|
Page 18 of 24
Baburu ka Padang Data, Dapeklah ruso balang kaki. Baguru kapalang aja, Ibaraik bungo kambang tak jadi Artinya : Berburu ke Padang Datar, Dapatlah rusa belang kaki. Berguru kepalang ajar, Ibarat bunga kembang tak jadi. Tafsir sampiran : Padang Data, adalah nama dari suatu tempat yang berupa padang dan datar, yang terletak jauh dari tempat pemukiman penduduk.Satu tempat yang dinamakan padang di Minagkabau biasanya hanya ditumbuhi oleh tumbuhan semak sebangsa alang-alang, bukanlah wilayah hutan yang ditumbuhi oleh kayu yang tinggi-tinggi. Sampiran ini mengatakan seseorang yang berburu (menangkap binatang liar) ke Padang Data itu dan mendapatkan seekor rusa yang kakinya belang. Tafsir isi pantun : Berguru kepalang ajar , menuntut ilmu yang tidak sampai selesai atau tanggung, itu ibaratnya sama dengan bunga yang hanya sampai kuncup saja, tidak sampai berkembang, atau layu sebelum berkembang. Pantun ini sebenarnya lebih banyak bersifat nasehat, yang menyatakan kalau menuntut ilmu itu haruslah sampai tuntas, sampai benar-benar selesai, mengerti dan dapat dipergunakan, sehingga ada manfaatnya. Kalau belajar itu hanya separoh jalan saja maka akan membuang-buang waktu dan energi, tak ada gunanya. Yang dimaksud dengan “kapalang aja” atau kepalang ajar dalam pantun ini, adalah terkait dengan ajaran atau pengertian, bukan soal waktu atau formalitas saja. Umpamanya seseorang yang belajar mengemudi kendaraan, maka dia harus benar-benar pandai dan mengerti membawa kendaraan itu. Tidak cukup hanya telah mendapat tanda tamat belajar dan surat izin mengemudi, tapi membawa kendaraan belum bisa. Atau ada pula yang sudah tamat sekolah secara resmi, dapat ijazah dan sebagainya, namun ternyata masih bodoh, yang ini masih tergolong kepada “kapalang aja”.
|