Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Kok diajak urang pasupadan
Kok dialiah urang kato pusako
Kok dirubah urang kato dahulu
Jan cameh nyawo malayang
Jan takuik darah taserak

Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Simulasi komputer : gempa dan tsunami di Padang PDF Print E-mail
Written by Rovicky DP   
Tuesday, 26 February 2008

ImageTulisan ini saya ambil dari sebuah blog teman Rovicky, ini dapat menjadi bahan masukan pra-bencana, sehingga rakyat sumbar siap dengan bencana Tsunami.
Selengkapnya, kejadian gempa di Simeulue pekan lalu mengingatkan aku akan sebuah artikel yang aku baca beberapa waktu lalu di Earth and Planetary Science Letters awal tahun 2008 ini. Artikel ilmiah berjudul “Tsunami threat in the Indian Ocean from a future megathrust earthquake west of Sumatra“ ini berisi hasil simulasi dengan program komputer seandainya terjadi gempa besar di laut sebelah barat Padang. Tentunya ini bukan untuk menakut-nakuti atau membuat panik. Tetapi ini merupakan kajian ilmiah apabila sesuatu terjadi. Perlu diketahui ini juga bukan ramalan atau amaran (warning).

Lokasi yang diperkirakan atau disimulasikan.  

ImageMengingat kejadian gempa-gempa besar sebelumnya, maka dipilihlah lokasi disebelah barat kota Padang ini karena kejadian gempa dan tsunami Aceh tahun 2004, kemudian gempa Nias dan selanjutnya ke selatan seperti yang terlihat pada gambar disamping ini.
Pemilihan atau penentuan lokasi dimana yang mungkin akan terjadi ini tentu saja juga merupakan bagian dari studi mitigasi pra-bencana. Hasilnya tentu saja merupakan sebuah informasi penting dalam persiapan menghadapi apabila nantinya benar-benar terjadi.

Dari gempa-gempa yang barusaja terjadi pada 5 tahun terakhir menunjukkan dua segment utama Aceh dan Nias yang sudah bergeser dan robek. Sedangkan yang disebelah selatannya justru merupakan tempat-tempat dimana ada tekanan dan energi yang masih terkumpul yang belum terlepaskan. Kalau saja akan terjadi tentusaja yang disebelah selatannya lebih mungkin terjadi ketimbang yang barusaja bergerak itu. Sedangkan robeknya disebelah utara mungkin kecil karena energi (stress) yang terkumpul di segmen itu sudah jauuh berkurang.
Mekanisme terjadinya tsunami masih ingat kaan ? ok deh kalau lupa dilihat diklik gambar diatas itu. Setelah tenaga terkumpul diujung tabrakan lempeng, maka ketika tenaga terlepaskan terjadi gempa dan gerakan ke atas ini mempengaruhi tubuh air diatasnya. Gelombang yang timbul akan bergerak dikedua arah kiri dan kanan. Waktu tempuh gelombang tsunami ini dari saat terjadinya gempa hingga mencapai pantai barat sumatra hanya dalam waktu kira-kira 20-40 menit saja, tergantung kedalaman air.Image
Perkiraan besarnya kekuatan gempa akan memiliki besaran >8M. Besaran angka ini diperoleh berdasarkan asumsi tenaga yang terkumpul hingga saat ini dari survey geodinamika tektonik didaerah ini. Kekuatan gempa yang >M8 ini akan mungkin menyebabkan rupture atau sobekan sepanjang 630 Kilometer !. Apakah pasti akan >8 ? Wah ini pertanyaan sukar dijawab tentusaja. Yang menjadikan susah dijawab adalah kata “pasti“. Science tidak akan menjawab sesuatu yang akan datang sebagai sebuah kepastian, tetapi pendekatan dengan probabilitas itu bisa saja. Kemungkinan akan terjadi gempa >8M memiliki kemungkinan yang cukup tinggi (misal diatas 50%).

Simulasi komputer.
Secara sederhana cara kerja simulasi ini dapat digambarkan seperti dibawah ini.

Image
Tentusaja ada parameter dasar yang dipakai sebagai dasar pembuatan simulasi ini, antara lain data kegempaan sebelumnya, topografi dasar laut (bathimetri), topografi pantai dsb. Juga yang tidak kalah penting adalah harus ada asumsi-asumsi yang akan dipakai. Asumsi ini diperlukan karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Namun asumsi-asumsi ini tentusaja tidak dapat lepas dari kenyataan historis yang pernah ada. Tidak akan mungkin menggunakan asumsi ngawur, tidak akan trus dengan asumsi rupture atau robekan dengan pergeseran vertikal 100 meter, karena asumsi ini tidak didukung dengan pengalaman. Jadi asumsi juga tidak boleh sembarangan.
Karena banyaknya kemungkin yang terjadi, modeling ini dibuat dengan banyak kemungkinan. Konon dibuat hingga 1000 kemungkinan !  . Dari keseluruhan paramater inilah diolah dengan rumusan model fisika mekanika gempa, hydrodinamika, dan juga model matematika
ImageReality chek ini salah satunya dengan melihat studi-studi yang pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya model Tsunami Aceh (2004), Tsunami Nias 2005, juga tsunami masa lalu tahun 1883. Di sebelah ini salah satu “model” tsunami yang merupakan simulasi tsunami tahun 1883 yang dibuat oleh seorang ahli dari Australia. Sedangkan disebelah kanan tsunami Aceh 2004 dari NOAA (klick lihat animasi-nya file 2MB). (http://nctr.pmel.noaa.gov/animate.html)

Mengapa modelnya bermacam-macam ?
Tentusaja harus ada banyak model karena adanya ketidakpastian ini, misalnya seberapa besar gempanya, juga seberapa besar displacement atau slip-nya, juga tidak dapat dipastikan kapan terjadinya. Juga didasari adanya kenyataan ketidakpastian, yaitu bahwa gempa tahun 1907 M=7.6 di Simeulue menghasilkan tsunami lebih besar dari gempa tahun 1861 (M8.3–8.5) maupun gempa tahun 2005 (M=8.7), di daerah yang sama. Artinya besarnya tsunami tidak sesederhana berbanding lurus dengan kekuatan gempa, kan ?.
Tentu saja perkiraan ini belum tentu betul. Hanya berdasarkan asumsi-asumsi tehnis saja. Dibawah ini tiga macam contoh simulasi dengan berbagai kekuatan gempa dengan berbagai kemungkinan tingginya tsunami yang dihasilkan.

Image
Yang mungkin terjadi memang gelombang tsunami dengan ketinggian sekitar 5 meter, namun Padang dan juga Bengkulu dalam kemungkinan terburuknya dapat mengalami gempuran gelombang tsunami hingga 15 meter, bahkan bisa 30 meter.
Dibawah ini model tsunami hasil simulasi komputer itu. Dibawah ini perkiraan terbnaik yang dapat dilakukan dengan data, asumsi, serta metode yang ada. Tentusaja kalau ada perbedaan data, perbedaan asumsi, mapun metode, akan menghasilkan model simulasi komputer yang berbeda. Tentusaja model tsunami ini harus selalu diperbaharui sesuai dengan perubahan-perubahan dari data serta perkembangan ilmu pengetahuan.

Apa yang dapat diambil sebagai persiapan ?
Jadi dapat dipelajari bahwa seandainya terjadi tsunami di Padang dan Bengkulu, maka kemungkinan besarnya Magnitude gempa akan >M8. Skali lagi bisa juga yang terjadi gempa kecil-kecil, seperti di Bengkulu waktu itu. Dan besarnya tinggi gelombang tsunami akan kurang dari5m. Walaupun tinggi gelombang tsunami diatas 5m bisa saja terjadi dibeberapa tempat. Dengan demikian kalau saja ini membuat tembok penghalang tsunami perlu memperkirakan ketahanan terhadap getaran gempa serta gempuran gelombang tsunami ini.

 

Trackback(0)
Comments (3)add comment

vival_m2 said:

Maliek jo mambaco tulisan sanak, sangaik lah dahsyat sakali kalau tu nan tajadi dikampuang kito Padang, nan pernah lo ambo danga dari Gubernur kito Kota Padang tu sendiri kedalaman datarannyo alah bakurang dan lah tabantuak danau dibawahnyo, jadi apolah kiro 2 yang bisa kito berikan ka dunsanak dunsanak nan ado disina selain tulisan sanak nan masuak aka ko, dan juga iktiar kito basamo dari parantauan, memang kalau ambo di Pontianak Kalbar lah mananyoan kaba di Padang satiok hari kini digoyang gampo nan ketek, tentulah ini akan berpengaruh terhadap geseka gesekan yang akan mengakibatkan terdukungnya teori tadi...... alah tu ndak berani lagi berkomentar terlalu jauh
Wassalam
 
report abuse
vote down
vote up
February 26, 2008
Votes: +0

Almer said:

Banyak teori2 canggih selama ini tentang Tsunami....tapi jawaban-nya sampai saat ini "waktu-nya tidak diketahui kapan terjadi"....dimana yang kasihan pada rakyat kecil, yang sangat minim mobilitas-nya untuk melarikan diri kebukit yang tinggi sebelumnya.

Sebagaimana nasihat dari orang2 tua kita dahulu....Alam takambang jadikan Guru....dimana banyak berita laporan kejadian yang aneh pada alam sekitarnya di Srilangka maupun Thailand sebelum terjadinya Tsunami besar thn 2005 jll, hewan2 yang ada disekitar-nya mulai resah, tidak seperti biasanya dan begitu juga yang di berada di hutan sdh melarikan diri ke bukit yang tinggi sebelumnya, begitu juga dari laporan jumlah hewan yang korban, sangat sedikit sekali dibandingkan dengan manusia.

Jadi bagi yang tinggal didaerah rawan Tsunami juga sebaik-nya memperhatikan hewan2 yang berada disekitar tempat mereka tinggal maupun hewan peliharaan atau tidak, misalnya apabila anjing yang berada diluar rumah menggongong terus, ataupun kucing yang takut keluar dari rumah, ayam, kambing dsb. segala sesuatu yang tidak seperti biasanya terlihat....untuk informasi jll...Wallahhualam....
 
report abuse
vote down
vote up
March 01, 2008
Votes: +0

Limpapeh2007 said:

Mudah-mudahan kito jan panik sahinggo pikiran jadi sampik. Kasado kajadian nan tajadi tak luput dari kahendak Yang Maha Kuaso. Kalau lah banyak masyarakaik tamasuak generasi mudo nan ndak maindahkan seruan allah.swt awak yakin bancano jo galodo labiah gadang akan salalu maintai kito. Marilah samo2 maranuangkan diri, mancaliak anak jo kamanakan kito lai manjalankan agamo. Kabanyakan urang awak lah cuek jo situasi anak jo kamanakan nan jauah dari agamo.
 
report abuse
vote down
vote up
March 07, 2008
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Last Updated ( Tuesday, 26 February 2008 )
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 13 guests and 10 members online
Generated in 3.02523 Seconds