|
Local Partners Partner Lokal McDonald`s Indonesia Pada saat pertama kali beroperasi, McDonald`s Indonesia hanya menggunakan 15% bahan baku lokal. Dan hanya dalam waktu 5 tahun, komposisinya berubah menjadi 85% bahan baku lokal dan sisanya impor.
Salah satu mitra lokal McDonald`s Indonesia adalah produsen patung ronal McDonald. Siapa sangka di balik sosok patung Ronald McDonald yang menyambut tamu dengan senyum cerianya, ternyata ada sepenggal cerita sukses dari seorang pematung asal Yogyakarta.
Herry Maizul (38), namanya. Meski cacat kaki dan jari tangan, pemuda kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat ini pantang untuk menyerah begitu saja.
Kisah itu berawal saat pematung lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) mengikuti pameran patung di Purnabudaya Yogyakarta. Sebuah karyanya berupa patung perunggu di beli oleh pemilik McDonald's Indonesia, Bambang N. Rachmadi. Namun dengan perjanjian Herry harus mengantarkan ke Jakarta. Saat mengantarkan patung itulah, dia ditawari membuat patung Ronald McDonald.
Herry pun menyanggupi tawaran itu. Apalagi Bambang memberi janji bahwa bila gagal akan tetap diganti biayanya. Sukses membuat patung pertama, McDonald's Indonesia belakangan kemudian memesan patung buatannya. Pesanannya tak tanggung-tanggung mencapai 100 buah.
Kini Herry tinggal menuai hasilnya. Berbagai pesanan patung terus mengalir, termasuk dari pengusaha asing. Bahkan sejak akhir tahun 2001, patung karyanya sudah melanglang buana ke Hongkong, Australia, Italy, Malaysia, Cina dan Arab.
Kisah ini hanya salah satu dari upaya McDonald's Indonesia untuk mempercayakan serta mengembangkan mitra-mitra lokalnya, melalui standar yang telah ditetapkan McDonald's Indonesia menuju ke pasar Internasional.
Untuk memasok kebutuhannya, McDonald`s Indonesia tidak pernah menjadi pemasok untuk dirinya sendiri, melainkan menyerahkan pasokan bahan baku kepada pihak lain. Adapun McDonald`s Indonesia hanya berkonsentrasi pada satu bidang bisnis yakni restoran http://www.mcdonalds.co.id/inside/local_partner.asp
Trackback(0)
|