|
Pituah |
Adaik iduik tolong manolong Adaik mati janguak manjanguak Adaik lai bari mambari Adaik indak baselang tenggang Janji nan biaso mungkie Titian nan biaso lapuak Pantang di anak minangkabau |
|
|
Balairung dan Masjid |
|
|
|
Ditulis oleh Zulfikri Rangkayo Mulie
|
|
Kamis, 25 Oktober 2007 |
|
Balairung ialah bangunan yang digunakan sebagai tempat para penghulu mengadakan rapat tentang urusan pemerintah nagari dan menyidangkan perkara atau pengadilan. Bentuknya sama dengan rumah gadang, yaitu diba ngun di atas tiang dengan atap yang bergonjong-gonjong, tetapi kolongnya lebih rendah dan kolong rumah gadang. Tidak berdaun pintu dan berdaun jendela. Ada kalanya balairung itu tidak berdinding sama sekali, sehingga penghulu yang mengadakan rapat dapat diikuti oleh umum seluas-luasnya.
 dari kelarasan koto piliang yang terdapat di batipuh, beberapa km dari padang panjang.jpg) Balairung (Balai Adat) Dari Kelarasan Koto Piliang yang terdapat di Batipuh, beberapa Km dari Padang Panjang Seperti dalam hal rumah gadang, maka kedua kelarasan yang berbeda aliran itu mempunyai perbedaan pula dalam bentuk balairung masing-masing. Balai rung kelarasan Koto Piliang mempunyai anjung pada kedua ujungnya dengan Iantai yang lebih tinggi. Lantai yang lebih tinggi digunakan sebagai tempat penghulu pucuk. Anjungnya ditempati raja atau wakilnya. Pada masa dahulu, lantai di tengah balairung itu diputus, agar kendaraan raja dapat langsung memasuki ruangan. Lantai yang terputus di tengah itu disebut lebuh gajah. Sedangkan balairung kelarasan Bodi Caniago tidak mempunyai anjung dan lantainya rata dan ujung ke ujung. Balairung dari aliran ketiga, seperti yang terdapat di Nagari tabek, Pariangan, yang dianggap sebagai balairung yang tertua, merupakan tipe lain. Balairung ini diberi labuah gajah, tetapi tidak mempunyai anjung. Bangunannya rendah dan tanpa dinding sama sekali, sehingga setiap orang dapat melihat permufakatan yang diadakan di atasnya. Tipe lain dan balairung itu ialah yang terdapat di Nagari Sulit Air. Pada halaman depan diberi parit, sehingga setiap orang yang akan masuk ke balai rung harus melompat lebih dahulu. Pintu balairung diletakkan pada lantai dengan tangganya di kolong, sehingga setiap orang yang akan naik ke balairung itu harus membungkuk di bawah Iantai. Balairung hanya boleh didirikan di perkampungan yang berstatus nagari. Balainya pada nagari yang penduduknya terdiri dan penganut kedua aliran kelarasan, bentuknya seperti balairung Koto Piliang, tetapi dalam persidangan yang diadakan di sana lantai yang bertingkat tidak dipakai. Ini merupakan suatu sikap toleransi yang disebutkan dengan kata “habis adat oleh kerelaan”.
 Mesjid Bodi Chaniago  Mesjid Kotopiliang Apabila balairung digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan, maka masjid merupakan pusat kegiatan kerohanian dan ibadah. Masjid hanya boleh didirikan di nagari dan koto. Bentuk bangunannya selaras dengan rumah gadang, yakni dindingnya mengembang ke atas dalam bentuk yang bersegi empat yang sama panjang sisinya. Atapnya lancip menjulang tinggi dalam tiga tingkat. Di samping masjid, juga didapati pula semacam bangunan yang dinamakan surau. Jika masjid adalah milik nagari, maka surau adalah milik kaum. Surau digunakan juga sebagai asrama kaum laki-laki, duda, dan bujangan. Di surau itulah tiap kaum memberikan pendidikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak muda. |
1. surau Ditulis oleh Lizen pada Jumat, 02 November 2007 apo ado bantuak surau-suru nan lain? sanak zulfikri
|
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
Terakhir kali diperbaharui ( Kamis, 25 Oktober 2007 )
|
|
Pendengar: 5 dari 50 (5 Unik) Peak: 27 Server Status: Online Bitrate: 24 Kbps Sedang Di putar: Melati Jo Ghantino ramon - Zaman Lah Batuka |
|
Yayasan Palanta Cimbuak |
 Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko |
|
Donasi Terakhir |

| Dari | Jumlah | | Harmailis | Rp. 200.007,-- | | Ajo Duta / Mak Uncu | Rp. 1.000.000,-- | | Inyiak Jangkuang | Rp. 56.789,-- | | Dave, Melbourne | Rp. 300.000,-- | Balance Sementara
| Rp. 1.116.796,-- | |
|
Member |
 | Groups |
Online |
 | Anggota |
2 |
 | Tamu |
12 |
 | Angoota |
7,356 |
| Statistik |
| Agg Baru |
A2d |
| Hari Ini |
11 |
| Minggu Ini |
96 |
| Bulan Ini |
410 |
| Tahun ini |
3,151 |
|
|
Online Sekarang |
|
Saat ini ada 12 pengunjung dan 2 anggota yang online |
|
User Terbaru |
penyokTerdaftar pada 2008-07-19 10:28:40
|
|