|
Pituah |
Adaik iduik tolong manolong Adaik mati janguak manjanguak Adaik lai bari mambari Adaik indak baselang tenggang Janji nan biaso mungkie Titian nan biaso lapuak Pantang di anak minangkabau |
|
|
Evaluasi lokasi wisata Sumbar |
|
|
|
Ditulis oleh hifni hfd
|
|
Jumat, 26 Oktober 2007 |
Hampir semua propinsi di Indonesia mengandalkan tujaun wisata sebagai sumber pendapatannya. bagaimana dengan pemda SUMBAR ?
Ketika rombongan berangkat dari kota Padang ke Danau diatas dan danau dibawah. Jalan menuju lokasi sangat bagus. Kebun teh terhampar luas, menambah indahnya pemandangan melebihi keindahan alam di „Puncak“ - Jawa Barat. Sangat disayangkan alam yang indah permai itu tidak digarap secara baik oleh Pemda setempat. Aku menarik kesimpulan bahwa PEMDA Sumbar tidak menampakkan keseriusan dalam penanganan potensi alam melalui pariwisatanya. Perkembangan kota Padang sangat lambat bila dibandingkan dengan kota-kota lain di Sumatera seperti Palembang, Pekan baru dan Medan . Saat ini kota Padang tercinta kujaga dan ku bela itu telah tertinggal selama 30 Tahun..!!
Pemda SUMBAR perlu melakukan koordinasi antara Dinas Pariwisata – Dinas perhubungan – Dina Kimpraswil. atau apapun Dinas yang terkait di Pemda Sumbar itu. ...Perhatikan saja !! jalannya mulus akan tetapi tidak ada penunjuk jalan dan rambu-rambu lali lintas yang akan menjadi penuntun pelancong tentang keadaan dan kondisi jalan yang akan kita lalui , seperti tikungan, belokan, tanjakan dan kehati-hatian pengemudi. Hal ini dapat dilihat di jalan menuju Danau Maninjau, Jalan menuju danau kembar serta jalan menuju Batu si Malinkundang di Pantai Air Manis. Aku menjadi gemas.. dan bertanya dalam hati.. jangan – jangan aparat Pemda tidak mengetahui kondisi daerahnya ini dan lebih mengetahui daerah lain... Kita sebagai pengamat hanya bisa.. geleng-geleng kepala.
Namun sayangnya potensi ini tidak tergarap baik. Aku benar-benar sedih, tempat wisata yang seindah ini.. kok tidak menyedikan fasilitas umum untuk pelancong yang ingin ke WC . Udara sangat dingin pasti setiap pengunjung ingin mengeluarkan hajad kecilnya bukan ? fasilitas yang tersedia luar biasa Jorok dan kotor…….!!!. Sampah bertebaran. Tidak ada petugas kebersihan kecuali ditangani oleh perorangan. entah siapa mereka. tenaga sukarela ?
Dari danau dibawah yang curam, kami melintasi jalan yang sempit melalui Surian, Koto Anau, Muaro Paneh dan masuk ke kota Solok. Jantung sedikit berdebar disisi kanan ada danau dibawah yang curam. Amboi pemandangannya luar biasa indahnya. Subhanallah.. disini kita bertafakur alam seraya memanjatkan rasa syukur atas keindahan Ranah Minang.
Padahal sering kita mendengar pidato Bapak Gubernur yang berharap pendapatan daerahnya diperoleh dari pariwisata. Namun apa yang terjadi dilapangan ?
Saran kami urang rantau - tingkatkanlah koordinasi pada tingkat Dinas di Sumbar ini. Sungguh sayang negeri yang elok ini.. tidak dikelola menjadi lokasi wisata yang bersih dan tertata baik. Maakan kami, bila kami terlalu berharap kepada aparatnya (hifni. H. Nizhamul)
|
1. awak kecewa pulo Ditulis oleh pajra pada Sabtu, 27 Oktober 2007 btua bana pak kecewa bana wak mancaliak kawasan wisata nan indak digarap dengan baik padahal keindahan alam wak ndak ado duonyo di dunia tapi kok ndak ado yang peduli yo, ciek lai rang rantau nan sukses cuman banyak berkomentar sajo invest baanyo !",ndak paralu wak sabuikan dima se potensi wisata di ranah minang hampia sado kawasan, ratusan mungkin ribuan" | 2. Pemerintah Daerah indak bisa melihat pot Ditulis oleh johan75 pada Senin, 29 Oktober 2007 Kalau Amo menilai hal iko karano PEMDAnya tidak aktif untum memanfaatkan potensi di kampuing kito....sehingga hal yang seharusnya jadi | 3. kamano hasol tiket masuk Ditulis oleh eka putra pada Selasa, 30 Oktober 2007 awak heran wakatu hari rayo nan kapatang ko pulang kampunang banyak tampek wisata nan rami pagunjungnyo tapi ndak tertata rapi padohal masuak ka sinan mambayiak, nan awak herankan ka ma pai pitih tu masuak sakuik sajo kayaknyo tarimo kasih semoga untuk salanjuiknya tampek wisata tu dikelola pemda bukan preman. |
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
Terakhir kali diperbaharui ( Sabtu, 27 Oktober 2007 )
|
|
Pendengar: 5 dari 50 (5 Unik) Peak: 27 Server Status: Online Bitrate: 24 Kbps Sedang Di putar: Melati Jo Ghantino ramon - Zaman Lah Batuka |
|
Yayasan Palanta Cimbuak |
 Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko |
|
Donasi Terakhir |

| Dari | Jumlah | | Harmailis | Rp. 200.007,-- | | Ajo Duta / Mak Uncu | Rp. 1.000.000,-- | | Inyiak Jangkuang | Rp. 56.789,-- | | Dave, Melbourne | Rp. 300.000,-- | Balance Sementara
| Rp. 1.116.796,-- | |
|
Member |
 | Groups |
Online |
 | Anggota |
2 |
 | Tamu |
12 |
 | Angoota |
7,356 |
| Statistik |
| Agg Baru |
A2d |
| Hari Ini |
11 |
| Minggu Ini |
96 |
| Bulan Ini |
410 |
| Tahun ini |
3,151 |
|
|
Online Sekarang |
|
Saat ini ada 12 pengunjung dan 2 anggota yang online |
|
User Terbaru |
penyokTerdaftar pada 2008-07-19 10:28:40
|
|