Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Pisau gadang pisau tambatu
Dibaok urang ka taluak bayua
Di makan anak dari salido
Rumah gadang basandi batu
Adat basandi alua
Alua nan kaganti rajo
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Anak-anak ku... PDF Print E-mail
Written by Rahima Rahim   
Friday, 05 October 2007

ImageAssalamu'alaykumwarahmatullahiwabarakaatuh

Mulai dari kandungan kalian kujaga, kurawat, kuberi  makan yang halal, baik, dan bergizi, dan kusirami  dengan siraman ruhani dengan bacaan AlQuran dan  shalatku mengalun disetiap   saat, terutama  dimalam-malam tahajjudku, dengan harapan kelak bacaan  ini kau dengar dan menjadi pedoman hidupmu.

Karena Allah Subhanahu Wata'ala berfirman : "Dan dari sebahagian malam, hendaklah kamu melakukan shalat  tahajjud, sebagai ibadah sunnah bagi kamu, semoga saja  dengan shalatmu itu akan menaikkan derajatmu ketempat  yang lebih terpuji".

Anak-anakku, disaat-saat sakit akan melahirkanmu, aku  merasa dunia ini benar-benar seakan kutinggalkan dan  Malaikat maut akan meregut nyawaku, dimana saat-saat  kritis itu ayahmu berada disamping kita dengan  membacakan beberapa alunan kalam illahi, sebagai
penenang dan pengobat kesakitan dan memberikan  ketabahan bathin bagiku, seakan beliau tau sekali  tugas sebagai calon ayah, memberikan ketabahan bagi  sang istri dalam kondisi apapun.Karena ayahmu sadar  akan firman Allah Ta'ala: "Sesungguhnya Allah bersama  orang-orang yang sabar".

Anak-anakku, disaat payah dan kesakitan melahirkan,  yang ada dalam benak ibumu ini cuma satu."Ingat Allah,  dan baca AlQuran dalam hati", bukan dengan jeritan dan  cacian bahkan tak jarang ada yang menyalahkan suami  kenapa ia sampai hamil begitu. Saat, kesakitan ada  yang sempat emosi, menyalahkan sepihak, tanpa ia  mengingat bahwa adanya dirimu dalam rahim seorang  perempuan adalah kesepakatan, kemauan, dan kenikmatan  yang dirasakan bersama-sama.Tetapi Ibu berusaha Nak,  kehadiranmu adalah amanah Allah, kehendak Allah dan  keinginan bersama, itu sebabnya ibu mengingat ibunda
Siti Maryam, tatkala ia kesakitan akan melahirkan  puteranya Maryam, atas kehendak Allah Ta'ala, disaat  ibunda Maryam mengeluh:" Wahai alangkah malangnya  nasibku, alangkah eloknya kalau aku mati saja, dan aku  manusia yang dilupakan "Lantas Allah menenangkannya,  dan menyuruhnya agar jangan bersedih hati, dan memakan  buah  kurma, karena khasiat kurma itu cukup banyak,  terutama bagi ibu yang akan melahirkan, akan sangat  memudahkannya dalam persalinan tersebut, dan  memberikan kekuatan phisik serta mental bagi sang ibu. 

Anak-anakku, setelah dirimu lahir, atas perintah Allah  jua, ibu mulai menyusukanmu, Allah berfirman: " Dan  bagi para ibu-ibu, hendaklah mereka memberikan susu  ASI pada  anak-anaknya selama dua tahun, ini bagi  mereka yang ingin menyempurnakan susuan selama dua  tahun tersebut, memberikan makan mereka, dan  memberikan pakaian (untuk anak-anak....".(AlBaqarah 233)

Anak-anakku, setelah engkau lahir, disusukan, dan  engkau mulai pandai berjalan, mulai menanjak menjadi  anak-anak-remaja dan dewasa, Ibu akan selalu mengingat  firman Allah Ta'ala, tatkala mengkisahkan bagaimana  Luqman berwasiat dan memberikan nasehat dalam mendidik  anaknya dalam firmanNya :" Tatkala Luqman berkata  kepada anaknya dalam bentuk memberikan pengajaran  kepadanya:" Wahai anakku, janganlah kamu menyekutukan  Allah dengan apapun juga, karena syirik itu adalah  merupakan penganiayaan yang paling besar,...pandai  bersyukur kepada orang tua, kepada Allah,  (Ibu dan  ayah disuruh Allah ), agar mendidik anak-anak  mengerjakan shalat, dan menyuruh pada kebaikan,  (berbuat baik pada sesama) dan mencegah dari berbuat  kejahatan, dan bersabar atas segala musibah, jangan  berlaku sombong, karena Allah paling tidak suka dengan  kesombongan, berjalan sederhana, berkata sopan, karena  sejelek-jelek suara   (perkataan), adalah suara keledai  (Luqman 31; 13-19)

Terakhir wahai anak-anakku, Allah juga mengingatkan  ayah dan ibumu, agar mendidik kamu dengan baik, dan  takut meninggalkan kalian dalam keadaan lemah, karena  firman Allah Azza wajalla: " Dan hendaklah takut  diantara kamu akan meninggalkan keturunan yang lemah,  hendaklah kamu takut akan nasib mereka, dan hendaklah  kamu bertaqwa pada Allah, dan berkatalah akan  perkataan yang benar". Ibu dan ayah diperintahkan  Allah agar memberikan kekuatan fhisik, serta mental  bagi kalian, jangan sampai lemah mental, lemah
ekonomi, lemah segalanya, karena juga disebutkan dalam  hadits Rasulullah:"Mukmin yang kuat, jauh lebih  baik (dan disukai Allah dan rasulNya), ketimbang mukmin  yang lemah".

Wahai anak-anakku, Meskipun begitu, ibu dan ayah tidak  akan pernah lupa firman Allah Ta'ala: "Ketahuilah  Sesungguhnya harta-harta dan anak-anak kamu merupakan  fitnah(cobaan), bagi kamu".(Anfal 28)FirmanNya lagi :"Wahai orang-orang beriman,   sesungguhnya dari  sebahagian istri-istri dan anak-anak kamu merupakan  musuh bagi kamu, maka hendaklah kamu awas akan musibah  yang akan mencelakakan kamu disebabkan  mereka......" (AtThagabun;14,15)

Allah mengingatkan ayah dan ibu agar jangan sampai  lupa mengingat Allah dikarenakan kamu, dikarenakan  sibuk mencari nafkah untuk kamu. (AlMunafiqun9).

Demikianlah sekelumit tentang kamu, wahai anak-anakku.

Wassalamu'alaikum. Panorama, Bukittinggi, 8 September 2007 Rahima.

 

Trackback(0)
Comments (3)add comment

Mc_Attack said:

Terimakasih Ibunda dan Ayahanda. Telah melahirkanku ke dunia ini, telah mengenalkanku pada Allah Tuhanku.Mengenalkan Muhammad sbg Rasulnya, Alquran sebagai tauladanku...
smoga Allah mengampuni dosa dan kesalahan ayahanda dan ibunda, dan mengumpulkan kita kelak di sebaik baik tempat kembali! Amin
 
report abuse
vote down
vote up
October 06, 2007
Votes: +0

roban said:

Iyo bana tasintuah ambo mambaconyo. Apolagi bundo alun lamo baliak ka nan punyo. Rasonya baru kapatang ma ota jo bundo.

Katiko masuak ka rumah
di sanjo hari patang hari rayo
tacaliak tikuluak bundo
di lamari taleo-leo
baru ko sadar ambo
kok bundo alah ndak ado

Ya Allah, ampuni dosa dua orang ibu bpk kami. Jadikanlah kami keturunan mereka sebagai amal jariah bagi orang2 tua pendahulu kami. Terimalah Amal perbuatannya.amin ya Rabbal alamiinn.
 
report abuse
vote down
vote up
October 08, 2007
Votes: +0

Adi Parigi said:

ALLAHUMAGFIRLI WA LI WALIDAIYA WAHARHUMMA KAMA ROBBAYANI SYAGHIRO
 
report abuse
vote down
vote up
October 25, 2007
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 1 guest and 5 members online
Generated in 0.89347 Seconds