Kisah Perjalanan Haji Zul Amry PDF Print E-mail
Written by Zul Amry   
Saturday, 04 September 2004
Article Index
Kisah Perjalanan Haji Zul Amry
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
Page 15
Page 16
Page 17
Page 18
Page 19
Page 20
Page 21
Page 22
Page 23
Page 24
Page 25

Bag 23

Trik mencari tempat sholat ,
Tukar Uang , ibu ibu tersesat

Madinah , 23 Februari 2004 ( 2 Muharram 1425 H ) Arbain hari ke 6

Hari ini sebagaimana biasa saya sholat Subuh di Masjid Nabawi , mendapat tempat didalam Masjid dan masuk dari pintu King Fahd . Mencari tempat sholat di masjid Nabawi perlu juga trik agar selalu kebagian tempat didalam masjid . Saya sudah coba beberapa kali dan ternyata berhasil , walaupun kadang kadang saya datang setelah azan dikumandangkan .

Caranya masuk dari Pintu King Fahd kemudian belok kiri sedikit lalu belok kanan selanjutnya menyusuri pembatas tempat perempuan dan lelaki . Setelah sampai dekat lokasi masjid lama belok kiri lagi dan dilokasi inilah biasanya selalu longgar oleh jamaah sholat . Saya perkirakan sebabnya karena lokasi tersebut jauh dari konsentrasi penginapan jamaah , seperti diketahui sisi timur dari Masjid Nabawi masih berupa lahan kosong dan sedang dalam proses pembangunan hotel berbintang .

Selepa sholat Subuh , karena persediaan rial makin menipis , saya mampir dulu ke money changer untuk menukar rupiah ke rial untuk tambahan beli oleh oleh yang akan dibawa pulang . Saya tukarkan sebanyak Rp 1000.000,- dan mendapatkan rial sebanyak Sr 430 , dan ternyata lebih banyak kita memperoleh rial disini dibandingkan kalau kita tukarkan di Sby yang hanya SR 390 dengan jumlah rupiah yang sama . Ditempat penukaran uang ini semua mata uang bisa ditukarkan dan proses begitu gampang tak perlu isi formulir segala macam seperti di Indonesia . Kita tinggal sodorkan uang kita , dan sebutkan mau ditukar ke mata uang apa ? Dalam hitugan menit uang yang kita inginkan telah ditangan . gampaaang….. kan ?

Suatu insiden kecil terjadi ditempat penukaran uang antara seorang Turki dengan si Arab pengelola money changer . Mungkin karena nilai tukarnya kurang sesuai maka si Turki protes , sambil mengembalikan uang rial yang telah dia pegang , namun si Arab tak kalah sengit , dengan mengembalikan uang si Turki dengan cara menebarkan didepan orang banyak . Tinggal si Turki marah marah dan miso miso tak karuan dalam bahasa yang saya tak mengerti . Itulah budaya disini , ribut boleh sambil bersitegang urat leher , tapi jangan coba berkelahi atau mukul , karena siapa yang mukul duluan bisa dianggap kriminil dan dapat dipejara .

Nasib kurang baik saya alami sewaktu saya sholat Maghrib , saya lupa tempat menarok sendal , karena tidak ingat nomer tempat sendal tersebut . Didalam masjid Nabawi dekat tiang tiang masjid disediakan tempat menarok sendal dan diberi nomer . Kita harus ingat nomer tempat peletakan sendal tersebut biar mudah mencari lagi . Tapi karena buru buru saya lupa mengingatnya . Akhirnya dari pada mencari cari dan belum tentu ketemu ya sudah saya balik ke hotel dengan kaki nyeker . Dan untungnya hotel saya dekat saja , keluar halaman masjid buru buru naik lift menuju lantai 12 .

Banyak kisah menarik hari ini sewaktu saya mau makan malam dirumah makan Indonesia dilantai dua Hotel Intercontinental sehabis sholat Isya , ketemu tiga orang ibu ibu dari Kloter Ujung Pandang yang tersesat dan terpisah dari rombongannya dan tidak tahu jalan balik ke hotelnya . Ibu ibu tersebut baru datang di Madinah kemaren sore . Saya coba bantu tanya Polisi , karena ibu tersebut ada membawa secarik tanda pengenal yang ditulis dalam bahasa Arab . Rupanya ketiga ibu tersebut menginap di hotel Al Habib yang jarak 1 km sebelah utara Masjid Nabawi . Akhirnya ada orang Indonesia ( mukimin ) yang membantu mengantar ketiga ibu tersebut.

Jamaah haji Indonesia di Madinah semakin ramai saja , karena kloter terakhir jamaah haji Indonesia , telah berada semua di Madinah.
Hal ini akan lebih terasa lagi disaat antri makan di Rumah Makan Indonesia , masakan disini umumnya enak dan sesuai selera .



 
< Prev   Next >
Generated in 10.75406 Seconds