Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Bursa Jual Beli
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Pituah

Nan babarih nan dipahek
Nan baukua nan di kabuang
Jalan luruih nan ditampuah
Labuah Pasa nan dituruik
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Batik Tanah liat (liek) Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Hifni HFD   
Jumat, 29 Pebruari 2008
ImageSelama ini kita hanya mengenal bahwa batik berasal dari tanah Jawa. Batik dipakai untuk acara resmi atau non resmi. Selain batik yang berasal dari tanah Jawa, kita akan menemukan pula batik-batik dari daerah lain, antara lain ;batik Jambi, batik Bengkulu, batik Sasirangan, dll. Tidak ada yang percaya di Ranah Minang terdapat pula batik, yang dikenal dengan sebutan batik tanah liat (tanah liek).

seperti tampak pada gambar wanita yang sedangan menyambut tamu ini..
Batik tanah liat ini sangat khas, sesuai dengan tema yang diambil dari alam terkembang. Disebut tanah liat, karena warna dasar batik itu adalah coklat seperti warna tanah. Adapun motif lukisan pada kain batik itu, antara lain; tumbuhan merambat atau akar berdaun, keluk daun pakis, pucuk rebung, dll. Yang jelas lukisan yang tampil sebagai motif batik tanah liat bersifat lukisan non figuratif, tidak bermotifkan lambang-lambang atau simbol-simbol. Apa yang membedakan batik tanah liat itu dengan batik-batik yang diproduksi di tanah Jawa?. Di Jawa kita mengenal nama batik ; sidomukti, parang rusak, trumtum, dan nama-nama lainnya.
Ketika aku menelusuri lebih lanjut tentang batik tanah liat ini, ternyata pemakaian batik tanah liat ini telah berlangsung puluhan tahun yang lalu.
Saat ini di kota Padang, terdapat seorang pengusaha wanita yang memproduksi batik-batik tanah liat itu. Namun sayangnya, ia telah bertekad untuk membatasi produksi batik itu yang tidak seimbang dengan omzet yang ia terima. Menurutnya para ibu-ibu dari Jawa dan kota-kota diluar Sumbar sering berdatangan ke gerainya yang terletak di daerah Sawahan Padang. Merek ternyata berburu batik tanah liat itu dan dibawanya kembali ke daerah asalnya. Harganya ? diatas 500 ribu rupiah.

Sumber : http://hyvny.blogspot.com/search?updated-max=2008-01-24T14%3A52%3A00%2B07%3A00&max-results=3

Komentar
1. perlu dilesatrikan
Ditulis oleh evarayyan pada Jumat, 29 Pebruari 2008
membaca artikel ini saya ingat saat saya kecil, mama saya sering mengunakan selendang batik ini tapi seingat saya mama saya bilang ini namanya kain salodang, yg sudah langka dan sangat susah mencarinya, menurut saya untuk melestarikannya kita perlu membuat semacam aturan adat, mewajibkan perempuang mengunakannya pada acara2 tertentuseperti, pesta, meninggal, dan acara adat lainnya, seperti orang batak yg melestarikan ulosnya.krn menurut saya ini sangat perlu sekali untuk dilestarikan.
2. selendang batik
Ditulis oleh melati malam pada Jumat, 29 Pebruari 2008
assalamualaikum... 
batik terkenal ....terindah dari indonesia.. 
orang malaysia sering kata yang elok tu batik jawa....kini batik dari minang... 
wah melati ingin melihat dan perolihi selendang batik dari minang...biar warna natural ...pasti indah... 
mel mesti ke padang ...entah bila ...harapan segera... 
 
salam mesra 
3. MENGAPA
Ditulis oleh lina sastro pada Senin, 03 Maret 2008
Uni hifni, Urang minang terkenal dengan jiwa dagangnya, banyak pelaku bisnis yang berasal dari minang, tetapi mengapa tidak mampu nengangkat potensi di tanah minang ini ??????? 
 
Batik minang yg lina tau mmng menarik, namun nilai jualnya masih rendah, dimata nasional, apalagi internasional. 
 
Jadi mnrt lina tolong dibhs juga dong bgm meningkat nilai jualnya. 
 
Trims Uni yang suka menulis

Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar.
Silahkan login atau daftar.

Powered by AkoComment 2.0!

 
Selanjutnya >
Member Area
Radio Online MinangSaat ini Radio Cimbuak
sedang Offline
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Situs Terbaik
Member
 Cimbuak.net | Minangkabau Community Portal Groups Online
 Anggota ( 7 ) Anggota 7
 Tamu ( 0 ) Tamu 0
  Total  7
 Angoota ( 7,161 ) Angoota  7,161


Statistik
Agg Baru  antoni_056
Hari Ini 15
Minggu Ini 97
Bulan Ini 412
Tahun ini 3,040
Online Sekarang
Online Sekarang
Saat ini ada 7 anggota yang online
User Terbaru

antoni_056

Terdaftar pada
2008-07-04 14:28:59

Pengunjung: 3466200