Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Bundo kanduang
Limpapeh rumah nan gadang
Amban puruak pegangan kunci
Amban puruak aluang bunian
Pusek Jalo kumpulan tali
Hiasan dalam nagari
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Api Dalam Sekam PDF Print E-mail
Written by Dr. H. K. Suheimi   
Thursday, 30 August 2007

Image Didekat sebuah jembatan di bengkolan dipnggir jalan di  Kayu Tanam ada onggokan dedak  berasal dari gilingan padi. Setiap  kali dedak  kasar  itu  di bakar dan debunya di  jadikan  pupuk  untuk  petani  ke sawah.

Menyaksikan dedak atau sekam yang di bakar  itu saya termenung, dari luar tampak onggokkannya masih baik, padahal  di dalamnya sudah hangus membara, hancur luluh berantakkan, tidak  berdedak  lagi, musnah sudah. Begitu kita ketahui bahwa  ada  api didalam sekam, biasanya sudah terlambat. Begitu kita lihat  asap,  begitu tampak gejala-gejala di permukaan bahwa ada api, saat  itu sebetulnya  didalam sudah musnah, hancur dan hangus menjadi  bara  dan  debu,  sudah tidak bisa di tolong lagi, tak  dapat  di  apa-apakan lagi.
 
  Ibarat api dalam sekam, begitu pulalah Penyakit AIDS; disaat pasien sudah didiagnosa terkena virus AIDS (Acquired immun  Defisiency  Syndrom), berarti dia sudah berada di terminal  terakhir,  didalamnya sudah hangus terbakar, tindakkan dan pertolongan  bia­sanya  tidak berguna lagi. Penyesalan tiba, kenapa perbuatan  itu telah di kerjakan , memang penyesalan sering datangnya  terlambat setelah segalanya tak berguna lagi, nasi telah jadi bubur.
 
  Sebetulnya  AIDS  itu sendiri tidak  membunuh,  cuma  akibat sampingannya itu, dia menghancurkan kapasitas tubuh, dia  menbikin tubuh  lumpuh,  lumpuh daya tahannya,  tidak  berdaya  menghadapi  serangan kuman, bacteri atau virus dan jamur serta bermacam-macam  penyakit lain. Virus AIDS menyerang dan merusak sistem pertahanan tubuh,  dia menyerang sel-sel darah putih, terutama T-Cell dan  B  cell dan T-4 cell. Didalam tubuh terdapat 3 type cell :
 
1. Killer T-Cell yang berfungsi secara langsung membunuh dan menghancurkan kuman-kuman atau sel-sel yang menimbulkan infeksi
 
2. B-cell menghasilkan anti body bila terjadi infeksi
 
3. T-4 cell yang bertugas meng identifikasi virus, merangsang B cell untuk menghasilkan anti body kembali, serta mengaktifkan system immum dalam tubuh.
 
  Sebetulnya  infeksi AIDS telah di mulai di saat virus  masuk ke  dalam aliran darah manusia, tapi biasanya  tidak  manimbulkan gejala,  gejala  baru  kentara setelah  beberapa  lama  kemudian, setelah merusak kesana sini, setelah tubuh tidak berdaya, setelah pertahanan dan sistem kekebalannya hancur.
 
  Virus AIDS ini memilih sel yang di ingininya untuk di serbu. Justru yang di senangi oleh virus ini ialah menyerbu dan menembus T  Cell dan merobah DNA yang terdapat dalam sel ini menjadi  double-strandes DNA, kemudian menyerbu chromosome, meliputinya,  dan dia berada di permukaan chromosome selama beberapa minggu  sampai beberapa bulan bahkan samapai bertahun-tahun tanpa memperlihatkan efek penyakit. Dalam keadaan ini disebut dia berada dalam suasana Carier atau pembawa penyakit serta dapat menularkan penyakit itu.
 
Dia berbahaya bagi orang lain, karena dia sumber dan dapat menye­barkan virus ini.
 
  Biasanya setelah 6-8 minggu, materi dalam sel menjadi aktif. Keadaannya  seperti  memasuki awal dari satu  terminal  terakhir.
 
Dibawah  pengaruh virus dalam DNA, sel-sel ini akan  mencopy  dan memperbanyak virus AIDS menuju satu tingkat yang berbahaya  serta memberikan alarm-alarm atau pertanda-pertanda.
 
  Biasanya  terjadi proses penghancuran sel, sambil virus  ini membentuk  family-family yang baru lagi yang akan menyerang  sel-sel yang lain. Dia memperbanyak diri mereka menyusup ke dalam T-4 cell  yang  sangat vital serta meliputinya sampai  T-4  cell  ini habis.  Biasanya T-4 cell ini menerima pesan-pesan kimia yang  di sampaikan oleh T cell dan B-cell sehingga terbentuk sistem pertahannan dan kekebalan, tapi kini T-4 cell musnah sudah, pesan  itu tak  jadi sampai. Benteng pertahanan dan kekebalanpun  bobol,  si pemiliknya  kehilangan daya tahan dan daya kebal. Pada  saat  ini terbuka kesempatan yang luas bagi bacteri, virus-virus yang  lain, jamur-jamur dan sel-sel kanker. Mereka bersimaharajalela  bertum­buh,  berkembang  dan  menyerang  bagian-bagian  tubuh,  sehingga menimbulkan penyakit yang fatal yang tak dapat di  tanggunglangi, karena daya tahan umum merosot dan menurun dengan sangat drastis.
 
Virus  inipun dapat menyerang otak, sehingga  menimbulkan  gejala  neurologis yang serius, seperti gangguan motorik dan psykologik.  Seekor virus Aids memproduksi dan melipatkan dirinya  dengan cepat dan sangat banyak dan tidak satupun yang dapat  menghalangi dan  menahan perkembang biakan ini. Dalam tempo 2 tahun dia  menyergap  sistem immun dan korbanpun akan terkulai layu, jatuh  tak berkutik  menemui ajalnya. Hanya beberapa orang saja  yang  dapat bertahan  sampai 3 tahun, kemudian lenyap dari peredaran,  sebuah nyawa telah pergi ke ketiadaannya.
 
  Dari  mana  asalnya AIDS ini? Banyak yang  mengatakan  bahwa AIDS berasal dari Afrika Tengah, Zaire, Burundi, Uganda  Tanzania dan Kenya. Disana di temui monyet yang sangat banyak yang disebut dengan  African "Green" yang membawa virus sama bentuknya  dengan virus AIDS yang lebih menyukai hidup didalam aliran darah. Monyet ini tidak menderita penyakit seperti yang dialami manusia  karena   pada  monyet ini sudah terbentuk sistem anti terhadap virus  ini.
 
Karenanya monyet-monyet ini di kenal sebagai carier atau pembawa­ virus. Sebelumnya monyet ini sering di tangkap dan ada juga  yang memakan  dagingnya, cuma dalam penangkapan ada yang digigit  oleh monyet,  viruspun beredar didalam darah si  penangkap.  Begitupun waktu memindahkan monyet-monyet ini ke negara lain seperti
Ameri­ka.
 
  AIDS pertama di kenal pada tahun 1960 yang dapat di  deteksi oleh  para ahli di Amerika, gejalanya persis sama  dengan  gejala yang di temukan pada orang Afrika.
 
  Dikatakan virus AIDS sampai ke Amerika melalui Haiti,  sebab ribuan  orang  bertamasya  di kepulauan ini.  Dan  disini  banyak terjadi  pergaulan bebas serta homoseks atau  penyuntikkan  obat-obat  terlarang. Melalui pergaulan bebas, homoseks, serta  sunti­kan-suntikan  berpindahlah  virus dari orang yang  satu  ke  yang  lain. Masing-masing orang ini pulang ke New York, lalu perkemban­ gan  selanjutnya dapat kita saksikan, hampir seluruh dunia  sudah di jangkiti oleh AIDS.
 
  Orang-orang  yang homoseks menularkan pada istri  dan  istri melahirkan  anak yang tak berdosa tapi telah menanggung dosa  dan penderitaan yang di pikulkan oleh orang tuanya.
 
  Bagaimana penyebaran AIDS?; AIDS di ketahui menyebar melalui aliran darah sewaktu melakukan hubungan intim, terutama  hubungan melalui anal dan oral. Anal atau anus yang didalamnya ada  rectum, hanya di lapisi oleh selapis epithel toraks yang mudah terkelupas dan  terluka, apalagi waktu di masukki oleh benda seperti  penis.
 
Begitupun oral atau mulut, yang dilapsisi oleh mucosa yang  mudah  berdarah.  Melalui  aliran  darah inilah  virus  AIDS  masuk  dan berkembang  biak. Ketika pasangan ini melakukan  hubungan  secara demikian  ada luka yang terbuka, maka melalui luka  ini  viruspun menyerbu dan AIDSpun tak terhindarkan lagi.
 
 
  Demikian  juga sewaktu wanita haid, ada pembuluh darah  yang terbuka,  makanya  agama  melarang  manusia  berhubungan  sewaktu istrinya dalam haid.
 
  AIDS juga dapat menyebar melalu suntikkan intra vena, transfusi  darah, penyalah gunaan pemakaian obat-obat suntikkan.  Men­yuntik seseorang dengan jarum bekas suntikkan penderita AIDS.
 
  AIDS tidak akan menular oleh karena tinggal serumah  dibawah atap  yang sama, juga tidak menular karena memakai  perabot  atau alat-alat  rumah  tangga, tapi ingat keluarga  yang  lain  jangan sama-sama  memakai  gundar  gigi yang sama  atau  alat-alat  yang menimbulkan luka seperti pisau cukur. Atau perawat yang  menusuk­ an jarum ke ujung jari.
 
 
  Dapatkah  Penyakit AIDS di obati?; Sampai saat ini belum  ditemukan  obat untuk AIDS, biasanya yang di obati adalah  penyakit penyertanya  seperti  TBC, pnemonia, dll. Juga belum  di  temukan Vaccin yang dapat mencegah terjangkitnya AIDS.
 
  Kita  harus bekerja keras dengan meninggikan daya tahan  dan kebersihan alat-alat dan kebersihan sikap dan cara hidup.
 
Penelitian baru diarahkan pada 3 jalan:
 
1. Bagaimana cara untuk meningkatkan daya tahan dan meningkatkan  sistem immun di dalam tubuh.
 
2. Mencari obat-obat yang dapat mencegah pertumbuhan virus AIDS
 
3. Mencari vaccin.
 
  Banyak  promosi mengenai obat Azidothymidine (AZT) dan  beberapa obat anti virus yang lain. Dikatakan AZT dapat mebunuh virus IDS, tapi side effek yang di timbulkannyapun parah dan serius.
  Satu  lagi  kesukaran dalam mengobati  AIDS  adalah;  Korban kebanyakkan  di  ketahui pada stadium  terminal,  stadium  akhir. Sebelum di kenal dan didiagnosa, biasanya  penderita sering  sudah dicemari  oleh penyakit-penyakit lain akibat bacteri atau  virus.
 
Dan dalam waktu yang bersamaan penderita juga mengidap  penyakit- penyakit yang sukar di sembuhkan termasuk cancer dan pnemonia.
 
  Penyakit inipun sering di temukan pada dewasa menjelang tua. "Gaek  alun,  mudo talampau." Dimana  sistem  kekabalannya  sudah melemah  dan  menurun  karena di makan usia. Dan  kalau  di  usia segini ditulari oleh virus AIDS korban akan cepat jadi agonal dan
sebentar kemudian mati.
 
  Pengobatan yang terbaik saat ini adalah; hindari seks  melalui  anal atau oral, memakai condom, dan berhubungan  seks  hanya dengan satu istri saja.
 
  Dipandang  dari sudut agama AIDS adalah merupakan  "peringa­tan"  terhadap perilaku ummat manusia yang makin menjauhi  nilai-nilai luhur agama, yang dulu jadi panutan dan di pegang teguh.
 
  Untuk  semua itu saya teringat akan sebuah  Firman  suci-Nya dalam surat Al a'raf ayat 80 s/d 84 :"Dan (Kami juga telah mengu­tus)  Luth  kepada kaumnya. Ingatlah tatkala dia  berkata  kepada mereka:"Mengapa  kamu mengerjakan perbuatan homoseks  (Faahisyah)
itu, yang belum pernah di kerjakan oleh seorangpun (didunia  ini) sebelummu?"
 
  Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah  kaum yang melampaui batas.
 
Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan :"Usirlah mereka  (Luthan  Pengikutnya)  dari kotamu ini;  sesungguhnya  mereka  adalah  rang-orang yang berpura-pura mensucikan diri".
 
Kemudian  Kami selamatkan dia dan  pengikut-pengikutnya,  kecual  istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
 
Dan  Kami turunkan kepada mereka hujan batu;  maka  perhatikanlah bagaimana kesudahannya orang-orang yang berdosa itu.
 
 
Padang   1 Januari 1993  

 

Trackback(0)
Comments (3)add comment

vival_m2 said:

mambaco nan lah tatulih diateh yo timbua kangerian luar biaso, mako kapado dunsanak nan ado demi kelangsungan hiduik kito nan rancakko hindarilah babuek salah tu, kok ndak bisa manahan bapuasolah, kok indak juo, kawin lah ciek lai, batambuah gai buliah, baa dokter lai buliah tu.
Mokasih
Salam dari Pontianak.
 
report abuse
vote down
vote up
August 30, 2007
Votes: +0

abak paja said:

setelah manusia di ciptakan Allah sebagai Khalifah di muka bumi, maka allah juga menurunka buku petunjuk hidup manusia di muka bumi tersebut yaitu al-qur'an dan al sunah seperti salah satu ayatnya 2:2 dan banyak lagi ayat2 lainnya agar manusia selamat selama didunia dan juga selamat di hari kemudian, bagai mana tentang artikel diatas, obatnya inallilahi wa inalliahi rajiun, yaitu kembalilah kepada petunjukNya al-quran & sunnahNya
 
report abuse
vote down
vote up
August 30, 2007
Votes: +0

~tanty~ said:

Satuju bana jo pandapek abak paja.
Kembalilah kepada Al-Qur'an.
 
report abuse
vote down
vote up
August 31, 2007
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 5 members online
Generated in 1.58912 Seconds