Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Bakati samo barek
Maukue samo panjang
Tibo di mato indak dipiciangkan
Tibo di paruik indak dikampihkan
Tibo didado indak dibusuangkan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Intuisi (1) Aji Pangawuran PDF Print E-mail
Written by S. Brotosumarto   
Tuesday, 23 November 2004

Setelah serial citra diri selesai, kami coba ketengahkan lagi serial lain dari Ki. S. Brotosumarto yakni serial Intuisi, semoga bermanfaat bagi pembaca cimbuak.

Kita mengenal dua macam harga, harga tetap (fixed) dan harga luwes (flexible). Toko2 dan supermarket2 menganut harga tetap, pedagang pakaian pasar Senen menganut harga luwes. Mereka menawarkan harga sembarangan dan melepaskan pada harga diatas harga pokok. Sayapun menerapkan kebijakan harga luwes dalam bidang kontrakting

. Kadang dengan harga bantingan dengan marjin tipis kompetisi ketat, kadang marjin tinggi jika koneksi bagus. Kadang marjin sangat tinggio untuk pekerjaan2 beresiko tinggi. Kadang, karena strategi kita banting harga ketika tahu bahwa calon pelanggan tukang ngemplang. Dengan membuat cacat teknis sehingga didiskualifikasi dan menjebak saingan yang menang supaya mereka sengsara.

Kalau mau mudah, tinggal pasang mark-up tetap tetapi itu membuat kita mudah ditebak pesaing. Repotnya, kita misalnya memberikan harga nego final 120, saingan menang karena harganya 119. Padahal, kita dengan harga 110pun sudah mau. Lain waktu kita bantingan dengan harga 109, ternyata pesaing kita yang paling rendah harganya 140. Andai tahu, kita pasang 139pun sudah menang. Masalah tambah ruwet karena ada pelanggan yang tak begitu peka dengan harga. Bantingan tidak ada mangpaatnya. Yang membuat sulit, kita tidak punya informasi berapa harga pesaing, berapa anggaran pelanggan, dll. Saya selalu terjebak dalam ketidak pastian. Mau pasang harga final berapa ? Dari rentang 100-150, bisa 109, 123, 143, dst ? Piro ? Tidak ada jalan lain kecuali menerapkan aji pengawuran.

Saya tidak sendirian. Andai bung Iwan, bung Nugix, Ayah Sarah, dll, pada posisi saya, merekapun akan melakukan itu. Kiro2 ! Artinya, bukan sifat saya untuk awur2an. Saya berada dalam situasi ketidak pastian. Dalam kebimbangan, göjag gajeg, dan dilanda keraguan karena serba salah. Takut terlalu tinggi atau terlalu rendah. Padahal ini saat menentukan. Dalam keresahan itu, tiba2 ... bum ... entah dari mana asalnya tiba2 saya mendapatkan suatu angka dan saya kunci negosiasi dengan angka itu.

Ada yang mengatakan itu memakai 'feeling'. Itu kurang tepat karena feeling lebih untuk emosi, perasaan2, gelora hati, dll. Kata yang mungkin tepat adalah 'intuisi'. Jadi saya berada dalam dua kemungkinan. Bisa memakai aji pengawuran, bisa pula dengan intuisi. Sebelum mendefinisikan intuisi, simaklah beberapa pendapat orang beken.

Often you have to rely on your intuition. ~ Bill Gates, in Adam Smith's Moneyworld (21 November 1987)

The only real valuable thing is intuition. Albert Einstein.

The primary wisdom is intuition. Ralph Waldo Emerson The term intuition does not denote something contrary to reason, but something outside of the province of reason. C.G. Jung.

Trust your hunches. They're usually based on facts filed away just below the conscious level. Dr. Joyce Brothers.

Knowledge has three degrees-opinion, science, illumination. The means or instrument of the first is sense; of the second, dialectic; of the third, intuition.

Plotinus

Kita memiliki tiga piranti : pancaindra + intuisi + akal. Dalam keseharian kita memakai yang dua yaitu akal & pancaindra. Intuisi jarang kita bicarakan karena hingga saat ini pengertian, proses, dan pengetahuan tentang intuisi belum jelas. Pendidikan mengajarkan kita untuk berpikir linier atau deduksi logika.

Deret sederhana 2, 4, 6, 8, ... dst adalah proses linear. Ini yang disebut logika. Celakanya, dalam kehidupan tidak semuanya tampak linear.

Diposting pada Mailing list UGM (disadur oleh : Dewis Natra)

Trackback(0)
Comments (0)add comment

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 8 guests and 16 members online
Generated in 0.57435 Seconds