Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Nan ado samo dimakan
Nan indak samo dicari
Kok Jauah kana mangana
Kok dakek jalang manjalang
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Perang Si Padang (4) : Habis PDF Print E-mail
Written by Zulkarnain Kahar   
Monday, 03 November 2008

ImageKembali ada rencana Tuhan yang aku tidak tahu. 1995, ada pegurangan pegawai besar besaran di tempatku bekerja. Para engineer dan ahli ahli banyak yang keluar karena dapat uang tolak yang cukup besar. Reorganisasi ini menciptakan departement baru, Asset Optimization namanya. Suatu sore aku ditelpon GF, " Zul, do you want to join my team?" katanya. Dia ditunjuk sebagai Asset Optimization Manager, saya kenal beliau ketika dia datang untuk project start-up Booster Compressor. Dan dia sering datang ketempat saya minta tolong dibuatkan flow diagram dan berbagai jenis production chart untuk presentasinya. BANG ketiga, Juni 1995.

Zulkarnain Kahar resmi jadi Computer Operator, itu yang tertulis dalam selip gaji yang kuterima dari PT Kesayangan. Selamat tinggal "Clerk typist". Cita cita jadi operator gagal total, juga tak ada dalam bayanganku bahwa lima tahun kemudian, th 2000 aku kembali Cluster ini melakukan Test beberapa sumur produksi dari Control room. Mengarahkan bapak operator yang dulu kulayani dengan membuatkan kopi mereka dan memcuci piring bekas makan mereka. Mereka dengan segala senang hati membantuku agar proses testing berjalan dengan sempurna.

Setahun jadi Computer Operator yang jauh bertentangan dengan apa yang sebenarnya kulakukan, berkutat dengan data produksi, data sumur sumur produksi hasil analisa Lab, dll. Akhirnya th 1996, Bos merubah title Jadi Reservoir Technician, masih sebagai kuli kontrak yang bergaji kecil. Kebiasaan menolong orang yang bermasalah dengan komputer membuahkan hasil. Pak AA, salah seorang supervisor Wellhead wireline Dept. , datang menemuiku. "Zul, kamu bisa tolong Pak KN? Komputernya bermasalah tuh. Dia udah minta tolong orang IT, tapi belum juga bisa. Kalau sempat nanti malam kita kesana berdua. Kasihan bapak itu, orangnya baik". Pak KN adalah bos nya HRD Malamnya berdua dengan pak AA Kami kerumah beliau. Selesai mengutak atik dan sukses, Pak KN memberi uang yang dilipatnya kecil-kecil, langsung saya tolak. "Pak, saya datang kemari untuk menolong, bukan cari uang tambahan. Walaupun gaji sangat kecil, cukup untuk makan. Kalau bapak mau membantu, reviewlah kembali gaji kami, para buruh kontrak ini". Pak AA langsung memelototi saya. Kami langsung pulang. Implikasi dari insiden tersebut rupanya berdampak baik.

Beberapa bulan kemudian seluruh kontraktor mendapat perubahan gaji dan rasionanlisasi jenis pekerjaan, dengan upah yang signifikan. Seluruh kawan-kawan bergembira tapi mereka tidak tahu apa yang ada dibalik semua itu. Hanya selang lima bulan kemudian, beliau meniggal karena kecelakaan pesawat dalam penerbangan Jakarta-Medan. Terima kasih Pak, dan selamat jalan. Now what apakah sampai disini. Banyak orang tidak mau menginjak pedal gas nasibnya sampai kandas menembus batas tolerance kemampuannya, ada yang takut, ada pula yang dengan senang hati menerima saja apa adanya sambil berkata “Garis tangan ku sudah seperti ini”. Padahal Tuhan memberikan pilihan yang tak terbatas dan waktu yang cukup, tempat dimana fenomena sebab akibat terjadi. Bahkan di salah satu ceramahnya Qurais Sihab mengatakan manusia diberi kemampuan oleh Allah untuk memilih takdirnya sendiri dalam ruang lingkup yang ditetapkan oleh Tuhan. Inilah sepatuku tepatku berpijak dalam mengarungi lautan kehidupan ini. Rasionalisasi karyawan kontrak menuai pro dan kontra para karyawan kontrak yang mempunyai skill khusus seperti mechanic, welder, dll terdongkrak gradenya dan naiklah gajinya dan sebaliknya karyawan yang dibesar besarkan gradenya karena koneksi dan sebagainya terjungkal dengan bayaran rendah.

Aku sendiri merasa mendapat durian runtuh karena aku adalah karyawan lokal pertama yang masuk kategory staff dan sebuah fasilitas yang tak pernah diberikan pada karyawan kontrak manapun seperti entitle pula mengunakan facsilitas pesawat perusahaan dari Lhokseumawe ke Medan termasuk juga keluargaku dengan priority empat. Bahkan mengalahkan Karyawan Tetap yang bersatus nonstaff hanya priority lima kalau saya ingin terbang sang karyawan nonstaff harus mndur. Tentu saja tidak pernah kulakukan membuat karyawan tetap tak bisa terbang. Sampai detik ini tak ada yang menanyakan ijazahku.

Hari hariku kujalani dengan berbagai cara dan strategy untuk mengisi otakku yang bodoh ini. Aku mulai hariku selalu dengan “there must be a way to improve this job”. Tersebutlah beberapa nama tempat ku belajar sambil bekerja. AHI anak muda briliant jebolan ITB, YF juga anak ITB dengan Master di NewMexico, AM dan MD jebolan Texas University dan lain lain termasuk beberapa Expatriate. Apa ini apa itu bagaimana caranya mengisi hari hariku. Dengan kemampuan Visual Basic dan Excel ku yang diatas rata dan pemahaman tentang mesin Unix yang lumayan terjadilah semacam bargaining tidak nyata. Aku mampu mensiplify tugas mereka dengan hitungan menit bahkan second sementara mereka melakukan dalam hitungan jam. Kegembiraan bapak bapak itu membuat aku semakin sibuk mengerjakan pekerjaan mereka.

Prinsipku berubah lagi “ Dimana lagi aku dapat di dunia ini bisa belajar dan dibayar pula”. dari berbagai jenis data manipulasi, plotting, transfer dan conversi. Aku mulai tertarik dengan pekerjaan Economic Evaluasi. MD beliau kini bekerja di Chevron G&G Jakarta adalah orang pertama yang mengenalkan ku pada teknik eveluasi ekonomi di dalam Production Sharing Contract yang sedang ramai dibicarakan oleh media kini. Pekerjaan ini menyita waktu yang tidak sedikit. Pernah aku harus pulang jam empat pagi dan kembali lagi kekantor jam enam pagi, karena terlalu banyak sensitivity yang harus dilakukan untuk Project Lepas Pantai kala itu. Para toke-toke besar keesokan harinya ingin melihat berbagai scenario dan implikasinya sebelum dimajukan ke Pusat untuk persetujuan go or no go project tersebut. Suatu kredit tersendiri juga bagi ku bahwa Project tersebut disetujui dan masih beroperasi sampai hari ini dan menyumbang devisa untuk Negeri ini.

Dengan kesibukanku aku sempat ditanyai istriku”udah gajian belum”?. Holy woly sudah tanggal sepuluh rupanya aku belum mengambil gaji dari PT tempat ku bekerja. Aneh ada orang lupa gajian kata istriku. Kawan kawan sesama kontraktor selalu bertanya kenapa tidak minta jadi pegawai zul?, Emangnya ini perusahaan bapakku. I just do my best, keep learning dan tidak lupa berdoa agar diberikan rezeki yang halal supaya anak anak ku bisa sekolah tinggi and the rest is belong to God.

Kembali pada waktu. Secara definisi, waktu adalah dimensi di mana fenomena sebab dan akibat terjadi. Tidak ada waktu, tidak ada sebab dan akibat.. dan aku diberi waktu kenapa tidak aku maksimalkan. Sebab aku menerima segala bentuk pekerjaan tanpa pamrih akibatnya bos merasa harus melatihku dengan berbagai pemahaman dan merasa aku harus ikut pelatihan tentang Basic Pertoleleum Enginnering yang di adakan di Bandung 1997, Economic Risk analisis di Medan dan menyusul kemudian dengan Project Economic Evaluation June 1998 di Jakarta. Indonesia yang baru saja melakukan reformasi politik dan ekonomi secara bersamaan yang membuat kota jakarta rawan demo, Uni Sovyet hancur karena Glassnot dan Perestoika, Yugoslavia menyusul kemudian. RRT belajar dari kesalahan orang lain dan hanya melakukan reformasi ekonomi. Dan kini sovyet mulai me-rem politik reformnya dan tetap melepas ekonomic reformnya. Pada saat mengikuti kursus Project Economic Evaluation di Jakarta saya ditelpon dan disuruh pulang dengan menumpang pesawat perusahaan dari Halim langsung ke Lhoksukon. Sesampai di Halim ternyata penumpang pesawat hanya berdua saja, saya dan orang nomor satu di Arun Field. Hampir empat jam terbang dengan pesawat kecil tersebut sepanjang perjalanan saya optimalkan komunikasi dengan sang penguasa tersebut. Pembicaraan hanya seputar pekerjaan saya tentang manfaat kursus yang baru saja saya ikuti. Saya selalu mengarahkan pembicaraan seputar pekerjaan sampai pesawat landing di Lhoksukon. Keesokan harinya saya ambil cuti selama dua minggu. Hari pertama kembali dari cuti saya ditelpon ole Pak HP orang HRD, ada apa gerangan kembali jantung saya berdebar keras apa lagi ini, apa saya salah ngomong pula dengan toke besar itu dipesawat maklumlah bahasa inggris saya hancur. Ternyata pak hendrik menyodorkan formulir yang harus diisi oleh seorang calon pegawai regular. Saya berdiri seperti patung tangan seakan kaku tak mampu digerakan jangankan untuk mengisi furmulir mengangkat tangan saja tidak mampu. Formulir di-isi, disitu tercamtum efective tanggal 1 july 1998 saya resmi sebagai karyawan kontrak langsung atau first party kontrak, gaji saya dibayar oleh Perusahaan tidaklagi oleh PT PT lokal. Salah satu keanehan isi kontrak itu adalah saya beserta seluruh keluarga saya berada dalam tanggungan Perusahaan semua fasilitas kesehatan dan benefid lainnya saya tidak berbeda dengan pegawai tetap.  Aku mulai menyenangi pekerjaan project evaluasi economic ini. Kuliah lagi, itulah yang ada dalam kepalaku.  Fakultas Ekonomi Universitas Malikusaleh Lhokseumawe kududuki sarjana ekonomi harus ditangan. Hanya sampai semester IV aku dipindah kan ke Jakarta.

Jakarta, December 2000, Perusahaan tempat saya bekerjabaru saja menyelesaikan process merger dan menjadi perusahaan minyak terbesar dimuka bumi ini. Hari itu pula saya direkrut jadi karyawan penuh. Beberapa teman secara bercanda berkata hansip langsung jadi kapten. Sejak tahun 1991 tidak pernah ada rekrutment pegawai oleh boleh dibilang saya adalah ice breaker pad waktu itu. Sejak saat itu berkali kali saya dapat pelatihan pelatihan keluar negeri.

Dalam mengikuti pelatihan pelatihan ini aku merasa diriku sangat kecil sekali, karena para peserta pelatihan semuanya insinyur. Rasa malu rendah diri mulai menghajarku. Kucoba mengurus surat pindah dari Universitas di Lhokseumawe itu dengan minta pertolongan seorang sahabat di Aceh, karena aku sudah di Jakarta. TS, sahabatku itu yang sama sama kuliah dengan ku itu berhasil mengurus surat pindah dan semua transkrip nilai dari Unima. Sahabat ku TS kini telah tiada. Beliau termasuk satu dari ratusan ribu korban Tsunami th 2004.

Dengan berbekal nilai konversi dari Unima, aku lanjut kuliah di salah satu Universitas Jakarta tahun 2003, Bsc, Economic masuk kedalam resume ku. Pada saat wisuda di Gedung Sudirman dikawasan kuningan Ibuku berdiri disebalah kanan dan istriku berdiri disebelah kiri. Foto itu sampai kini terpampamg dirumahku. Kalau dulu kami berdua anaknya bersyukur habis dengan menyelesaikan SMA saja. Sekarang kedua putranya sudah Sarjana. Usiaku kala itu sudah menginjak 45 tahun.

Setelah mengantongi S1 yang kejar kejaran anatara kerja dan kuliah disore hari, aku mulai bermimpi untuk lanjut mengejar S2 kalau perlu tiga sekalian, kali ini tak kesampaian sebuah  jalan baru terbuka aku dapat tawaran oversea assignment ke luar negeri. Bangga juga rasanya saat dapat memenuhi persyaratan "Please attached your Academic Certificate?". Akhirnya tukang sapu  bertransformasi menjadi  expatriate keliling dunia. Benar kata orang saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa.

Hari pertama menginjakan kaki di benua Afrika setelah terbang 13 jam dari Singapura – Paris dan sambung lagi delapan jam ke Luanda. Aku disambut dengan hujan deras, kota luanda dilanda banjir. Negeri yang berbahasa portugis ini adalah tempat bekerjaku yang baru. Pengalamanku tentang Minyak Nol Besar, di Indonesia kami produksi Gas, itulah yang kupelajari. Bahasa Inggrisku tidak pula baik, asal orang mengerti saja itupun tak jarang orang salah pngertian. Seminggu pertama aku susah tidur karena fikiranku kacau mencari cara effektive bagaiman bisa belajar cepat agar tidak terlalu lama kelihatan bego. Alhamdulillah aku mulai pelan pelan memahami konsepnya memasuki putaran kedua saya sudah menjadi pengajar yang baik.

Tak selamanya susah itu susah dan senang itu senang, Penyakit psoriasis yang menyerangku sejak tahun 2000, mulai meraja lela. Kuku dan telapak tangan hancur rupanya kelelahan terbang yang hampir dua hari dua malam setiap bulan berangkat ke tempat kerja di afrika dan kehaarusan menelan pil anti malaria setiap hari  memperparah penyakitku. Saat duduk dipesawat dan bersalaman dengan orang awalnya membuatku merasa down. Selesai bersalaman rata rata orang menggosokan tangannya sperti bersalaman dengan orang yang tangannya kotor. 

Rupanya segala penderitaan panjang yang kualami belum mampu mengangkat kepalaku. Semakin tinggi tingkat stress semakin parah pula psoriasis ini menyerangku. Obat yang kukonsumsi sudah tidak berpengaruh lagi.  Aku tak mau orang salah sangka dengan penyakit yang kuderita. Hasil browsing dari internet ketemukan penjelasan seorang dokter ahli tentang penyakit ini lansung ku cetak banyak banyak. Setiap bertemu orang yang baru kukenal keberikan padanya copy info tentang penyakit tersebut. Satu persatu teman dan sahabat mulai menyadari this is not a decease, ini adalah penyakit genetic skin disorder.
Semakin banyak orang memahaminya terasa pula perubahan dalam diriku. Rasa percaya diriku kembali tumbuh lagi tanpa kusadari penyakit ku mulai pula mengalami remisi demi remisi, sekarang tidaklah separah dulu lagi walau aku tahu penyakit ini tidak pernah akan hilang begitu saja. Tapi bila hati senang, stress level rendah sang penyakitpun mulai sirna.  Aku mulai menemukan obat baru yang paling effective bagi diriku,  Berbuat kebaikan, seperti kata orang bijak "Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan, Kita BUKAN hanya sedang membantu orang atau mahkluk lain, Namun sesungguhnya kita sedang membantu diri kita sendiri agar menjadi lebih bahagia. Temukan kebahagiaan dengan memberi ", bila hati gembira segala penyakit akan berdiri jauh dari kita.

“Aku mengagumi seorang mukmin karena selalu ada kebaikan dalam setiap urusannya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur (kepada Allah) sehingga di dalamnya ada kebaikan. Jika ditimpa musibah, ia berserah diri (dan menjalankannya dengan sabar) bahwa di dalamnya ada kebaikan pula.” (HR Muslim).

Perangku terus berlanjut, satu persatu kota kududuki seperti TNI menghancukan PRRI di tahun 1958 silam.

Hari ini 28 july 2008 jam lima sore saya dipanggil mengehadap bos. “You are transfer to Head Quarter as a Global Company Resourse”. Report to CV. You will be made a lot of travel around the world zul. dst dst… Another “BANG” untuk si padang . Sepanjang Tuhan masih memberikanku waktu, I will do my best….for my self and for the others.

Habis ...


Silahkan klik Perang Si Padang (3) untuk membacanya artikel sebelumnya

Silahkan klik Perang Si Padang (2) untuk membacanya artikel sebelumnya

Silahkan klik Perang Si Padang (1) untuk membacanya artikel sebelumnya

 

Trackback(0)
Comments (3)add comment

E. St. Rangkayo Mulie said:

Pak Kahar, taruihlah manulis pengalaman-2 pak. Banyak palajaran nan dapek di ambiak tarutamo semangat dan motivasi dalam tulisan Pak Kahar. Ambo yakin masih banyak carito nan alun pak Kahar kamukokan, dan banyak detil-detil nan alun takamukokan.
Kami jo sanang hati manunggu tulisan pak Kahar, supayo bisa paguno bagi anak kamanakan di kampuang.
Mungkin pangalaman partamo di rantau nan baru jo kaluarga bisa lo jadi bahan pak smilies/grin.gif
 
report abuse
vote down
vote up
November 04, 2008
Votes: +0

sutan_sulaiman said:

Smoga carito iduik Pak Kahar jadi amal jari'ah bagi Apak.
Sahinggo iduik Pak Kahar selalu taruih diberkahi Allah...
Amiin... Ya Rahmaan...

InsyaAllah samo panjang umua kito, basuo muko juolah kito suatu hari nantik, handaknyo...
Amiin... Ya Rahiim...
 
report abuse
vote down
vote up
November 04, 2008
Votes: +0

Deswita said:

Assalamualaikum Wr. Wb.

"Sahabih habih sakik sanang juo" kato nan tapek untuak malukiskan jalan hidup Pak Kahar..
Taruih berkarya Pak... ditunggu carito nan lain...

Wassalam

 
report abuse
vote down
vote up
November 06, 2008
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Last Updated ( Monday, 03 November 2008 )
 
Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 9 guests and 14 members online
Powered By PageCache
Generated in 2.11892 Seconds