Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Saba ado duo pucuaknyo
Nan patamo saba jo kainginan
Nan kaduo saba jo nan indak diinginkan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Cinta PDF Print E-mail
Written by Dr. H. K. Suheimi   
Thursday, 23 October 2008

Image      Banyak orang di mabuk cinta. Hidup tak berarti tanpa cinta. Cinta adalah  segala-galanya.  Betapa sunyi dan sepinya  kalau  tak  di sentuh  cinta. Dengan cinta segalanya bisa di capai.   Namun  ada cinta  buta, ada cinta harta, ada cinta tetangga. cinta tak  mengenal  miskin dan papa... Cinta.. cinta dan  cinta...lagi.  Lagu-lagu baru asyik di dengar kalau ada senandung cinta. Cintamu  dan cintaku. Dimana-mana ada cinta. Dimana-mana terserak cinta.  Jika berbicara  tentang cinta kita akan terpesona  tak  habis-habisnya dan semakin cinta semakin asyik.

      Namun bagaimana pula cinta dalam Islam. Untuk itulah saya lama di depan komputer sambil mencari-cari dalam ISNET atau Islam  Internet. Sambil ber isnet ria, disana saya dapatkan cinta yang  ditulis,  dan tulisan itu saya kutib dan saya selang  selingi  dengan apa yang ada dalam ingatan saya. Maka jadilah tulisan ringan yang mudah-mudahan menambah wawasan.

Sabda Rasul :

"  Hendaklah kalian mencintai Allah karena Dia memelihara  kalian dengan ni'mat-ni'mat_Nya.  Dan cintailah aku demi cintamu  kepada Allah.   Dan  cintailah  akhli  rumahku  demi  cintamu  kepadaku. 

(H.R. At Tirmidzi, Al Hakim dari ibnu Abbas).

      Dia adalah cinta atas sebuah konsekuensi, cinta yang muncul sebagai  akibat  syari'.  Cinta yang berakar pada  syahadah,  menguat pada tha'at, dan bermuara pada amal.  Cinta yang realistis, cinta yang  sarat pembelaan, cinta yang muncul sebagai  refleksi  cinta kepada Allah dan RasulNya.

      Maka  cinta kepada ahlul bait adalah cinta yang selaras dan  berharmoni  dengan  endapan rasa cinta mereka  kepada  Allah.  Cinta kepada  ahlul  bait  adalah salah satu dari  sekian  bukti  cinta kepada Rasulullah, dan seorang Muslim yang telah berikrar untuk beruswah kepada Rasulullah mestilah mengadakan pembuktian  cinta. Bila  tidak  maka kata cintanya hanyalah  kehampaan,  absurd  dan tanpa makna.

      Dalam garis ini maka setiap bukti cinta tak pernah akan memunculkan kontradiksi.  Karena cinta adalah harmoni, tak ada cinta yang berlebih  dan mubadzir.  Bahkan bagi seorang Muslim urutan  cinta

adalah  suatu  kejelasan; Allah, RasulNya, dan  orang-orang  yang beriman. Ahlul bait adalah orang-orang yang beriman, yang merupakan kerabat Rasulullah SAW.  Cinta dalam aqidah dien ini tak akan pernah bertentangan, karena garis syari' hanya satu, cinta kepada Allah.  Dan semuanya diturunkan dari rasa cinta ini.

      Maka mestinya rasa cinta kepada ahlul bait tak akan pernah  melebihi  rasa  cinta kepada Rasulullah SAW, dan  rasa  cinta  kepada Muhammad bin abdullah tak akan pernah melebihi rasa cinta kepada Allah  SWT,  Rabb,  Khalik dan Malik manusia.   Juga  rasa  cinta kepada  ahlul  bait itu tidak akan pernah  berkontradiksi  dengan rasa  cinta  kepada kaum beriman. Karena  wala  (loyalitas)  kaum beriman hanyalah kepada Allah, RasulNya dan orang-orang  beriman.

      Dan  juga karena hakekat cinta itu sendiri yang berpilar  tauhid. Inilah cinta umat Muhammad SAW, cinta kepada ahlul bait Rasulnya, karena  rasa cinta kepadanya.  Dan mereka cinta  kepada  Muhammad SAW,  karena  cinta mereka sangat dan sangat  bersangatan  kepada Tuhan-nya.   Inilah diinul Islam.  Dia tegak di atas  sendi-sendi aturan "langit", di atas nilai-nilai luhur, dan berkembang  dalam basis  fitri  kemanusiaan.  Apalah artinya  hijrah  kalau  amanah dilanggar; apalah artinya persiapan teliti untuk suatu perjuangan islam  kalau  amanah diabaikan ?  Sesungguhnya  Islam  tegak  dan ditegakkan  untuk dan melalui nilai-nilai luhur yang datang  dari Allah,  bukan  menegakkan kekuasaan untuk kekuasaan.   Dan  bukan pula meraih kekuasaan dahulu baru menegakkan nilai-nilai  samawi. Sejak  panji  risalah ini dikibarkan, maka  nilai-nilai  "langit"

ditegakkan  di  bumi dengan kekuasaan ataupun  tidak.   Karenanya dalam titik ini, menegakkan amanah, menegakkan satu nilai  islami dalam  diri  seorang Muslim berarti menegakkan Islam  dan  memancarkan keharumannya. Inilah agama yang lurus.

      Islam adalah agama yang mulia.  Hanya dengan kemuliaan dia  ditegakkan  dan  untuk kemuliaan dia tegak.  Hanya  orang-orang  yang berhati  mulia ikut dalam barisannya dan tidak untuk mereka  yang munafiq.  Maka dalam pemahaman aqidah ini kekuasaan hanyalah alat bukan tujuan, perangkat kekuasaan dan politik adalah sarana bukan ghoyyah.

      Qiadah  (kepemimpinan)  muncul dari tegaknya  nilai-nilai  islami dalam dada setiap Muslim, dan nilai-nilai itu yang ingin ditegakkan  dengan ataupun tanpa kekuasaan dan perangkatnya.   Sesungguh nya  qiadah itu akan muncul dengan sendirinya,  manakala  kondisi Islami  telah tercipta.  Ibarat buah, manakala tepung sari  sudah menempel pada putik, secara alamiah sunatullah, buah akan  muncul perlahan  tapi  pasti.  Inilah diinul islam dengan  misi  tunggal rahmattan lil alamiin.

      Amanah yang di berikan Tuhan pada manusia adalah karena  cintanya Allah  pada manusia itu sendiri. Dalam cinta yang saling  berkait ini,  maka  segala amanah yang diamanahkan; Istri,  anak,  rumah, harta,  ilmu,  waktu  dan semuanya,,,semuanya  ...amanah  itu  di kerjakan dengan rasa penuh cinta pada Tuhan.

      Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci_Nya :

"Sesungguhnya  Allah telah menawarkan amanah itu  kepada  langit, bumi  dan bebukitan, namun semuanya menolak  untuk  menanggungnya karena  khawatir mengkhianatinya, lalu dipikulah amanah itu  oleh manusia.  Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan bodoh"    ( al-Ahzab: 72)


Padang,  19 Juli 1996

 

Trackback(0)
Comments (5)add comment

Aidil Fitman S.Pd / Malin Deman said:

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang "sempurna" bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.

Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.

Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya...

Cinta bukan "Ini salah kamu", tapi "Ma'afkan aku". Bukan "Kamu dimana sih?", tapi "Aku disini". Bukan "Gimana sih kamu?", tapi "Aku ngerti kok". Bukan "Coba kamu gak kayak gini", tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.

Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan pernah "worth it" setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi...


 
report abuse
vote down
vote up
October 23, 2008
Votes: +0

yanti said:

ketulusan cinta hanya dapat ditemukan dalam diri Tuhan n orangtua
 
report abuse
vote down
vote up
October 24, 2008
Votes: +0

melati malam said:

dari awal ..
terletak hati pada kata-kata cinta..
hingga terlukis kini dalam puisi

satu-satunya pemberiannya..
indah bak sinar menyapa pagi.
bak mengambang rembulan di sepi malam
berlagu cinta dialunan ombak-ombak yang membadai
bersaksikan langit yang biru
hingga terasa warna warna cinta ..pelangi ..
dihujung rintisan air rahmat

jatuh cinta indah..
bila sesama insan pasti ada suka duka
pasti ada keciwa berendam airmata..
kerana setiap hati lainan bicara
tak sama dengan kata-kata luahan bibir ...

cinta suci ...
ia tak semestinya bersama...
seandai hati terpaut ..
tanpa memohon ..cinta bertunas..
dek sapaan yang indah bak bayu memhembusi angin dingin
menghilang kepanasan malam..
tergoda hati ..dicuit rasa ...

bersalahkah bercinta..
bukan dicari bukan dirancang...
ia datang dengan izin yang Maha Esa...

menanti hingga bebila ..
seandai ada talian ...bersatu...
seandai tiada ...doaku berbahagialah hati itu yang ku rindu...
tiada ada cemburu ...kerna tak ada paksaan dalam percintaan...

pada mu yang Esa..
cinta insan yang merinduimu ..tak bisa lekang
walaupun jauh ..tak kelihatan...tak terdengar bisikkan
cintaku tak bisa hilang ..untuk mu pasti ada selagi hayat dikandung badan...


kenapa semakin tebal cintaku padamu ya Illahi..
semakin mendalam jua cintaku pada kekasihku...
tak semudah kata untuk melepaskan sebuah cinta yang telah menyaluti seluruh jiwa...



dalam jiwa kita punyai banyak jenis cinta
yang terpenting selain cinta suci pada Tuhan dan cinta kekasih...
adalah cinta sesama insan...tak kira siapa..dengan menghormatinya...bersahabat tanpa ada harat dengki..
terutama jika dia jiranmu...jangan ada cemburu...iri hati...
kan aman lah dunia jika kita cintai sahabat bak saudara kanduang...










 
report abuse
vote down
vote up
October 24, 2008
Votes: +0

tanty blåtind said:

Salamun alaikum sanak,

Saya ingin menanggapi pernyataan di bawah ini:

Maka mestinya rasa cinta kepada ahlul bait tak akan pernah melebihi rasa cinta kepada Rasulullah SAW


Muslim harus sama dalam memperlakukan semua rasul Allah dan tidak membeda-bedakan mereka. Namun, kita menemukan kasus-kasus yang tak terhitung banyaknya tentang Muslim pada saat ini yang lebih memuliakan Nabi Muhammad ketimbang semua rasul dan nabi lainnya dengan menyatakan bahwa beliau adalah nabi yang “paling terhormat”, menyebutkan nama beliau dalam sholat setiap hari, menegaskan bahwa Rasul menciptakan keajaiban-keajaiban yang tidak disebutkan dalam sejarah otentik seperti yang tertera dalam Al-Qur’an, menyatakan bahwa Nabi Muhammad memiliki kekuasaan syafa’at yang bisa menyelamatkan orang-orang yang berdosa di antara para pengikutnya, dan lain-lain.

“Katakanlah: ‘Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yakub, dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya; kami tidak membedakan di antara mereka dan kami hanya patuh kepadaNya.” (Surat 2:136)

“Rasul beriman kepada Al-Qur’an yang telah diturunkan Allah kepadanya. Demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya dan rasul-rasulNya: “Kami tidak membedakan di antara rasul-rasulNya;’ dan mereka berkata: “Kami dengar dan kami taat, ampunilah kami ya Allah, dan kepada Engkaulah kami kembali.” (Surat 2:285)

Wassalam.
 
report abuse
vote down
vote up
October 27, 2008
Votes: +0

iara said:

Cinta oh Cinta begitu agung begitu indah untuk diucapkan sembarangan .Cinta yang begitu Agung dan Sempurna hanya milik Allah Swt semata.Cinta yang Allah berikan kepada kita sesama manusia adanya saling pengertian yang tinggi ,saling menghargai dan bisa menerima dengan ikhlas kelebihan dan kekurangan masing-masing .Tentu saja untuk menjalankan atau melaksanakannya butuh pengorbanan yang dihargai masing-masing pihak. Indah sekali rasanya kalau kita bisa menjalankan cinta yang Allah berikan kepada kita.
 
report abuse
vote down
vote up
November 29, 2008
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 3 guests and 2 members online
Generated in 1.21501 Seconds