Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Bursa Jual Beli
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Makmur Hendrik
Episode Terbaru :
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Pituah

Nan tuo dihormati
Nan ketek disayangi
Samo gadang baok bakawan
Ibu jo bapak diutamokan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Palanta
This is not a Login form

Name:

Message:

Advertisement
Press Release Radio PCA Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Chairul Alfi   
Rabu, 20 Pebruari 2008

ImageAlhamdulillah, akhirnya "usaha panjang tak kenal lelah" setelah 6 bulan lebih, membuahkan hasilnya juga. Bantuan pemancar Stasiun Radio FM berkekuatan 1000 Watt senilai Rp. 1 milyar lebih berupa sebuah kontener lengkap dari Radio Nederland, akhirnya sampai juga ke Sumbar dan ditempatkan di Padang Panjang pada 2 Oktober 2007 lalu. Peralatan Radio ini sudah “computerized & programmable”. Untuk siaran langsung ataupun rekaman bisa dilakukan dengan sangat mudahnya. Jika diperlukan, Radio ini bisa mengudara selama bbrp hari tanpa Operator. Cukup komputer saja yang mengoperasikan program-programnya. Kontener yang berukuran 20 feet tsb, 60% utk ruang peralatan dan sisanya ruang siaran. Dan sekarang telah beroperasi di frekuensi 107,8 FM.

Tujuan utama bantuan Stasiun Radio ini adalah untuk edukasi masyarakat mengenai Mitigasi Gempa & Bencana Alam agar masyarakat kita lebih paham dan siap menghadapi segala kemungkinan sehingga bisa menurunkan resiko bencana. Seperti diketahui bersama, secara geologis, Sumbar berada dijalur Utama Patahan/Sesar Semangko yang sangat berpotensi terhadap gempa tektonik maupun vulkanik, kapan saja, baik besar ataupun kecil.

Sangat disadari pula bahwa, didunia ini belum ada satu pun alat canggih yang bisa memprediksi kapan gempa akan terjadi disuatau tempat dengan pasti. Semuanya masih terbatas dengan asumsi dan proyeksi-proyeksi berbagai kemungkinan. Hanya Allah SWT yang Maha Tahu. Itulah yang mendasari kebutuhan kita untuk bisa mengoperasikan Stasiun Radio ini di Sumbar, khususnya dimulai dari Padang Panjang yang memiliki pusat pencatat gempa Sumbar milik BMG. Saat ini, kerja sama dengan BMG sudah mulai berjalan dengan mempersiapkan materi yang akan disiarkan secara rutin ataupun breaking news nantinya.

Kronologis bantuan ini bermula dari Gempa Besar yang terjadi bulan Maret 2007 lalu di Sumbar. Adalah seorang DR. Imam Prasodjo yang aktif dengan Yayasan Nurani Dunia nya di Aceh yang menyampaikan ke DR. Saafroeddin Bahar bahwa salah satu dari 3 kontener bantuan Radio Nederland (RN) akan ditarik ke Afrika. Apakah Sumbar tertarik jika kontener tsb kita minta untuk membantu bencana di Sumbar? Akhirnya The Three Musketeers: Pak Saafroedin, Nofrins Napilus dan Chairul Alfi, memulai proses negosiasi dengan Perwakilan Radio Nederland di Indonesia. Lalu ada Karina Moctar Apin yang sudah malang melintang belasan tahun di dunia Radio yang ikut mendukung. Terakhir Fakhruddin ikut turun sebagai komando lapangannya dibantu Iang Paerpatih. Pada awalnya terlihat cukup mudah dengan harapan pertengahan bulan April 2007, Radio ini sudah bisa masuk ke Sumbar.

Ternyata meyakinkan direksi RN tidaklah mudah. Mereka kelihatannya kurang tahu dimana dan ada apa di Sumbar? Setidaknya tidak se sensasionil seperti Aceh. Surat menyurat dan komunikasi yang cukup intensif. Sehingga bbrp bulan berikutnya, akhirnya disetujui juga. Sehingga pada 7 Juli 2007 kita bisa melakukan survey lokasi untuk pemilihan tempat yang cocok dengan perwakilan RN. Kita ajak perwakilannya ini survey ke Padang Panjang sampai akhirnya jatuh pilihan di SMAN1 Padang Panjang. Disamping lahan yang sangat memadai dan dukungan dari sekolah serta Komite Sekolahnya, latar belakang SMAN1 yang merupakan peninggalan Belanda, sangatlah cocok untuk itu.

Entah kenapa, sekitar 2 minggu setelah itu, tiba-tiba datang berita buruk bahwa Belanda membatalkan rencana bantuan ini dan akan menarik kontener Radio ini ke tempat lain diluar Indonesia. Usaha sekian bulan ternyata belum membuahkan hasil. Bbrp telah mulai agak menyerah.

Kebetulan ada Nofrins yang lulusan Geologi. Sehingga tahu persis dengan kondisi alam Sumbar ini. Lalu dia mulai membuat tulisan singkat tentang seberapa besarnya peluang kemungkinan bencana gempa bisa terjadi di Sumbar. Intinya bahwa di Sumbar bisa setiap saat terjadi gempa besar ataupun kecil. Sehingga kita memang sangat memerlukan sarana seperti Radio ini untuk membantu mengedukasi masyarakat untuk mengurangi resiko agar lebih siap menghadapi segala kemungkinan. Bbrp minggu kemudian, tiba-tiba bencana yang dikhawatirkan tsb memang muncul lagi walaupun tidak sebesar bulan Maret 2007 lalu. Semua media memberitakannya ke seluruh dunia. Sehingga seminggu setelah gempa tsb, datang berita dari perwakilan RN di Indonesia bahwa Direksi RN akhirnya meninjau kembali dan memutuskan bahwa kontener RN tsb tetap dipindahkan ke Sumbar…! Alhamdulillah, Allah Maha Besar telah menunjukkan jalan terbaikNYA… Sengsara membawa nikmat walaupun belum tentu sepadan kerugian yang kita derita dibanding sebuah stasiun Radio kecil ini. Sebagai umat beragama, tentunya kita tetap bersyukur untuk bantuan ini. Semoga bisa memberikan manfaat besar bagi orang banyak nantinya.

Supaya manfaatnya ini lebih luas lagi, Radio ini nanti harus mendukung juga program pendidikan, agam, budaya, Pariwisata, dll. Disamping itu memberikan kesempatan juga kepada para pelajar untuk menjadi jurnalis radio, reporter, penyiar berita, dll. Minat untuk ini ternyata sangatlah besar sekali. Pertama kali Karina membuat pre-training, lebih dari 40 orang pesertanya, termasuk bbrp orang guru juga. Karina juga mengajak 2 orang temannya Mohammad Ismed dan Indrawan (Music Programmer dan Radio Engineer) yang mau membantu secara sukarela dari Jakarta bolak balik ke Padang Panjang.

Secara pisik, radio telah sampai di Padang Panjang. Tetapi perjuangan belum berakhir. Dari mana dana pendukung operasionalnya nanti? Bagaimana agar Radio ini bisa ‘sustain’ tanpa dibolehkan menjadi Radio Komersil? Acungan dua jempol patut kita sampaikan buat Chairul Alfi yang Alumni SMAN1 Padang Panjang ini yang dengan gigihnya lobby dan presentasi ke berbagai pihak untuk mendapatkan dana pendukung awal sampai bisa diresmikannya Radio ini. Salut. Sehingga Pemko Padang Panjang pun juga ikut mendukung penuh termasuk Infrastruktur yang ada disekitar Radio tsb, adalah berkat dukungan Pemko Padang Panjang.

Tahap berikutnya adalah pemantapan program agar sesuai dengan misi utamanya sbg radio Edukasi/Mitigasi Bencana. Disamping pemantapan dan prosedur bagi team yang akan mengoperasionalkan radio ini setiap hari. Tetapi harapan besar berikutnya sebetulnya adalah bagaimana nanti agar coverage Radio ini bisa lebih luas lagi dan mencapai sebagian besar masyarakat Sumbar. Sehingga setiap isu dari BMG dan edukasinya secara reguler juga bisa didengar oleh Lebih banyak masyarakat. Caranya adalah dengan memancarkan Radio ini ke ‘
Repeater’ di pinggang Gn. Singgalang atau di Bukit Tui. Semakin tinggi posisi repeater ini, akan semakin luas pancarannya. Kita berharap akan ada yang bersedia membantu ataupun mensponsori hal ini.



Mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Terima kasih.

Padang Panjang, 6 Maret 2007

Hormat kami,

Humas
Radio PCA 107,8 FM
Padang Panjang

Catatan : 
PCA  =  Princess Catharina Amalia

Komentar
1. Radio PCA
Ditulis oleh makuncu pada Rabu, 20 Pebruari 2008
Selamat dan ssukses atas usaha panjang yang tak kenal menyerah ini. Niat ikhlas insya Allah selalu mendapat kemudahan. Membangun lebih mudah daripada memelihara. Semoga hal ini disadari dan mendapat solusinya.
2. bisa OL di internet?
Ditulis oleh Mc_Attack pada Rabu, 20 Pebruari 2008
Ikut mengucapkan selamat...! 
 
bisa didengarkan Online di internet ga ya??
3. selamat, selamat, selamat.....
Ditulis oleh alris sutan batuah pada Rabu, 05 Maret 2008
Terima kasih kepada semua pihak yang terlah gigih berjuang sehingga bisa mendapatkan kepercayaan dari RN dan Radio PCA bisa mengudara. Niat yang baik pasti akan direstui Allah SWT. Selamat kepada masyarakat Padang Panjang yang bisa menikmati radio ini, jagalah aset yang sangat berharga ini dengan baik.

Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar.
Silahkan login atau daftar.

Powered by AkoComment 2.0!

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Member Area
Radio Online Minang Pendengar: 2 dari 50 (2 Unik)
Peak: 25
Server Status: Online
Bitrate: 24 Kbps
Sedang Di putar: 07 LNGANG KAMPUANG

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Situs Terbaik
Member
 Cimbuak.net | Minangkabau Community Portal Groups Online
 Anggota ( 13 ) Anggota 13
 Tamu ( 2 ) Tamu 2
  Total  15
 Angoota ( 7,173 ) Angoota  7,173


Statistik
Agg Baru  anwal
Hari Ini 6
Minggu Ini 95
Bulan Ini 406
Tahun ini 3,044
Online Sekarang
Online Sekarang
Saat ini ada 2 pengunjung dan 13 anggota yang online
User Terbaru

anwal

Terdaftar pada
2008-07-05 12:08:47

Pengunjung: 3476072