Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Bajalan ba nan tuo
Balatia ba nakhodo
Bakato ba nan pandai
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Merisaukan, Generasi Muda Minang Tak Kenal Adat dan Budaya PDF Print E-mail
Written by Yurnaldi (Kompas)   
Thursday, 24 March 2005
Padang,  Adat dan budaya Minang ke depan dalam tantangan dan bahaya. Sebab, banyak generasi muda sebagai generasi pelanjut dewasa ini kurang mengenal, bahkan tak kenal lagi dengan adat dan budayanya. Budaya Minang dianggap tak lebih hebat dari budaya suku bangsa lain. Padahal, kalau mereka selami, adat dan budaya Minang bisa menjadi perisai diri dan sekaligus perisai agama. Makanya filosofi hidup orang Minang berbunyi adat basandi Syara', Syara' basandi Kitabullah.

Kerisauan itu dikemukakan Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat dan Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat H Kamardi Rais Datuk Panjang Simulie, Jumat (18/2) ketika berbincang-bincang dengan Kompas di Padang.
"Betul, etnis Minang suku yang paling cepat berubah karena filosofinya antara lain di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Namun, adat dan budaya Minang jangan diabaikan, apalagi dilupakan. Karena benteng diri dan benteng agama," katanya.
Ia menjelaskan, kerisauan yang kini semakin mencemaskan itu, tatkala, misalnya, melihat perilaku generasi muda kini yang begitu longgar, misalnya, memakai pakaian ketat dan tampak pusar, tidak bisa berbahasa Minang. Ada pula yang berpandangan, dan seolah itu suatu kebenaran, bahwa perempuan Minang cenderung berselingkuh, kebebasan seksual yang luas, dan promiskuitas.
"Ini sudah tidak benar lagi dan perlu diluruskan. Adat Minang adalah adat islami dengan filosofi adat basandi Syara', Syara' basandi Kitabullah. Bahkan, untuk membentengi diri dari perbuatan yang keji itu, maka dalam norma adat dan budaya Minang ada yang dinamakan Sumbang 12, seperti sumbang duduk, sumbang tegak, sumbang tanya, sumbang jawab, sumbang berpakaian, dan sumbang diam," ujarnya menambahkan.
Apa maksudnya sumbang duduk? Sumbang duduk artinya bila seorang perempuan Minang duduk, harus merapatkan lutut. "Supaya bareh jan taserak (beras jangan terserak) di bawah," katanya dengan bahasa kias.
Hanya saja, kata Datuk Simulie, kini kondisinya mulai merisaukan karena adanya "serangan gencar" dari luar sebagai dampak globalisasi. Ini diperparah lagi karena ajaran adat tak lagi diajarkan dan dipraktikkan para orangtua.
Sebenarnya, menurut Datuk P Simulie, dengan kembalinya ke sistem pemerintahan nagari di Sumbar, diharapkan ada perubahan, setidak-tidaknya pemahaman adat dan budaya itu. Namun, dalam praktiknya hidup ber-nagari belum berubah, kecuali yang berubah itu sistem pemerintahan nagarinya. (NAL)
Sumber : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0502/19/sumbagut/1567490.htm

 

Trackback(0)
Comments (5)add comment

aawaarah said:

Saya heran mengapa selalu dikatakan adat basandi Syara', Syara' basandi Kitabullah?
Jelas-jelas adat Minang itu matriakat, hartapusako diwariskan ke anak perempuan. Sedangkan agama Islam itu Patriakat. Apa semua orang Minang itu buta nggak ngeliat fakta yang begitu nyata?
 
report abuse
vote down
vote up
April 12, 2005
Votes: +0

orangminang said:

Iyo sabana batua tuh... kini di Maninjau dakek pasa Maninjau...pagi-pagi ambo lah mandanga lagu Rolling Stone diputa kareh-kareh sabana mairuak...!!! umumnya anak-anak kos nan basikolah di SMA Maninjau...tapi itulah cerminan bahwa kini ko anak mudu awak lah banyak kebarat-baratan dek karano banyak urang bule ilia-mudiak di Maninjau ko...!!!?
 
report abuse
vote down
vote up
April 13, 2005
Votes: +0

pouls said:

Risau, Cameh, Takuik...bak raso2 ka pupuih Adaik Istiadaik Minang ko lah acok di lewa-gan, tapi solusi-nyo ba a nan rancak alun nampak lai. Ambo ma usulgan baa nyo kalau
di muloi jo pembenahan bahaso spt. menerap kan Perda ttg Namo2 Tampaik jo Nagari sa-caro Konsisten jo Konsekwen, Ma ajagan ba-
haso Minangkabau di tingk. SD jo SMP dan mungkin Adaik Istiadaik jo Falsafah Minang di Tingk. SLTA jo Perg. Tinggi.
 
report abuse
vote down
vote up
April 15, 2005
Votes: +0

gariang said:

Saya rasa isu yang ditimbulkan adalah isu perjuangan generasi, saya masih ingat waktu saya muda dulupun orang tua-tua mengatakan urang mudo kini susah tidak beradat, itu 40 tahun yang lalu. Sebenarnya yang jadi isu adalah "generasi tua yang sudah tidak sedar diri". Soalannya, dari mana yang muda-muda belajar ke karaoke, kalau bukan fasilitasnya disediakan oleh yang tua ?, dari mana yang muda tahu pakai baju nampak pusar itu satu trend ? kalau bukan dari tivi yang dimiliki oleh orang tua menyiarkannya dan soalan saya ini boleh dipanjangkan dalam seluruh sektor. Maka isu sebenarnya adalah bagaimana meluruskan kembali orang tua-tua bangka yang sedang menggiring orang muda ke neraka. Disini wacana mesti diadakan, bukan membincangkan orang muda tapi memperkatakan orang tua. Sorry, kok ado nan talangga katiko naik, kok ado nan tagisia katiko turun null
 
report abuse
vote down
vote up
August 10, 2006
Votes: +0

Pandu Pranawijaya said:

Justru sangat kenal adat dan budaya, hanya saja yang sepaham dengan ketua LKAAM untuk anak muda hanya sedikit, selebihnya kami ingin ABS SBK dijalankan sesuai dengan syariat Islam, bukankah Imam Bonjol salah satu pelopor dalam penegakkan Syariat Islam di Minangkabau ???
 
report abuse
vote down
vote up
September 10, 2007
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 9 guests and 12 members online
Generated in 0.45223 Seconds