Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Nan babarih nan dipahek
Nan baukua nan di kabuang
Jalan luruih nan ditampuah
Labuah Pasa nan dituruik
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Intuisi [3] : Pola2 Nyolowadhi PDF Print E-mail
Written by S. Brotosumarto   
Tuesday, 07 December 2004
Sori, paragrap ini agak mumet tetapi ini pengetahuan fundamental tentang intuisi
 
Deret  : 103, 4, 99, 114, 6, 108, 125, 8, 117, 136, 9, 127, 147, 12, 135, x, y, z
Gemblong tiba2 tahu tanpa tahu bagaimana ia memperoleh pengetahuan bahwa x, y, z = 158, 14, 144
 
Menurut Poincaré (matematikus), Gemblong 'menemukan' dan sekarang ia harus membuktikan dengan logika bahwa temuannya benar. Kita simak kembali deret itu 
 

 
Langkah I
Deret  : [103], 4, 99, [114], 6, 108, [125], 8, 117, [136], 9, 127, [147], 12, 135, x, y, z
 
Kita pisahkan deret yang bertanda [] : 103, 114, 125, 136, 147
Jika deret ini kita tandai, hasilnya 1(0){3}, 1(1){4}, 1(2){6}, 1(4){7}
Yang tanpa tanda kurung : 1, 1, 1, 1, ….
Yang bertanda () : 0, 1, 2, 3, 4, ……
Yang bertanda {} : 3, 4, 5, 6, 7, …
Jika demikian x = 1(5){8} atau 158. Binggo !
 
Langkah II
Deret  : [103], 4, 99, [114], 6, 108, [125], 8, 117, [136], 9, 127, [147], 12, 135, …
Bisa ditulis [1+0+3], 4, 99, [1+1+4], 6, …. dst. Ternyata angka2 dibelakang [] adalah jumlah angka2 didepannya. Jika x = 158, maka y = 1+5+8 = 14. Binggo lagi !
 
Langkah III
Simaklah 3 angka suku pertama deret : 103, 4, 99. Ternyata 99 = 103 - 44. jadi z=x-y. z = 158 - 14 = 144. Lagi2 binggo !Gemblong, menemukan xyz melalui intuisi. Intellect has little to do, kata Einstein. Akal baru bekerja manakala Gemblong mempresentasikan temuannya kepada sejawatnya melalui analisa2 logis.
 
Dengan pongahnya Gemblong bilang - qed : quot erat demonstrandum (terbukti) xyz = 158, 14, 144.
 
Deret yang semula bagi kita tampak acak sepertinya tidak saling terkait ternyata berpola atau teratur. Antara suku2 deret ada korelasinya. Deret itu mungkin hanya bisa dipecahkan oleh sebagian kecil dari kita. Itu baru satu deret, banyak lagi deret2 yang lebih rumit keterkaitannnya antara suku yang satu dengan yang lainnya. Makin rumit deret makin sulit akal memecahkan. Dalam keadaan demikian tanpa kita sadari ada piranti lain yang mampu memecahkan, yaitu memindai pola2, yang kita namakan intuisi.
 
Ada deret x1, x2, x3, x4, x5, x6, ……. xn. Yang kita ketahui hanya x1 s/d x8 dan itupun tampak acak seolah tak ada keterkaitannya. Tiba2 ….. bum …. x16 = 28,458 misalnya. Ada pencolotan dari x9 s/d x15. Seterusnya barulah dengan akal kita membuktikan secara logis, termasuk mengisi mata rantai yang hilang yaitu x9 s/d x15. Ini yang disebut Hawkin : justify it by filling in the intermediate steps. Atau membuktikan sehingga kita bisa menyatakan quod erat demonstrandum dengan mantap.
 
Dalam kehidupan tampaknya wujud2 dan peristiwa tidak kait mengait, persis ketika kita lihat deret Gemblong yang belum terpecahkan. Akal dan indra5 kita tidak mampu menangkap keterkaitan itu tetapi intuisi kadang2 bisa.
 
Ada deret berupa foto2 : masjid, klenteng, patung Budda, gereja, gedung bank. Mana yang tak terkait ? Dengan cepat kita menyimpulkan bahwa gedung bank itu yang tidak terkait karena tidak ada sangkut pautnya dengan agama. Keliru ! Ada satu informasi yang terlewatkan atau tidak diketahui oleh si pengamat, bahwa foto2 itu karya arkitek, kecuali patung Budda.  Yang tidak berkaitan adalah patung Budda karena itu bukan gedung.
 
Seorang religius dengan cepat mengartikan gedung bank tak relevan. Seorang kontraktor atheis mengartikan patung Budda yang tak relevan. Penilaian suatu wujud tergantung latar belakang pengamat. Apa yang diyakini sebagai intuisi ternyata bukan. Itu 'wishfull thinkin', harapan atau idola sipengamat bahwa dunia ini seharusnya religius. Kemungkinan kedua, intuisinya keliru !
 
Kita sampai pada tiga kesimpulan

 

Trackback(0)
Comments (0)add comment

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 10 guests and 17 members online
Generated in 1.78784 Seconds