|
Saluang Nyaris Terlupakan |
|
|
|
|
Written by Junaldi (Parewa)
|
|
Monday, 15 June 2009 |
|
Saluang sebagai media sosisal masyarakat Minangkabau, pada saluang dendang kita dapat melihat peranan saluang dalam membentuk opini yang tumbuh di masyarakat serta memberikan kritikan secara terbuka dengan indah. Saluang sangat menyentuh bagian terlembut yang ada di dalam tubuh manusia, frekuensi gelombang yang di pancarkan saluang mampu mengetarkan hati dan jiwa, serta saluang sarat dengan pendidikan moral yang dapat membentuk masarakat. Saluang juga adalah alat komunikasi dan kaba yang di sampaikan oleh penyampai saluang kepada masyarakat.
Sayang sekali ini saat ini, kita coba tanya dari sebuah sekolah meneggah di kota Padang, tidak sampai 2 orang dari 20 orang kami tanyakan yang menyaksikan saluang dendang dari January 2009 sampai 30 Mei 2009. Yang lebih parah lagi satu di antara dua tadi ternyata lupa dimana dia menyakasikan dan juga lupa bentuk pertunjukan nya. Betapa tragis sekali... kita mulai melupakan media yang indah dalam bersosialisasi. Mungkin mulai dari sekarang kita bersama-sama untuk bisa dan melestarikan kebudayaan yang sudah lama di kampuang kita. Kita mulai lah dengan dengan hal yang kecil dulu, misalnya dengan mendengar, menyimak dan meresapi. Mudah-mudahan dengan meresapi, akan bertambah kecintaan kita terhadap kesenian Saluang. Dan dengan mencintai kesenian Saluang, berarti kita telah ikut berpartisipasi melestarikannya.
Trackback(0)
|
|
Last Updated ( Monday, 15 June 2009 )
|