Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Bundo kanduang
Limpapeh rumah nan gadang
Amban puruak pegangan kunci
Amban puruak aluang bunian
Pusek Jalo kumpulan tali
Hiasan dalam nagari
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Etty Sunarti Nuay PDF Print E-mail
Written by admin   
Thursday, 30 April 2009

ImageEtty Sunarti Nuay Berkaca pada Minyak
Siapa bilang berada jauh di belantara hutan atau di tengah lautan, bisa membuat seseorang jauh dari Yang Mahakuasa? Justru sebaliknya, kebesaran Allah SWT semakin tampak dan Sang Khalik terasa makin dekat. Itulah yang dirasakan wanita geolog pertama Indonesia, Ir Etty Sunarti Nuay.

Begitu dinyatakan lulus sebagai sarjana dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 10 Juni 1973, sesuai bidang ilmunya, ia terjun ke dunia perminyakan. Selama lebih dari 25 tahun ia bekerja di perusahaan pertambangan milik Amerika Serikat, Hufco dan Vico.

”Saya tertarik kepada alam. Dengan kita berkecimpung di alam lebih banyak, kita bisa dekat sama Allah. Kita semakin menyadari manusia sangat kecil kalau dibanding alam yang mahabesar,” ujarnya.
Dari kecil, pertanyaan tentang alam menjadi pertanyaan yang tak berujung bagi Etty. Bagaimana alam bisa sebesar ini? Siapa yang menciptakan? Alam terbentang ini mau diapakan dan kenapa sampai terjadi begini? Itulah pertanyaan yang selalu berlalu tanpa jawaban. ”Dari seringnya mengamati, saya menyenangi alam. Semakin lama semakin keterusan,” ujarnya kepada Republika, Selasa (3/5).
Kecintaan istri Nuay Sutan Maradjo ini terhadap alam makin mengental saat duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Ia mengaku, pada masa itu, ia sering mendaki gunung, turun ke ngarai, dan menyusuri sungai-sungai. ”Begitu tahu ada jurusan geologi di fakultas Teknik Geologi ITB, saya langsung mendaftar ke sana,” tambahnya.

Semasa kuliah, seangkatannya hanya ada dua perempuan yang menekuni bidang itu. Ini berlanjut hingga ia memasuki dunia kerja. Ia menjadi satu-satunya perempuan di tengah-tengah kaum lelaki dan kebanyak pekerja asing pula. Karena itu, tak mengherankan bila ia kadang harus bersikap seperti laki-laki.

Ada satu pengalaman menarik yang tak bakal dilupakannya. ”Kalau ke pengeboran, seorang wanita dilarang datang ke lokasi itu. Karena harus bertugas ke sana akhirnya saya berpakaian seperti laki-laki dengan menggunakan pakaian dinas lapangan (PDL) lengkap pula,” ujarnya terbahak.
Pertama kali bekerja, ia ditempatkan sebagai paleontolog. ”Dengan mengidentifikasi fosil, kita akan tahu umur bumi,” ujarnya tentang korelasi displin bidangnya itu.
Kalau umur bumi diketahui, katanya, maka akan bisa dikolerasikan satu tempat ke tempat lain yang umurnya sama. Misalnya umur batuan yang terdapat di tempat a bertemu lagi di tempat B karena fosilnya sama. ”Nah, itu sangat penting dalam ilmu perminyakan. Karena kalau satu lapisan yang mengandung minyak kita hubungkan di tempat yang lain dia akan mengandung minyak juga.”
Ia benar-benar menekuni dari bawah hingga akhirnya menduduki jabatan manajer eksplorasi di Vico. ”Waktu itu usia saya 26 tahun, mulai dari bawah sebagai junior karena saya lulus sebagai geologis. Tepatnya junior paleontologist yang merupakan cabang dari ilmu geologi,” ujarnya.

Ia sendiri mengaku sangat tertarik dengan dunia perminyakan. Bahkan, ia semakin mengagumi kebesaran Allah SWT juga setelah berkecimpung di dunianya itu. Allah, di mata perempuan yang kemudian memilih untuk berbusana Muslimah dalam kesehariannya ini, adalah creator yang luar biasa dan sangat teliti. ”Dalam proses terjadinya minyak, sampai sekarang tak ada satu makhluk pun yang menandingi. Hingga saat ini manusia belum ada yang mampu membuat minyak,” ujarnya.
Minyak, kata dia, terdiri dari unsur hidrokarbon. Hidro karbon adalah senyawa antara hidrogen dan oksigen dan itu banyak sekali turunannya. Di dalam tanah, zat itu akan terbentuk kalau dia sudah jutaan tahun terkubur. Manusia, bagaimana pun caranya tidak akan mampu membuat hidrokarbon, minyak, dan bahan tambang lainnya. ”Dengan begitu kita semakin yakin kebesaran Allah. Jadi, benar usia bumi sudah jutaan tahun,” ujarnya menambahkan.

Saat mencapai posisi manajer di Vico, Etty memilih untuk lengser. ”Saya ingin lebih banyak bisa beribadah dan bersama keluarga. Kebetulan, kantor membuka peluang untuk pensiun dini,” ujarnya. Kini, ia bergabung dengan perusahaan pertambangan minyak milik pengusaha dalam negeri. Selain waktunya lebih fleksibel, ia juga bisa mendapatkan apa yang diingininya; lebih banyak beribadah dan dekat dengan keluarga.

Ir Etty Sunarti Nuay
Panggilan : Etty
Tanggal Lahir : Bukittinggi, 5 Februari 1947
Suami : Nuay Sutan Maradjo
Anak : Wahyu Maulana MSc, Annisa Fabiola (almarhumah)
Pendidikan : Fakultas Teknik Geologi ITB Tahun 1973
Jabatan : Presiden Direktur/CEO Easco Petroleum (Holding)
(dam )

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=197506&kat_id=376

Trackback(0)
Comments (2)add comment

iara said:

Ass.Wr.Wb.

Alhamdulillah bu Etty, ini baru namanya emansipasi dlm bidang pekerjaan, dimana selama ini didominasi laki2.
Walaupun demikian saya salut sama ibu diwaktu berjaya ibu mengundurkan diri, karena ingat akan tugas yang lebih mulya yg diberikan oleh ALLAH ,yaitu sebagai ibu, sebagai istri , yg selama ini merasa kurang dlm menjalaninya.
Saya yakin semua pekerjaan yg kita kerjakan karena ridho ALLAH ada HIKMAHnya
dan kebaikannya.AMIN

Wassalam
 
report abuse
vote down
vote up
April 30, 2009
Votes: +0

zaharlies nauman said:

Salut u Ibu Etty Nuay.... Yang telah mengabdikan diri dalam perusahaan minyak, kebetulan ambo juo pensiunan dari Pertamina Bidang Pengolahan minyak mentah menghasilkan BBM, cuma lain bidangnya, awal karajo ambo di bag Informatika.. pindah ke Bag Penggajian/keuangan.. dan terakhir pindah ke bag Personalia/SDM... kiniko menetap di Bandung.. Salam kenal u ibu Etty dima tingga kiniko?.. Wass Wr Wb
 
report abuse
vote down
vote up
May 02, 2009
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Last Updated ( Friday, 01 May 2009 )
 
< Prev   Next >


Advertisement

Member Area
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 8 guests and 13 members online
Powered By PageCache
Generated in 0.68117 Seconds