|
1. ARTICLES SULAP SI GADIS BUTA Temanku Whit adalah seorang pesulap profesional, dan ia disewa sebuah restoran di Los Angeles untuk bermain sulap tiap sore untuk menghibur pengunjung restoran sementara mereka makan. Suatu sore ia menghampiri sebuah keluarga, dan setelah memperkenalkan diri,ia mengeluarkan setumpuk kartu dan mulai beraksi. Ketika berhadapan dengan seorang gadis kecil yang duduk di meja tersebut, ia diberitahu bahwa Wendy, anak tersebut, adalah seorang gadis buta.
Whit menyahut,"Tak apa-apa. Kalau dia mau, saya ingin mencoba suatu tipuan sulap." Sambil berbalik pada si anak, Whit berkata, "Wendy, kamu mau membantu saya melakukan tipuan ini?" Sambil malu-malu, Wendy mengangkat bahu dan berkata,"Mau" Whit duduk di kursi di seberang Wendy, lalu berkata, "Saya akan menunjukkan sebuah kartu, Wendy, dan kartunya bisa berwarna merah dan hitam. Saya ingin kamu menggunakan kekuatan batinmu dan mengatakan apa warna kartu itu, merah atau hitam. Mengerti kan?" Wendy mengangguk. Whit menunjukkan kartu raja keriting dan berkata,"Wendy, ini kartu merah atau kartu hitam?" Sesaat kemudiaan, si anak buta menyahut,"Hitam". Keluarga itu tersenyum. Whit mengangkat kartu tujuh hati dan berkata,"Ini kartu merah atau kartu hitam?" Wendy berkata,"merah" Lalu Whit mengangkat kartu ketiga, tiga wajik dan berkata,"merah atau hitam ?" Tanpa ragu-ragu, Wendy berkata,"merah !". Keluarganya tertawa dengan gugup. Whit mengangkat tiga kartu lagi dan Wendy menebak ketiganya dengan benar ! Keluarganya hampir tak percaya betapa jitu tebakannya. Pada kartu ketujuh, Whit mengangkat lima hati dan berkata,"Wendy, saya ingin kamu menebak nilai dan jenis kartu ini. apakah hati, wajik, keriting atau daun." Sejenak kemudian, Wendy menyahut dengan yakin, "kartunya lima hati" Keluarganya menghembuskan napas yang tertahan. Mereka tercengang ! Ayahnya menanyakan pada Whit apakah dia menggunakan tipuan atau sulap sungguhan. Whit menyahut, "Bapak harus tanya sendiri pada Wendy" Si ayah berkata,"Wendy, bagaimana caranya ?" Wendy tersenyum dan berkata. "Sulap!". Whit berjabatan tangan dengan seluruh keluarga, memeluk Wendy, meninggalkan kartu namanya, lalu mengucapkan salam perpisahan. Jelas ia telah menciptakan saat gaib yang tak kan pernah terlupakan oleh keluarga itu. Pertanyaannya, tentu, bagaimana Wendy tahu warna kartu itu ? karena Whit belum pernah bertemu Wendy sebelum peristiwa di restoran itu, ia tentu tak bisa memberi tahu sebelumnya kapan ia akan mengeluarkan kartu merah atau kartu hitam. dan karena Wendy buta, tak mungkin ia bisa melihat warna atau nilai kartu saat Whit menunjukkannya. jadi bagaimana caranya ? Whit mampu menciptakan mukjijat sekali seumur hidup ini dengan menggunakan kode rahasia dan berpikir cepat. Pada awal kariernya, Whit menciptakan kode kaki untuk menyampaikan informasi kepada orang lain tanpa kata2. Ia belum sempat menggunakan kode itu sampai peristiwa di restoran itu. Saat Whit duduk di seberang Wendy dan berkata," Saya akan menunjukkan sebuah kartu, Wendy, dan kartunya bisa merah atau hitam," ia mengetuk kaki Wendy (di bawah kaki meja) sekali saat ia berkata "merah" dan dua kali saat ia mengatakan "hitam" Untuk meyakinkan bahwa Wendy mengerti, ia mengulang tanda rahasia itu dengan berkata, "Saya ingin kamu menggunakan kekuatan batinmu dan katakan, apa warna kartu itu, merah (tuk) atau hitam (tuk tuk). Kamu mengerti?" Waktu Wendy mengangguk, ia tahu bahwa Wendy sudah mengerti kodenya dan mau ikut bermain. Keluarganya menganggap waktu Whit bertanya apakah Wendy "mengerti," dia merujuk perintah lisannya. Bagaimana ia memberitahu kartu lima hati pada Wendy ? Sederhana. Ia mengetuk kaki Wendy lima kali untuk memberitahu bahwa kartunya bernilai lima. Waktu ia menanyakan apakah kartunya hati, daun, keriting atau wajik, ia memberitahu jenisnya dengan mengetuk kaki Wendy pada saat ia mengatakan "hati" Sulap atau keajaiban sesungguhnya dari cerita ini adalah efeknya pada Wendy. PERISTIWA ITU BUKAN HANYA MEMBERINYA KESEMPATAN UNTUK BERSINAR SEJENAK DAN MERASA ISTIMEWA DI DEPAN KELUARGANYA, TAPI JUGA MEMBUATNYA MENJADI SEORANG BINTANG DI RUMAH. DIA YANG SELAMA INI MERASA MENJADI BEBAN DALAM KELUARGANYA, KINI MERASA SEJAJAR DENGAN MEREKA KARENA PERISTIWA ITU. Beberapa bulan setelah kejadian itu, Whit menerima sebuah paket dari Wendy. Isinya satu set kartu Braille, bersama sepucuk surat. Di dalam surat itu, Wendy berterima kasih karena Whit telah membuatnya merasa istimewa, dan menolongnya "melihat" untuk beberapa saat. WALAUPUN HINGGA SAAT ITU WENDY TETAP TIDAK BISA MELIHAT, NAMUN SULAP WHIT TELAH MENUMBUHKAN KEPERCAYAN DIRINYA YANG SELAMA INI HILANG. Wendy menutup isi suratnya dengan berkata bahwa ia ingin Whit menerima kartu braille tersebut supaya ia bisa memikirkan sulap lain untuk orang buta. Dikutip dari Chicken Soup for The Soul - Michael Jeffreys - 2. R E F L E C T I O N Rekan-2 sekalian, seringkali dalam kehidupan kita berjumpa dengan orang lain yang sedang menderita atau menghadapi suatu masalah. Mungkin itu rekan kita, saudara kita, kolega kita, teman kantor, tetangga kita, atau mungkin orang yang tidak kita kenal. Suatu saat mungkin kita mampu membantu mereka untuk menyelesaikan masalahnya. Tapi sebagai manusia biasa, ada kalanya keterbatasan menghambat kita untuk membantu mereka. Keterbatasan karena waktu, keterbatasan kemampuan, keterbatasan karena tempat, keterbatasan pengetahuan, atau karena keterbatasan kebijakan kita yang kadang belum memadai untuk membantu mereka. Tapi dengan segala keterbatasan kita tersebut, kita sebenarnya masih memiliki kemampuan untuk memahami, untuk mendengarkan, untuk mengerti, untuk memberikan semangat, untuk memberikan harapan kepada mereka yang sedang menghadapi masalah. Sama seperti cerita diatas, Whit tidak mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan Wendy yang tidak bisa melihat, namun dengan kemampuannya yang ada, Whit mampu membuat semangat Wendy tumbuh kembali dan hidup lebih baik. Teman, marilah kita berusaha menumbuhkan sikap untuk membantu setiap orang di sekeliling kita dengan segala kemampuan yang ada pada kita. Tumbuhkan harapan mereka, bahwa mereka mempunyai kemampuan untuk bertahan dan tetap maju dalam mengarungi kehidupan ini. Dan teman, adalah suatu hal yang indah bisa membuat orang lain tersenyum kembali karena kita membantu mereka tersenyum. Fitria - Moderator - 3. P E R S O N a L D E V E L O P M E N T T I P S MAXIMIZE YOUR TIME ! Mulai hari ini, cobalah anda mengamati situasi di kantor anda. Semua orang tampak bekerja maksimal di depan computernya masing-masing. Mungkin ada satu dua orang yang kelihatan sedikit bermalas-malasan, tapi setidaknya mereka semua akan bekerja giat kembali jika sedang ada boss di kantor. Kalau memang semua orang di kantor anda bekerja 100 %, sama-sama bekerja 8 jam sehari, mengapa ada teman anda yang prestasinya luar biasa, juga ada yang biasabiasa saja ? Mengapa ada seorang agen asuransi yang bisa mencapai target penjualan, sementara yang lainnya dibawah target, padahal mereka semua setiap hari sama-sama melakukan prospecting ? Mengapa ada karyawan yang cepat naik jabatan, sementara yang lainnya tidak naik-naik ? Quotes berikut ini adalah rahasianya : “WHAT YOU DO FROM NINE TO FIVE WILL MAKE YOU SURVIVE. BUT WHAT YOU DO FROM FIVE TO NINE WILL MAKE YOU SUCCESS !”. Artinya, apa yang kita kerjakan di kantor mulai pukul sembilan pagi hingga pukul lima sore hanya akan membuat kita bertahan dalam kehidupan yang sama setiap saat. Tapi sebenarnya apa yang kita kerjakan sejak pukul lima sore hingga pukul sembilan pagi itulah yang menentukan kesuksesan dalam hidup kita. Karena waktu 9 to 5 adalah kegiatan kerja kita yang regular, yang teratur, dan sifatnya tetap. Bagi anda yang bekerja sebagai karyawan, kontrol waktu anda dipegang perusahaan. Sedangkan waktu 5 to 9 sifatnya sangat fleksibel, dimana anda punya kebebasan untuk mengisinya sekehendak hati anda dan 100 % anda yang mengontrol waktunya. Banyak para profesional saat ini yang menyukai system “TENG-GO”, yaitu pada saat jarum jam menunjukkan pukul lima sore dan “TENG” (berbunyi), maka mereka secepat mungkin akan “GO” (pulang). Mereka menganggap itulah kebebasan yang mereka tunggu sejak pagi. System TENGGO ini tidak salah, walaupun mungkin boss anda melihat ini dengan cemberut, karena pukul lima kurang satu menit semua karyawannya sudah berbaris rapi di depan mesin absensi. Yang menjadi pertanyaan adalah apa yang anda kerjakan selepas keluar dari kantor ? Apa yang ada di pikiran anda saat itu ? Bagi mereka yang telah berkeluarga, mungkin rasa rindu untuk secepatnya bertemu dengan istri / suami dan anak anda. Bagi yang belum berkeluarga, mungkin bayangan fim-film baru di cineplex 21, jalan-2 di mall, bersantai di café, bertemu dengan kekasih anda, atau bagi yang langsung pulang, mungkin membayangkan dengan sebal kemacetan yang bakal dijalani di jalan. Hal-hal inipun juga tidak salah. Hanya masalahnya, apakah hal-2 tersebut bisa membuat anda sukses ? Harus kita akui, sebagian besar diantara kita lebih banyak yang SPENDING TIME (menghabiskan waktu) dengan hal-hal seperti diatas, dibanding INVESTING TIME (menginvestasikan waktu) untuk hal-hal yang bisa membuat hidup kita menjadi lebih baik. Bahkan mungkin ada juga diantara kita yang waktunya 100 % digunakan untuk Spending time. Orang-2 yang sukses adalah mereka yang bisa mengatur waktu mereka dengan seimbang antara menghabiskan waktu dengan menginvestasikan waktu. Kalau begitu, hal-hal apa saja yang harus kita lakukan dalam menginvestasikan waktu agar kita bisa sukses ? 1. Networking Ada satu quotes yang mengatakan “IF YOU ARE NOT NETWORKING, YOU ARE NOT WORKING”. Salah satu kunci kesuksesan kita ditentukan oleh networking. Kalau anda hidup di Jakarta misalnya, mulai dari anda berangkat dari rumah – terminal bis - perjalanan menuju kantor – bertemu dengan rekan kantor dan klien – hingga pulang kembali ke rumah – bertemu dengan tetangga – hingga anda tidur di malam hari, anda punya potensi untuk BERPAPASAN dengan rata-rata 300 orang baru setiap harinya. Berapakah dari 300 orang tersebut setiap harinya yang bisa anda ‘convert’ menjadi teman anda ? Buatlah suatu kebiasaan untuk mengenal orang baru, setidaknya satu orang baru setiap harinya. Akan lebih baik jika sambil bersantai di malam hari, anda menjalin networking dengan orangorang baru yang seide dengan anda, yang satu profesi dengan anda, atau orang yang lebih sukses daripada anda. Semakin banyak orang sukses yang anda kenal, akan semakin banyak informasi yang mengalir ke arah anda, dan informasi-2 tersebut akan banyak membantu anda menuju menuju kesuksesan. 2. Refresh Yourself Regularly Bagi anda yang saat ini sudah bekerja, masih ingatkah anda kapan terakhir kali anda belajar ? Lima tahun yang lalu ? Sepuluh tahun yang lalu ? Atau mungkin anda sudah lupa karena sudah terlalu lama. Banyak orang yang menganggap bahwa begitu kita selesai kuliah, selesai pula waktu belajarnya. Ini adalah sikap yang kurang bijaksana, karena di sekitar kita dunia berkembang begitu pesat, jika kita tidak belajar untuk mengikutinya, kita akan tertinggal jauh dengan orang lain. Cobalah untuk mempunyai sikap LIFE LONG LEARNING (belajar seumur hidup). Kata BELAJAR, bagi anda yang sudah bekerja, bisa berarti membaca majalah bisnis atau koran, mengikuti seminar, kursus atau workshop, menjadi anggota suatu mailing list, kuliah lagi, atau apapun yang anda lakukan yang bisa menambah pengetahuan anda. Kalau anda mau mencari dengan teliti, kini banyak kursus atau seminar yang diadakan malam hari. Buatlah kegiatan belajar ini menjadi suatu kebiasaan rutin anda yang regular, misalnya selalu membaca koran setiap hari, atau mengikuti seminar sebulan sekali. 3. Give more value to your career or business Salah satu hal yang dilakukan oleh orang yang sukses adalah mereka ingin selalu memberikan nilai tambah kepada apa yang mereka kerjakan, walaupun itu mungkin diluar tugas utama mereka. Sebagai contoh, apabila anda membuka sebuah toko computer misalnya, anda bukan sekedar hanya berjualan saja, tapi memberikan nilai tambah bagi customer anda. Mungkin dengan memberikan free delivery, free service dan free training, hingga diluar jam kantor, bahkan hingga malam hari. Nilai tambah yang anda berikan saat itu memang mengurangi profit anda, tapi anda menciptakan loyalitas konsumen dalam jangka panjang. Itu pulalah yang membedakan toko computer yang sukses dengan yang biasa. Dalam satu seminar karir yang pernah saya bawakan, ada satu pertanyaan yang cukup tricky tentang investing time. Pertanyaannya adalah, apakah kalau saya bekerja lembur termasuk investing time ? Jawabannya bisa tidak dan bisa ya. - TIDAK, jika kerja lembur yang anda lakukan untuk menyelesaikan tugas rutin dan regular yang memang belum selesai pada pagi harinya. Tugas lembur seperti ini masih termasuk bagian nine to five. Ada juga type karyawan ‘nakal’ yang sengaja lembur untuk mengejar jatah uang lemburan. - YA, jika sebenarnya tugas rutin anda sudah selesai pada pagi atau siang harinya. Anda bekerja lembur untuk meningkatkan produktivitas anda, untuk mencari hal-hal baru, sehingga anda tidak begitu peduli apakah kerja lembur anda ini dibayar atau tidak. Bagaimana dengan diri anda sendiri, sudahkah anda mengisi waktu five to nine anda dengan kegiatan yang produktif, yang bisa meningkatkan produktivitas kerja dan karir anda ? Buat pengaturan waktu yang seimbang antara SPENDING TIME dan INVESTING TIME, sehingga karir dan bisnis anda bisa terus menanjak, sekaligus anda tetap bisa menikmati indahnya kehidupan ini. Sukses untuk anda ! Sonny V. Sutedjo - Moderator - 4. M O T I V A T I O N A L Q U O T E S
Whenever yo you do a thing, act if all ll the world watching - Thomas Jefferson -
No man is capable of s f self-improvement if he sees no o o other model but himself - Conrado Generoso -
Being chall llenged in li life is inevitab able, being defeated is optional - Roger Crawford - What yo you do from nine to five will ill make yo you survive. But what yo you do from five to nine will ill make yo you success ! - Sonny V. Sutedjo - Don't beli lieve what yo you see ee Don't beli lieve what yo you hear Beli lieve what yo you do Then.... .... beli lieve what yo you'll ll see ee - Vika Halim -
Goo ood timber does not grow w w with ease. The st stronger the wind, the stronger the tree ees - JW Marriot -
The sec ecret of s f success ss is learning how to use pain and p d pleasure inst stead of having pain and p d pleasure use yo you. If yo you do that, yo you are in control of yo your li life. If yo you don’t, li life c e controls yo you - Anthony Robbins -
Only in men’s imagination does every truth find an eff ffective and un undeniab able e e exist stence ce. Imagination, not invention, is t s the supreme mast ster of art, as of li life - Joseph Conrad - Sumber www.the-acesia.tk
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Trackback(0)
|