|
Pituah |
Tungku nan tigo sajarangan Patamo banamo alua patuik Kaduo banamo anggo tanggo Katigo banamo raso pareso |
|
|
Written by Admin
|
|
Saturday, 30 July 2005 |
|
 The Acesia Newsletter No. 05
1. a R T I C L E S
LOMPATAN SI BELALANG
Di suatu hutan, hiduplah seekor belalang muda yang cerdik. Belalang muda ini adalah belalang yang lompatannya paling tinggi diantara sesama belalang yang lainnya. Belalang muda ini sangat membanggakan kemampuan lompatannya ini. Sehari-harinya belalang tersebut melompat dari atas tanah ke dahan-dahan pohon yang tinggi, dan kemudian makan daun-daunan yang ada di atas pohon tersebut. Dari atas pohon tersebut belalang dapat melihat satu desa di kejauhan yang kelihatannya indah dan sejuk. Timbul satu keinginan di dalam hatinya untuk suatu saat dapat pergi kesana.
Suatu hari, saat yang dinantikan itu tibalah. Teman setianya, seekor burung merpati, mengajaknya untuk terbang dan pergi ke desa tersebut.
Dengan semangat yang meluap-luap, kedua binatang itu pergi bersama ke desa tersebut. Setelah mendarat mereka mulai berjalan-2 melihat keindahan desa itu. Akhirnya mereka sampai di suatu taman yang indah berpagar tinggi, yang dijaga oleh seekor anjing besar. Belalang itu bertanya kepada anjing, . Siapakah kamu, dan apa yang kamu lakukan disini ?. .Aku adalah anjing penjaga taman ini. Aku dipilih oleh majikanku karena aku adalah anjing terbaik di desa ini. jawab anjing dengan sombongnya. Mendengar perkataan si anjing, panaslah hati belalang muda. Dia lalu berkata lagi .Hmm, tidak semua binatang bisa kau kalahkan. Aku menantangmu untuk membuktikan bahwa aku bisa mengalahkanmu. Aku menantangmu untuk bertanding melompat, siapakah yang paling tinggi diantara kita.. .Baik., jawab si anjing. .Di depan sana ada pagar yang tinggi. Mari kita bertanding, siapakah yang bias melompati pagar tersebut..
Keduanya lalu berbarengan menuju ke pagar tersebut. Kesempatan pertama adalah si anjing. Setelah mengambil ancang-ancang, anjing itu lalu berlari dengan kencang, melompat, dan berhasil melompati pagar yang setinggi orang dewasa tersebut tersebut. Kesempatan berikutnya adalah si belalang muda. Dengan sekuat tenaga belalang tersebut melompat. Namun ternyata kekuatan lompatannya hanya mencapai tiga perempat tinggi pagar tersebut, dan kemudian belalang itu jatuh kembali ke tempatnya semula. Dia lalu mencoba melompat lagi dan melompat lagi, namun ternyata gagal pula. Si anjing lalu menghampiri belalang dan sambil tertawa berkata ,.Nah belalang, apa lagi yang mau kamu katakan sekarang ? Kamu sudah kalah..
.Belum., jawab si belalang. .Tantangan pertama tadi kamu yang menentukan.
Beranikah kamu sekarang jika saya yang menentukan tantangan kedua ?.
.Apapun tantangan itu, aku siap . tukas si anjing. Belalang lalu berkata lagi,.Tantangan kedua ini sederhana saja. Kita berlomba melompat di tempat.
Pemenangnya akan diukur bukan dari seberapa tinggi dia melompat, dari diukur dari lompatan yang dilakukan tersebut berapa kali tinggi tubuhnya..
Anjing kembali yang mencoba pertama kali. Dari hasil lompatannya, ternyata anjing berhasil melompat setinggi empat kali tinggi tubuhnya.
Berikutnya adalah giliran si belalang. Lompatan belalang hanya setinggi setengah dari lompatan anjing, namun ketinggian lompatan tersebut ternyata setara dengan empat puluh kali tinggi tubuhnya. Dan belalang pun menjadi pemenang untuk lomba yang kedua ini. Kali ini anjing menghampiri belalang dengan rasa kagum. . Hebat. Kamu menjadi pemenang untuk perlombaan kedua ini. Tapi pemenangnya belum ada. Kita masih harus mengadakan lomba ketiga., kata si anjing. .Tidak perlu., jawab si belalang. .Karena pada dasarnya pemenang dari setiap perlombaan yang kita adakan adalah mereka yang menentukan standard perlombaannya. Pada saat lomba pertama kamu yang menentukan standard perlombaannya dan kamu yang menang. Demikian pula lomba kedua saya yang menentukan, saya pula yang menang. INTINYA
ADALAH, KAMU DAN SAYA MEMPUNYAI POTENSI DAN STANDARD YANG BERBEDA TENTANG KEMENANGAN. ADALAH TIDAK BIJAKSANA MEMBANDINGKAN POTENSI KITA DENGAN YANG LAIN. KEMENANGAN SEJATI ADALAH KETIKA DENGAN POTENSI YANG KAMU MILIKI, KAMU BISA MELAMPAUI STANDARD DIRIMU SENDIRI".
Sonny V. Sutedjo
- Moderator -
2. R E F L E C T I O N
_
Rekan-2 The Acesia, seberapakah tinggikah anda .melompat. ?
Dalam kehidupan, seringkali tanpa sadar kita mencoba membandingkan
kemajuan dan perkembangan diri kita dengan standard orang lain. Dan
seringkali lebih banyak kekecewaan daripada kebahagiaan yang didapat.
Mengapa ? Karena kita masing-2 dilahirkan dengan potensi yang berbeda, dengan bakat yang berbeda, dalam lingkungan yang berbeda, dan cara pandang yang berbeda tentang kehidupan.
Cara yang tepat untuk mengukur seberapa jauh diri kita telah berkembang dan maju, adalah membandingkan diri kita saat ini dengan diri kita dimasa lalu. Apakah anda hari ini lebih kaya dibanding setahun yang lalu ?
Apakah anda hari ini lebih bisa mengontrol emosi dibanding bulan lalu ?
Apakah anda hari ini lebih sehat dibanding kemarin ? Apakah anda hari ini lebih bijaksana dibanding setahun yang lalu ?
Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain, namun kemenangan atas diri sendiri. Buat diri anda hari ini selalu lebih baik dari hari kemarin.
Fitria
- Moderator -
Â
Â
Â
3. P E R S O N A L D E V E L O P M E N T T I P S
START YOUR ‘BAD DECISION’ TODAY
Adnan Khasogi, yang termasuk salah satu orang paling kaya di dunia, pernah ditanya oleh wartawan tentang rahasia suksesnya.
Adnan menjawab .Good Decision, Good Decision, and Good Decision.. Wartawan itu lalu bertanya lagi, apa yang menyebabkan dia bias membuat keputusan yang tepat tersebut. Adnan menjawab. Experiences, Experiences, and Experiences.. Wartawan itu masih penasaran, dan bertanya, hal apa yang menyebabkan Adnan mempunyai pengalaman. Adnan menjawab .Bad Decision, Bad Decision, and Bad Decision..
Apa yang dikatakan oleh Adnan Khasogi diatas menunjukkan bahwa kesuksesan yang diraihnya saat ini adalah hasil dari kesalahan-2 tindakan yang pernah dia lakukan sebelumnya, proses belajar dari kesalahan-2 tersebut menjadi suatu pengalaman, dan pengulangan tindakan menjadi lebih baik. Kita selama ini selalu berpendapat, bahwa pengalaman adalah guru yang paling baik. Tapi banyak orang yang keliru menafsirkan definisi dari pengalaman itu sendiri. Jika dalam kehidupan anda pernah patah hati misalnya, apakah itu suatu pengalaman ? Kalau patah hati itu membuat kehidupan anda menjadi
suram, dunia terasa hampa, dan anda menjadi enggan untuk berbincang dengan orang lain, itu bukanlah pengalaman. Itu lebih tepat disebut tragedi.
Namun jika anda mau melihat lebih dalam, apa yang salah dari hubungan anda, dan belajar untuk tidak mengulanginya lagi lain kali, itulah pengalaman.
PENGALAMAN ITU BUKAN APA YANG TERJADI PADA KEHIDUPAN KITA, NAMUN APA YANG KITA LAKUKAN KETIKA ADA SESUATUÂ YANG TERJADI DALAM KEHIDUPAN KITA
Ada sebagian orang yang ingin jalan pintas di dalam hidupnya, dimana mereka ingin langsung membuat . good decision. dalam setiap langkahnya.
Mereka ingin melompati tahapan . experiences. dan .bad decision.. Karena ingin langsung sempurna, langsung sekali jadi, maka mereka membuat banyak sekali analisa dari berbagai sisi. Satu halangan kecil bisa membuat mereka menunda membuat .good decision. tersebut. Pada akhirnya, .good decision. itu tidak akan pernah dibuat, karena waktu mereka habis untuk selalu melakukananalisa dan analisa. Coba amati di lingkungan sekitar kita. Adakah rekan anda, kerabat atau kolega bisnis yang seperti itu ? Lima tahun yang lalu mungkin mereka pernah mengatakan akan menjadi seorang wirausaha. Tapi sampai hari ini keinginan itu tetap sebuah keinginan. Mereka akan berkata bahwa ada hal-2 yang menghalangi niat mereka, apakah itu pasar yang lagi sepi, harga bahan baku yang mahal, krisis moneter, dollar lagi tinggi, dsb. Tapi sebenarnya bukan itu yang menghalangi mereka. Halangan mereka yang utama adalah mereka takut bila ternyata .good decision. yang mereka buat ternyata sebuah .bad decision..
Sebenarnya apakah yang menakutkan dari membuat sebuah .bad
decision. ? Sebenarnya . bad decision. hanyalah sebuah proses, dan tidak final sifatnya. Proses ini akan menjadi kesalahan jika kita keliru mempersepsikannya serta memberikan respon yang keliru. Dan kesalahan akan menjadi kegagalan jika kita terus menerus memberikan respon yang keliru terhadapnya. Karena sesungguhnya, jalan menuju kesuksesan pasti melewati suatu kegagalan.
ORANG-ORANG SUKSES ADALAH MEREKA YANG BERANI MEMBUAT ‘BAD DECISION’, MEMPELAJARINYA MENJADI SUATU PELAJARAN, MEMPERBAIKI KEPUTUSAN MEREKA DAN MELAKUKAN DENGAN CARA YANG BERBEDA.
Sukses untuk anda !
Sonny V. Sutedjo
- Moderator -
4. M O T I V A T I O N A L Q U O T E S
Ineff ffec ective people li live day aft fter day with unu unused p d potential. They experience ce synergy o gy only in small ll, periph pheral ways in their li lives. But creative e e experiences can be produce ced regularly, consist stently, almost st dail ily in people's li lives. It requires enormous personal sec ecurity and openn nness and a spirit of adv dventure
- Stephen Covey -
Live all ll yo you can; i ; it's a mistake not t t to. It doesn't s t so much matt tter what you do in particular, so long as you have yo your li life. If yo you haven't had that, what have yo you had ?
- Hendry James -
Find a purpose in li life so big it will ill chall llenge e e every capacity to be at yo your best st.
- David O. McKay -
When we are motivated by g y goals t s that have dee eep meaning, by dreams t s that need completion, by pure love that nee eeds express ssing, then we truly li live our real li life
- Greg Anderson -
People c e can't li live with change if t f there's not a changeless ss core inside them. The key to the ab abili ility to change is a changeless sense of who yo o you are, what you are ab about and what yo you value
- Stephen Covey -
Yest sterday is not yo yours t s to rec ecover. But t t tomm mmorow is yo your to win
- Sonny V. Sutedjo . T
The tragedy o y of li life doesn't li lie in not reaching yo your go goal. The tragedy lies in having no go o goals t s to reach
- Benjamin Mays .
5. T E S T Y O U R P E R S O N A L I T Y
THE FAILURE TEST
eberapa jauh anda memahami arti kegagalan dalam hidup anda ?
Apakah kegagalan anda dalam menjalankan sesuatu membuat anda takut dan tidak berani mencoba lagi, atau justru semakin memotivasi anda untuk belajar dari kegagalan tersebut dan berani bangkit ?
Temukan jawabannya di dalam Failure Test ini. Test ini dibuat oleh Dr. John Maxwell untuk mengukur sampai seberapa jauh anda berani gagal, lengkap dengan segala penjelasannya. Failure Test ini dapat diakses di situs www.failingforward.com
Failure Test ini merupakan bagian pelengkap dari buku John Maxwell
"FAILING FORWARD : Mengubah Kegagalan Menjadi Batu Loncatan".
Buku tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Silahkan dapatkan bukunya dan akses situsnya agar anda dapat belajar lebih mendalam arti kegagalan dan bagaimana menyikapinya.
Sumber Milis The Acesia
Trackback(0)
|
|
Last Updated ( Saturday, 30 July 2005 )
|
|
|
Yayasan Palanta Cimbuak |
 Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko |
|
Donasi Terakhir |

| Dari | Jumlah | | Harmailis | Rp. 200.007,-- | | Ajo Duta / Mak Uncu | Rp. 1.000.000,-- | | Inyiak Jangkuang | Rp. 56.789,-- | | Dave, Melbourne | Rp. 300.000,-- | Balance Sementara
| Rp. 1.116.796,-- | |
|
Online Sekarang |
|
We have 16 guests and 20 members online |
|