya tidak menjadi masalah karena beliau -  DR. Mohammad Hatta - tetaplah anak orang Minangkabau. 
2. Menurut adat minangkabau yang menganut sistem matriarkal, maka seorang anak disebut anak minangkabau dengan mengambil garis keturunan ibunya - terutama dalam [b]penentuan suku[/b]. artinya kita memiliki asal suku dari ibu kita.
3. Per - suku - an ini kemudian berkelompok dalam suatu &quot; KAUM&quot; yang dipimpin oleh seorang Datuk - untuk wilayah darek, seorang penghulu - untuk wilayah pesisir. Bisa juga kaum itu di koordinasikan oleh seorang Mamak Kepala Waris seperti yang berlaku di Kota Padang.(Ini kalau tidak salah lho.
4. Bagi anak orang minangkabau - semisal Bung Hatta - maka ia dapat juga dimasukkan dalam suatu KAUM di keluarganya (ayah) dengan cara di lakok kan atau[b] Malakok[/b]. Sehingga ia pun akan menjadi anak dalam kaum itu dan diberi suku segala. 
Hal ini bisa saja kan ... bahwa KAUM itu adalah kelompok &quot; Bako&quot;nya - yaitu seluruh kerabat ayahnya.
5. Dalam rangka ABS - SBK yang sedang hangat dibahas saat ini, disepakati bahwa dalam pengambilan garis keturunan itu adalah :Anak bersuku kepada Ibu dan bernasab kepada ayah - sehingga bagaimanapun  ia tetap berstatus ' orang Minangkabau&quot;. 

Jadi berdasarkan hal itu - tidak ada yang perlu diragukan tentang identitas DR. MOH. HATTA - bahwa beliau tetaplah orang Minangkabau. Bagi Uni seorang Bung Hatta dan tokoh Minang kita zaman dulu adalah seseorang yang memilik mental Global (Global mentality) seperti yang diistilahkan pada masa sekarang..

Sanak Vassya silahkan berselancang ke web blog : http://bundokanduang.wordpress.com. Disana banyak artikel seputar adat dan budaya Minangkabau
 - Evi Djamaludin</description>
			<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 02:15:05 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>...</title>
			<link>http://www.cimbuak.net/content/view/219/8/#comment-2269</link>
			<description>Assalammualaikum

Uni Evi Yth. 
Thx berat ya atas smua informasinya, krn msh banyak urang awak nan indak tau masalah ko, nah untuak melanjutkan informasi ttg Dr. Moh. HATTA ternyata beliau menurut adat Minangkabau bukanlah urang Minang !! kenapa kita hrs berbohong kpd org2 yg tidak tau ?? ternyata benar ada pepatah urang awak ; &quot; Nan bodoh makanan nan cadiak &quot; saya bangga klo uni Evi berani merespon komentar saya dsn krn spt rada aneh klo urang awak bikin komentar Dr. MOH. HATTA itu orang minang ?????
Maaf Uni Evi ....... sebenarnya saya sdh tau sejak lama ttg masalah ini, tapi setelah saya tanyakan bbrp temen urang awak ternyata mrk smua bilang bahwa beliau berasal dr Bukittinggi, sedangkan yg saya tau di bukittinggi itu adalah RUMAH TMP KELAHIRAN BUNG HATTA !!, sekali lagi mohon maaf krn terus terang aja saya berasal dr Batu Hampar dan ( bukan untuk sok2an atau pamer ) sekecil apapun dr garis keturunan kami ada di yg paling ujung sekali ( msh ada hub darah dgn beliau, klo di-urut2 saya cicit dr beliau ) tentunya kami punya harapan lain dengan adanya tulisan2 di cambuak ini akan banyak urang awak yg tau siapa sebenarnya BUNG HATTA. 

Sedikit saya bercerita sama Uni Evi, boleh kan ????
Pada saat peringatan 100 TH BUNG HATTA yg dipusatkan di Batu Hampar Payakumbuh pada th 2002, timbul satu silsilah baru yaitu &quot;KAUM&quot; !!! Kaum disini bermaksud adalah &quot; GARIS KETURUNAN DARI PIHAK AYAH &quot; jd seluruh panitia pada waktu itu adalah terdiri dari KAUM, nah jd tambah aneh lagi kan ????????? krn yg saya tau gak ada yg namanya KAUM di MINANGKABAU !!!! ( dan informasi ini saya dpt dr salah satu kerabat saya yg bercerita, sedangkan dianya berada pada garis keturunan kaum )

Oke Uni Evi semoga Uni masih mau merespon komentar saya ini, dan saya juga berharap ada cadiak pandai yg mau jg merespon nya.

Wassalam

 - vasya</description>
			<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 12:05:22 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>...</title>
			<link>http://www.cimbuak.net/content/view/219/8/#comment-2262</link>
			<description>salam sadonyo,

Memang demikian bahwa bunda Dr. M. Hatta - bukanlah padusi minang. Kalau tidak salah berasal dari tanah Jawa. Budayawan Fahchri Ali - orang Aceh - menerangkan dalam sebuah media - karena bundanya bukan berasal dari ranah minang itulah sehingga memiliki pandangan luas dan berupaya menyekolahkan anaknya dari diluar ranah minang. 

Mohon maaf saya lupa - kapan penjelasan dari Bung Fachri Ali - dilontarkan di media tersebut.

Lebih kurangnya mohon maaf bila penjelsan saya ini salah.

Wassalam

 - Evi Djamaludin</description>
			<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 07:51:27 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>...</title>
			<link>http://www.cimbuak.net/content/view/219/8/#comment-2257</link>
			<description>Assalamualaikum
Sabananyao banyak urang awak na ndak tau dari ma asal bung Hatta, klo ndah salah .. maaf klo salah .... [u][b]menurut adat Minang Bung Hatta itu bukan orang minang[/b[/u]] apa Betul ?? sepengetahuan kami beliau hanyo babako ka Batu Hampar Payakumbuh sedangkan Bundan beliau bukan berasal dr Minang ??!! mohon penjelasan bagi yg mengetahui silsilah Bung Hatta !!
Tarimo kasih sabalumnyo - vasya</description>
			<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 15:49:45 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>pahlawan nasional</title>
			<link>http://www.cimbuak.net/content/view/219/8/#comment-1647</link>
			<description>iyo bana hebat urang kito ko
mudah-mudahan di ikuk pulo dek generasi mudo jo anak cucunyo :grin  :)  :grin  - amanycom</description>
			<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 01:01:02 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>
