|
TEMPO Interaktif, Padang:Delapan pelukis Sumatera Barat menghibahkan 14 lukisan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dipajang di Bandara Internasional Minangkabau. Lukisan-lukisan tersebut diserahkan kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Marlis Rahman, rabu (24/8).
Ke-14 lukisan yang bertema alam dan budaya Minangkabau itu akan dipajang di ruang tunggu Bandara Internasional Minangkabau menjelang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (24/8). Ke-14 pelukis adalah Armansyah Nizar, Dwi Augustyono, Hendra Sardi, Herisman Tojes, Idran Wakidi, Nazar Ismail, Rahmat Wartira, Ramli Aziz, dan Yasrul Sami Batubara.
Yasrul Sami, salah seorang pelukis, mengatakan tujuan para pelukis menghibahkan karyanya ke bandara, selain untuk memperindah bandara internasional itu, juga untuk meningkatkan apresiasi seni pejabat pemerintah dan masyarakat.
"Juga agar pemerintah lebih memperhatikan seniman, sebab hingga kini gedung untuk pameran lukisan saja tidak ada yang memadai di Sumatera Barat," kata alumnus Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) itu.
Lukisan-lukisan yang dihibahkan adalah lukisan realis dan surealis tentang Minangkabau. Lukisan realis di antaranya "Maanta marapulai" (Mengantar Pengantin Pria) dan "Perkampungan Minang" karya Armansyah Nizar. Sedangkan lukisan surealis di antaranya "Keseimbangan" karya Herisman Toejes.
Febrianti
Rabu, 24 Agustus 2005 | 13:19 WIB
Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/sumatera/2005/08/24/brk,20050824-65671,id.html Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |