Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Bursa Jual Beli
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Makmur Hendrik
Episode Terbaru :
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Pituah

Gunuang biaso timbunan kabuik
Lurah biaso timbunan aia
Lakuak biaso timbunan sampah
Lauik biaso timbunan ombak
Nan hitam tahan tapo
Nan putiah tahan sasah
Disasah bahabih asa
Dikikih bahabih basi
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Palanta
This is not a Login form

Name:

Message:

Advertisement
Keyakinan Mata Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Dr. Eng. Khairi Yusuf St. Sinaro   
Selasa, 11 Desember 2007

Assalamu'alaikum.w.w.

ImageKata yakin yang berasal dari bahasa Arab yang ditulis dengan huruf yaa, qaaf dan nun, telah menjadi kata sehari-hari dalam bahasa Indonesia sehingga tidak sulit  lagi bagi seseorang untuk memaknai kata tersebut. Akan tetapi dalam bahasa Arab kata  tersebut terdiri dari beberapa makna yang berbeda pemahamannya.

 

Seseorang  dengan pengetahuannya saja meyakini sesuatu dikatakan dia mempunyai keyakinan ilmu  atau 'ilmal yaqiin. Seseorang yang dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan  sesuatu sehingga timbul keyakinannya bahwa benda atau hal itu memang ada  dikatakan mempunyai keyakinan mata atau 'ainal yaqiin. Bagaimana membedakan
diantara keduanya, mari kita simak contoh berikut. Seseorang yang mengetahui bahwa  Amerika itu memang ada dengan melihat peta atau bola dunia dan dapat keterangan
dari seorang lain atau gurunya sehingga tertera dalam pikirannya bahwa Amerika  itu memang ada, disebut mempunyai keyakinan ilmu atau 'ilmal yaqiin. Berbeda  dengan seseorang yang telah pergi ke Amerika dan menyaksikan dengan mata kepala  sendiri segala sesuatu yang ada disana akan mempunyai keyakinan yang lain yang  disebut keyakinan mata atau 'ainal yaqiin.

   Dalam dunia keinsinyuran segala sesuatu yang dirancang atau diekstrak dengan  pengetahuan yang ada dari hasil analisisnya ditambah buku-buku pengetahuan  yang dimiliki kemudian menyimpulkan sesuatu, dikatakan ia baru sampai pada tahap  keyakinan ilmu atau 'ilmal yaqiin. Ia baru sampai pada keyakinan mata bila sudah  melakukan praktek lewat serangkaian eksperimen dan membuktikan hasilnya. Yang  perlu dicatat bahwa keyakinan ilmu itu prosentasenya sedikit sekali yang meleset  atau berbeda dengan keyakinan mata.

    Telah bertanya pula si Ben pada saya, "pak baa kok urang kini banyak nan  takah itu, ndak jaleh dinyo ma nan halal jo ma nan haram lai do asa lai dapek".
"Antahlah Been, biasonyo dek inyo "gimana nanti", atau slogan mereka kini
"emangnye gue pikirin".
"Baa tu pak ?".
 "Itu lah, dek urang nan paralu kini baa ka dapek pitih, baa ka kayo capek,  ndak peduli dinyo doh halal atau haram, indak dalam paretongan mereka tu doh"
"Aa kiro-kiro sababnyo tu pak"
"Begini Ben" (saya mulai berbahasa Indonesia.)
Banyak diantara kita yang kurang yakin dengan keberadaan hari akhirat,  ataupun punya keyakinan lain dari apa sudah diturunkan Allah swt pada Muhammad saw. Ada juga yang sampai hanya pada keyakinan ilmu akan tetapi menyangsikannya, dan ini  adalah kelompok yang terbanyak. Akibatnya mereka sering lupa dengan keyakinan akan  adanya hari akhirat dan adanya persidangan, perhitungan atau hisab dan sanksi yang  akan mereka terima nanti bila semuanya tak bisa mereka pertanggung jawabkan  dihadapan Allah. Dan yang paling celakanya mereka hanya hafal dua "asma-ul-husna"  dengan berkata "ah  Allah kan Maha Pengasih dan Maha Penyayang" dan yang susahnya  ajaran "kasih" Kristen sudah pula merasuki diri mereka dan menjadi pegangan.
Mereka   lupa "asma-ul-husna" yang lain. Kan si Ben tahu "asma-ul-husna" itu tidak hanya
dua tapi sembilan puluh sembilan banyaknya, sekarang sedang marak dinyanyi-nyanyikan
oleh anak SD yang ikut pesantren ramadhan. Dan diantara yang sembilan puluh  sembilan itu ada  asma "al-muntakiim". Artinya Maha Pembalas, maksudnya Allah akan  membalas setiap perbuatan setiap orang, yang baik dibalas lebih dan sangat-sangat  baik, yang buruk dibalas lebih dan sangat-sangat buruk, ingatlah 'azab Allah itu sangat  pedih. Kalau si Ben tidak yakin pula dengan yang ini, mari kita cari keyakinan ilmunya.

Coba lihat apa yang terjadi dengan kaum 'Ad dan Tsamud, bagaimana Allah membalas setiap perbuatan mereka yang mendurhaka. Dan yang paling mudah didapat dengan keyakinan mata adalah kaum Sadum, yakni kaum Nabi Luth yang dulu di atas danau laut Kaspia. Kaum yang mengamalkan homosex tanpa peduli dengan larangan Allah swt. Akibatnya dibalikkan oleh Allah tanah mereka hingga menjadi laut Kaspia. Menurut orang yang sudah pergi ke sana dan melihat dengan keyakinan mata mengatakan bahwa laut itu sangat-sangat asin, mungkin untuk menghilangkan semua virus HIV yang ada di bawahnya yang berasal dari kaum sadum itu.
Kan nampak oleh si Ben bagaimana Allah itu bersifat "al-muntakim", yakni  Maha Pembalas orang-orang yang tidak mengikuti jalannya.
Nah keyakinan ilmu ini yang banyak dimiliki orang tetapi tidak keyakinan  mata. Padahal kepada kita sudah sampai berita yang mengatakan hal itu yang membolehkan kita sampai pada keyakinan mata. Setiap hari ayatnya kita baca dalam juz 'amma, surah  "at-takaatsur".
Nabi Muhammad saw, menangis ketika selesai makan membacakan ayat ini kepada  'Ummar bin Khattab dan Abu Bakar As-shiddiq.
Coba si Ben simak apa isinya yang berkaitan dengan itu.
"Alhaakumuttakaatsur"               Bermegah-megahan telah melalaikan kamu.
"Hatta zur tumul maqaabir"        Sampai kamu masuk ke dalam kubur.
"Kalla saufa ta'lamuun"              Janganlah begitu, kelak kamu akan  mengetahui(akibat perbuatanmu)
"tsuma kalla saufa ta'lamuun"    Dan janganlah begitu, kelak kamu akan  mengetahui.
"Kalla lau ta'lamuuna 'ilmal yakiin". Dan janganlah begitu, kelak kamu akan  mengetahui dengan keyakinan ilmu.
"latara wun nal jahiim"                 Niscaya kamu benar-benar akan  melihat neraka Jahiim.
"tsumma latara wun nahaa 'ainal yaqiin" Dan sungguh kamu akan melihatnya  dengan keyakinan mata.
"tsumma latus-alunna yauma-izin 'anin na'iiim". Dan sungguh kamu akan  ditanya segala nikmat yang kamu peroleh hari ini.

Kan jelas tu Ben, kita hanya baca-baca tanpa tahu makna, ini yang susah.
Bayangkan mula-mula kita mengetahui dengan keyakinan ilmu, seperti pada hari ini kita
sudah tahu setelah segini umur kita dengan pengetahuan yang sudah kita dapati dari
guru-guru dan ustad-ustad, dari madrasah-madrasah dan pesantren-pesantren. Lalu nanti kita sampai pada keyakinan mata. Bila semua nanti sudah di depan mata dan kita tidak
dapat lagi kembali. Tidak berguna segala sesal lagi, "iyo juo kecek pak Khairi".
aaa.kan ? Dan yang paling berat Ben, ayat yang terakhir yang membuat Nabi Muhammad
menangis setelah memakan makanan yang disediakan Abu Ayyub Al-Ansari bersama 'Umar dan Abu Bakar, beliau membaca sampai pada ayat.
"tsumma latus alun na yauma idzin 'anin na'im", Dan sungguh kelak kamu akan
ditanya segala nikmat yang kamu peroleh hari ini.
Apa yang si Ben nikmati hari ini akan ditanya. ooo si Ben punya motor ..eh
ditanya..

Si Ben dapat duit. eh ditanya, dapat dari mana ?, halal kah haram kah ?.
"Ooo dapat mobil dinas. eh ditanya .."
Dan susahnya kita masih ketawa-ketawa, padahal Nabi Muhammad, Abu bakar,  Umar dan Abu Ayub al-ansari yang juga ikut menangis adalah person-person yang  sudah dijamin masuk surga oleh Allah, pun masih menangis.. Eh kita. ?????
Aaa. renung-renungkanlah.

Maka kata Nabi saw., Kalau kalian tahu apa yang kutahu pasti kalian sedikit  ketawa dan menangis banyak.  Semoga

Wabillahil hidayah wat taufiq

Lab. Perancangan dan Konstruksi Mesin Fakultas Teknik Universitas Andalas  Kampus Limau Manih Padang.

Padang, 28 Sept. 2007.

Dr. Eng. Khairi Yusuf St. Sinaro

 

Komentar

Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar.
Silahkan login atau daftar.

Powered by AkoComment 2.0!

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Member Area
Radio Online MinangSaat ini Radio Cimbuak
sedang Offline
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Situs Terbaik
Member
 Cimbuak.net | Minangkabau Community Portal Groups Online
 Anggota ( 7 ) Anggota 7
 Tamu ( 1 ) Tamu 1
  Total  8
 Angoota ( 7,161 ) Angoota  7,161


Statistik
Agg Baru  antoni_056
Hari Ini 15
Minggu Ini 97
Bulan Ini 412
Tahun ini 3,040
Online Sekarang
Online Sekarang
Saat ini ada 1 pengunjung dan 7 anggota yang online
User Terbaru

antoni_056

Terdaftar pada
2008-07-04 14:28:59

Pengunjung: 3466051