Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Bursa Jual Beli
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Makmur Hendrik
Episode Terbaru :
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Pituah

Bakati samo barek
Maukue samo panjang
Tibo di mato indak dipiciangkan
Tibo di paruik indak dikampihkan
Tibo didado indak dibusuangkan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Palanta
This is not a Login form

Name:

Message:

Advertisement
Martabat Seorang Penghulu Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Amir M.S.   
Selasa, 17 Agustus 2004
Seorang yang telah diangkat menjadi Penghulu oleh kaum anak kemenakannya, akan berwibawa dan disegani kalau dia sebagai seorang pemimpin lebih bisa memimpin dirinya sendiri yang dapat dicontoh dan ditauladan oleh masyarakat  anak kemanakan yang dipimpinnya dalam segala tingkah laku dan perbuatannya.

Penghulu  atau pemimpin yang demikian akan merupakan pemimpin yang dicintai oleh anak kemenakan dan masyarakatnya. Maka dalam ajaran adat Minangkabau perlu pemimpin itu dilengkapi dengan ketentuan-ketentuan yang mengangkat martabat dan prestise penghulu tersebut, yaitu :

1. Ingek dan Jago pado Adat
               Ingek di adat nan ka rusak
               Jago limbago jan nyo sumbiang
               urang inget pantang takicuah
               Urang jago pantang ka malingan
Seorang  Penghulu hendaklah selalu hati-hati dalam setiap tingkah laku dan perbuatannya yang akan merusak nama baik seorang penghulu atau pemimpin.
Hendaklah mencerminkan dalam setiap gerak dan perilaku seorang penghulu itu, sifat-sifat yang baik dan sempurna, umpama perkataannya, duduk, minum, makan, berjalan, berpakaian yang selalu  dapat dicontoh oleh anak kemenakan dan masyarakatnya. Dia selalu ingat dan hati-hati bahwa dia adalah seorang  pemimpin yang senantiasa diperhatikan dan dilihat oleh masyarakat. Baik budi, tutur dan kata yang lemah lembut, berani tanggung jawab dalam segala tindakan, jangan seperti kata gurindam :
               Tinggi lonjak gadang galapua
               Nan lago dibawah sajo
               Baka ibarat ayam jantan
               Bakukuak  di  nan tinggi
               Gilo namuah kamanangan
               Muluik kasa timbangan kurang
               Gadang tungkuih tak barisi
               Elok  baso tak manantu.
               Nan baiak umpamo buluah bambu
               Nan batareh nampak kalua
               Tapi di dalam kosong sajo

               Mamakai cabuah sio-sio
               Kecek gadang timbangan kurang
               Kacak batih lah babatih
               Kacak langan lah bak langan
               Ereng jo gendeng tak bapakai
               Baso basi jauah sakali
               Malu sopan pun tak ado
               Bicaro banyak suok-kida
               Indak manunjuak ma-ajari
Penghulu yang demikian akan kehilangan harga diri dalam masyarakat dan tidak akan dihormati dan tidak akan berhasil dalam impiannya.
               Patitih pamenan adat
               Gurindam pamenan kato
               Jadi pemimpin kok tak pandai
               Rusak kampuang binaso kato.

2. Berilmu, Berfaham, Bermakrifat, Yakin dan Tawakal kepada  Allah

Berilmu
Berilmu pengetahuan  tentang rakyak yang dipimpinnya, tentang soko dan pusako, tentang korong kampuang dan halaman serta nagarinya. Berpengetahuan tentang hukum adat dan syarak, yang sagggup mengamalkannya dalam penyelesaian sengketa yang terjadi dalam lingkungan kaum dan nagarinya.

Berfaham
Merahasiakan apa yang patut dirahasiakan,
              Indak ta-ruah bak katidiang
              Indak ba-serak bak anjalai
              Kok rundiang ba nan batin
              Patuik ba-duo jan ba-tigo
              Nan jan lahia di-danga urang

Bermakrifat
Mengamalkan rukun Islam yang lima, dengan tulus dan ikhlas dan selalu  ingat kepada Allah swt dan meninggalkan segala larangan agama Islam, begitupun larangan Adat dan Undang-Undang.
              Ilmu bak bintang bataburan
              Faham haluih bak lauik dalam
              Budi nan tidak kelihatan
              Faham nan tidak namuah ta-gadai
              Luruih bana dipegang sungguah.

3. Kayo dan Miskin pado Hati dan Kebenaran
Seorang penghulu hendaklah mempunyai kesanggupan mengarahkan anak kemenakannya kepada kebenaran. Dia akan berusaha membawanya kepada jalan yang baik dan benar, diminta atau tidak diminta oleh anak kemenakannya. Ia rendah hati dan pemurah dalam segala bentuk  yang mengarah kepada kebenaran dan perbuatan-perbuatan yang baik, selalu memberi ajaran-ajaran yang baik dan berfaedah.
Sewaktu-waktu seorang  penghulu perlu mempunyai sifat tegas dan bijaksana. Dia tidak akan mengambil suatu langkah dan tindakan sebelum diminta dan diperlukan. Dia tidak akan menyelesaikan suatu sengketa yang seharusnya tidak menjadi  kewajibannya atau tidak pada tempatnya.
              Elok nagari dek panghulu
              Rancak tapian dek nan mudo
              Kalau akan memegang hulu
              Pandai mamaliharo puntiang jo mato.

4. Murah dan Mahal pado Laku dan Perangai yang Berpatutan
Seorang penghulu pandai bertindak pada saat dan waktunya, melihat kepada tempat dan keadaan, pandai menyesuaikan diri pada setiap tingkatan masyarakat, tidak merasa rendah diri pada pergaulan, hormat kepada orang tua, kasih pada anak-anak. Ia bisa berkelakar sewaktu-waktu dengan anak kemenakan dan masyarakat, mempunyai sifat terbuka dalam segala tindakan kepemimpinannya.
Ia selalu mentaati setiap keputusan yang telah diambil, sangat hati-hati dalam membikin dan mengucapkan janji pada seorang, rajin mengontrol anak kemenakan dalam segala bidang kehidupannya, mempunyai sifat yang tegas dan bijaksana dalam segala hal.
               Malabiahi ancak-ancak
               Mangurangi sio-sio
               Bayang-bayang sapanjang badan
               Man-jangkau sapanjang tangan

               bajalan surang tak dahulu
               Bajalan ba-duo tak ditangah
               Hermat cermat dio selalu
               Martabat nan anam tidaklah lengah.

5. Hermat dan Cermat Mangana Awa dan Akia
Selalu mengenal sebab dan akibat, dan mempertimbangkan mudharat dan manfaat dalam pekerjaan dan putusan yang akan dibuat. Mempunyai ketelitian yang sunguh-sunguh dalam perbuatan dan tindakan. Memperhitungkan kemungkinan-kemungkinan yang  akan terjadi dalam masyarakat.
               Indak mengelokan galah di kaki
               Indak malabiahi lantai bake bapijak
               Dek sio-sio nagari alah
               Dek cilako hutang tumbuah

               Mangana awa dengan akia
               Mangana manfaat jo mudharat
               Dalam awa akia membayang
               Dalam kulik mambayang isi

               cawek nan dari mandiangin
               Dibao nak urang ka biaro
               Takilek rupo dalam camin
               inyo dibaliak itu pulo

6. Sabar dan Ridha  Mamakai Sidik jo Tabalieh
Seorang penghulu selalu bersifat sabar dan lapang hati, tidak pemarah dan angkuh, pemaaf dalam segala ketelanjuran anak kemenakan dan masyarakat, mempunyai ketenangan dalam menghadapi segala hal.
Ia selalu memegang kebenaran, dan juga tetap mempertahankan kebenaran dan keadilan, bisa meyakinkan orang lain dan masyarakatnya dengan sesuatu yang dianggapnya benar dan baik. Dan dia pun sanggup melaksanakan apa yang dikatakannya baik dan benar itu.
Ia sabar dalam menghadapi segala sesuatu dalam masyarakat, baik kesulitan maupun bahaya yang menimpanya dan anak-kemenakannya. Dan ia senantiasa memusyawarahkan segala sesuatu yang akan diambil tindakan dan apa yang akan dilaksanakan dengan anak-kemenakannya.
               Indak bataratak bakato asiang
               Bukan mahariak mahantam tanah
               Pandai batenggang di nan rumik
               Dapek bakisa di nan sampik

               Alah bakarih samparono
               Bingkisan rajo Majopahik
               Tuah basabab ba karano
               Pandai batenggang di nan rumik.
Kalau martabat yang enam macam ini telah dapat dihayati oleh seorang penghulu dengan sebaik-baiknya, maka penghulu tersebut akan bisa menjadi penghulu yang benar-benar "gadang basa nan batuah" yang dikehendaki oleh adat Minangkabau dan yang diharapkan oleh anak-kemenakan dan masyarakat yang membesarkannya, dan akan bertemulah kehendak pepatah adat :
               Kamanakan manyambah lahia
               Mamak manyambah batin

Dengan mengamalkan secara sunguh-sunguh martabat seorang penghulu yang enam macam itu, terjauhilah seorang penghulu dari sifat-sifat yang sangat dibenci oleh ajaran adat, begitupun  oleh pencipta adat Minangkabau, yakni ninik Dt. Parpatiah nan Sabatang dan Dt. Katumangguangan.
                Nak cincin galang lah buliah
                Nak ulam pucuak manjulai
                Nak aia pincuran tabik
                Sumua dikali aia datang
                Dek licin kilek lah tibo
                Dek kilek cayo lah datang
                Ka jadi sasi bungo jo daun
                Adat bajalan sandirinyo

                Bumi sangang padi manjadi
                Padi kuniang jaguang maupiah
                Taranak bakambang biak
                Anak buah sanang santoso

Disadur Oleh : Erwin Moechtar

Sumber : Buletin Sungai Puar  16 Agustus 1986

 

Komentar

Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar.
Silahkan login atau daftar.

Powered by AkoComment 2.0!

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Member Area
Radio Online Minang Pendengar: 2 dari 50 (2 Unik)
Peak: 25
Server Status: Online
Bitrate: 24 Kbps
Sedang Di putar: Sisi Lilin - AVSEQ10

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Situs Terbaik
Member
 Cimbuak.net | Minangkabau Community Portal Groups Online
 Anggota ( 12 ) Anggota 12
 Tamu ( 3 ) Tamu 3
  Total  15
 Angoota ( 7,173 ) Angoota  7,173


Statistik
Agg Baru  anwal
Hari Ini 6
Minggu Ini 95
Bulan Ini 406
Tahun ini 3,044
Online Sekarang
Online Sekarang
Saat ini ada 3 pengunjung dan 12 anggota yang online
User Terbaru

anwal

Terdaftar pada
2008-07-05 12:08:47

Pengunjung: 3476285