Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Saba ado duo pucuaknyo
Nan patamo saba jo kainginan
Nan kaduo saba jo nan indak diinginkan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Tafsir Pantun Minang (9) : Pantun Adat PDF Print E-mail
Written by Dr. Darwis SN St.Sati   
Wednesday, 12 September 2007
Article Index
Tafsir Pantun Minang (9) : Pantun Adat
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Page 16
Page 17
Page 18
Page 19
Page 20


Bajua bamurah-murah,
Dibali baru ditimbang.
Jiko pamimpin tak samo arah,
Disinan rakyat jadi bimbang.

Artinya :

Dijual bermurah-murah,
Dibeli baru ditimbang.
Kalau pemimpin tak sama arah,
Disana rakyat jadi bimbang.

Tafsir sampiran :
    Baju-a bamurah-murah, dibali baru ditimbang. Pedagang (biasanya pedagang eceran), ingin cepat barang dagangannya terjual habis, maka untuk itu dia turunkan harga , dia jual dengan hrga murah. Kalau ada orang yang membeli maka dia jual dengan cara ditimbang, jadi ukuran yang dipakai adalah ukuran berat.
Tafsir isi pantun:
    Jiko pamimpin tak samo arah, disinan rakyat jadi bimbang. Mengisyaratkan bagaimana pentingnya kata sepakat dengan arah yang sama dari pada pemimpin suatu negara (pemerentah), sampai kepada pemimpin masyarakat pada kesatuan yang terkecil (rumah tangga). Satu arah maksudnya program dari para pemimpin itu hendaklah menuju satu arah tertentu, tujuan bersama yang lebih besar. Dengan demikian maka program itu akan saling mendukung, sehingga tujuan cepat tercapai. Tentunya disini juga termasuk pengertian bagaimana pentingnya para pemimpin itu sepakat, seiya sekata, dalam melaksanakan program kepemimpinannya.
    Dalam kesatuan masyarakat terkecil misalnya satu keluarga, ada dua orang pemimpin, yaitu ibu dan bapak. Kalau antara kewdua pemimpin ini tidak satu arah, maka akibatnya anak-anak jadi bimbang mana yang akan diturut, dan keluarga itu akan tidak akn berbahagia. Demikian pula pada satuan masyarakat yang besar seperti negara, banyak terdapat pemimpin, kalau mereka tidak satu arah dalam membawa negara mau kemana, maka rakyat yang dipimpin akan menjadi bimbang siapa yang akan diturut.
    Disamping itu kalau program tidak searah, tidak saling mendukung antara satu dengan lainnya maka tujuan bersama akan sulit dicapai, bahkan ada kemungkinan program satu dengan lainnya saling mengerogoti. Sebagai contoh misalnya Departemen Pertanian yang berusaha meningkatkan produksi hasil pertanian sebagai bahan mentah industri, akan tetapi pembangunan industri lebih mengarah kepada industri kendaraan, industri elektronika dan lain sebagainya. Dan banyak lagi contoh yang lain. Jadi sungguh sangat banyak petunjuk yang ada dalam pantun Minag ini, yang seyogianya dijadikan dasar dalam menata kehidupan didunia ini.



 
Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 5 members online
Generated in 7.88464 Seconds