|
Hildesheim, Februari 2012 Suhu udara berkisar antara minus 13 dan minus 1°C di kota Hildesheim, Jerman Utara sore itu tidak menghalangi langkah para tamu yang menghadiri acara "Malam dana Padang" yang diadakan di ruang rapat "Gustav Struckmann" kantor kota Hildesheim pada hari Jum'at, tanggal 10 Februari 2012 lalu. Acara malam dana Padang yang diadakan oleh wali kota Hildesheim Kurt Machens ini adalah merupakan wujud perhatian kota Hildesheim pada kota kembarnya Padang yang telah menjalin hubungan kerja sama dengannya semenjak tanggal 20 Juni 1988 lalu.
Suhu udara seperti di Siberia yang sangat dingin semenjak tiga minggu belakangan ini di Hildesheim khususnya, Eropa umumnya juga tidak menghalangi langkah wakil walikota Padang Ansyarullah Mahyeldi yang ekstra datang dari Padang untuk menghadiri acara malam dana Padang tersebut. Kedatangan Mahyeldi yang mewakili Fauzi Bahar selaku wali kota Padang yang telah diundang oleh Kurt Machens dalam acara ini, didampingi oleh Hendri Agung, kantor kota Padang, Kepala Bappeda Padang Hervan Bahar serta Dian Fahri dari Tata Bangunan kota Padang.
 Foto bersama selesai acara (1437) : dari kiri ke kanan : Mr. Willy (Mer-C Frankfurt), Mr. Dian Fahri (Tata Kota Padang), Mr. Hervan Bahar (Bappeda Padang), Mr. Yul Nazaruddin (Atase Pendidikan KBRI Berlin), Mr. Mahyeldi (wakil-walikota Padang), Mrs. Koenig (wali kota Hildesheim), Mrs. Anwarbey (Konsul jenderal RI Hamburg), Mr. Leimer (HAWK Hildesheim), Mr. Hendri Agung (Staff kota Padang) and Mr. Dr. Adam (Mer-C Frankfurt).
Acara malam dana Padang di Hildesheim ini yang didukung juga oleh Kedutaan Besar RI Berlin, Konsulat Jenderal RI Hamburg, Mer-C ( Medical Emergency Rescue Committe ) Frankfurt, HAWK (Hochschul für Angewandte Wissenschaft und Bildende Kuenste/Sekolah Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Seni Rupa ) Hildesheim serta Sanggar Tari minang "Ananda" Wolfenbuettel. Ruangan yang tersedia buat seratus undangan resmi wali kota telah mulai dipenuhi oleh tamu pada jam 18.00 WET ( Waktu Eropa Tengah ). Acara yang diawali dengan tari "Pasambahan" dengan menyembahkan siriah di carano dari delegasi Pemerintah Kota Padang disajikan oleh Ariane dan Falko kepada bapak Mahyeldi, Mrs. Koenig, bapak Yul Nazaruddin, ibu Estella Anwar, Mr. Brettschneider (sesepuh sister city Hildesheim), Mr. Leimer, Mr. Dr. Adam dan para undangan resmi lainnya dari kota Hildesheim.  Tari Pasambahan dari sanggar Ananda Wolfenbuettel Dalam kata sambutannya Mahyeldi menjelaskan bahwa hubungan sister city ini sempat vakum beberapa tahun khususnya pasca gempa Padang 2009. Dalam bencana alam ini kota Hildesheim turut memberikan bantuan gempa untuk Padang. Perhatian Hildesheim terhadap kota kembarnya ini masih tetap setia dan bahkan mengadakan khusus malam dana untuk Padang pasca gempa. Dana yang terkumpul pada acara tersebut sebanyak 500,51 € langsung diserahkan oleh pejabat wali kota Hildesheim Mrs. Koenig kepada Mer-C Frankfurt untuk diteruskan kepada pemerintah kota Padang dalam membantu pembangunan sekolah atau kebutuhan umum lainnya yang tahan gempa. Pembangunan ini nantinya akan dikerjakan bersama dengan HAWK Hildesheim yang akan bekerja sama dengan Universitas Bung Hatta dan Bappeda serta Tata Bangunan kota Padang. Mahyeldi berharap hubungan yang sempat renggang beberapa tahun lamanya ini dapat ditingkatkan menjelang perayaan ke 25 tahun hubungan sister city Padang-Hildesheim pada tahun 2013 nanti. Pertukaran pelajar dan pemuda antara perguruan tinggi serta peluang pengiriman pemerintah kota Padang untuk berstudy banding di bidang manajemen kota, lingkungan, limbah dan sanitasi yang menjadi dilema utama kota Padang saat ini adalah rancangan kerja sama yang akan dilakukan antara kedua kota diantara dua benua ini. Prof. Dr. Brettscheider sesepuh dan pensiunan Professor dari HAWK Hildesheim yang ikut merintis dan menangani serta menjalankan kerja sama antara HAWK dengan Universitas Bung Hatta serta antara kota Padang dengan Hildesheim dalam kesempatan ini telah menuturkan sejarah bagaimana terjadinya hubungan sister city kepada tamu yang hadir malam itu. Acara malam dana yang di moderasi langsung oleh pejabat wali kota Hildesheim Mrs. Koenig juga menyajikan musik Talempong, tari Piriang dan tari Indang Tamburin dari Kedutaan Besar RI Berlin, tari Sunda "Merak" dan tari Jawa "Pemburu Kijang" dari Konsulat Hamburg serta tari Rantak dan tari Indang Pariaman dari sanggar Ananda Wolfenbuettel. Ekstra datang dari Frankfurt adalah presentasi situasi gempa dan pasca gempa dari organisasi kemanusiaan Mer-C cabang Frankfurt yang nanti akan berkeja sama dengan Mer-C Padang untuk penyerahan bantuan ini nantinya.  Tari Pasambahan dari sanggar Ananda Wolfenbuettel Kedatangan delegasi Pemko Padang ke Jerman diawali di Hamburg pada hari Kamis siang lalu dan malamnya diundang untuk jamuan makan malam dirumah konsul jenderal ibu Marina Estella Anwarbey. Rombongan ini berada di Jerman Utara sampai hari Minggu dan seterusnya melanjutkan perjalanannya ke Amsterdam, Paris dan Munich, dari Munich akhir minggu ini mereka akan bertolak kembali ke Padang. Kunjungan balasan delegasi Hildesheim ke kota Padang akan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun ini untuk membicarakan rancangan kerja sama dimasa depan khususnya untuk penyambutan jubileum ke 25 tahun Sister City Padang Hildesheim pada tanggal 20 Juni 2013 nanti. Selain itu, Universitas Negeri Padang baru-baru inipun telah menjalin kerja sama juga dengan Universitas Braunschweig pada tanggal 16 September 2011 lalu. Pada pertengahan bulan Mai ini direncanakan juga kunjungan delegasi UNP ke Braunschweig dan juga ke Hildesheim.
 Tari Pasambahan dari sanggar Ananda Wolfenbuettel
Yang masih dalam proses adalah kerja sama antara Fakultas Tekhnik Unand dengan Fakultas Tekhnik Ostfalia Wolfenbuettel. Masih banyak kerja sama lainnya di berbagai bidang yang bisa dilaksanakan dengan Minang kabau. Mudah-mudahan semakin gencarnya Jerman melirik Padang atau Sumatera Barat akan memberikan profitisasi (keuntungan) kemajuan nagari dimasa depan.
Trackback(0)
|