Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Nak kayo kuek mancari
Nak Tuah batabua urai
Nak mulie tapek-i janji
Nak Luruih rantangkan tali
Nak namo tinggakan jaso
Nak pandai kuek baraja

Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Uni Lis, Pengusaha Nasi Kapau PDF Print E-mail
Written by Admin   
Friday, 07 January 2005

28/3/2004 14:13 — Ranah Minang tak cuma terkenal dengan rumah gadang dan jam Bukittinggi serta geliat kesusastraannya.
Ada Kedai Nasi Kapau yang tak tertandingi kelezatannya dibandingkan rumah makan serupa di mana-mana.

Azan Subuh menggema. Tak cuma menjadi penanda salat, gema azan sekaligus mengawali aktivitas di rumah Yulismar di kawasan Bukittinggi, Sumatra Barat. Dua tukang masak segera menyiapkan berbagai bahan untuk beragam jenis masakan yang akan disuguhkan di Kedai Nasi Kapau milik Yulismar. Mereka memarut kelapa, meracik bumbu, sekaligus memasak atau menggoreng. Dua orang lainnya telah siap membawa hasil masakan menuju kedai di Pasar Wisata Blok a/B lantai 1, nomor 29-30, Bukittinggi.

Kedai Nasi Kapau milik Uni Lis--demikian Yulismar disapa--yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari jam gadang Bukittinggi bukan warung masakan Padang biasa. Banyak yang bilang rasa masakan di kedai yang berdiri sejak puluhan tahun silam itu berbeda. Tak heran sejak buka pukul 08.00 WIB, warung berukuran sekitar 7 x 10 meter ini selalu dijejali orang. Di hari libur, antrean bertambah panjang. Baru sekitar pukul 14.00 WIB, aneka masakan di Kedai Nasi Kapau sudah habis.

Tak sedikit pejabat dan selebritas yang pernah bertandang mencicipi sajian Uni Lis, seperti dendeng kariang, gulai tunjang, gulai ikan batalua, kalio hati, gulai ayam, rendang ayam, ayam bumbu, ayam goreng balado, atau gulai usus sapi. Pelanggan umumnya merasa kurang lengkap jika ke Bukittinggi tanpa mencicipi masakan di Kedai Nasi Kapau milik Uni Lis. Untuk melayani pelanggan, dia dibantu enam orang.

Uni Lis menuturkan Kedai Nasi Kapau-nya adalah warisan mertuanya sejak 1982. Dia bergabung di sana sejak 1973 sebagai pencuci piring. Kini, warungnya berkembang pesat dengan omzet per hari minimal Rp 2,5 juta.(SID/Aldian)

Sumber : http://www.liputan6.com/fullnews/75061.html
Trackback(0)
Comments (2)add comment

seto said:

kalau dijakarta dimana bisa menikmati nasi kapau spt uni lis ???
 
report abuse
vote down
vote up
May 30, 2006
Votes: +0

dewis said:

Di Jakarta ndak buka cabang uni Lis bantuaknyo doh, nasi kapau lain di matraman Senen ditapi jalan sambuah.
 
report abuse
vote down
vote up
June 01, 2006
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Last Updated ( Friday, 07 January 2005 )
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 28 guests and 15 members online
Generated in 0.42074 Seconds