|
Rapat KONI Berjalan Panas * Gamawan Fauzi Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Sumbar
Padang, Padek—Rapat pengurus KONI Sumbar, kemarin berlangsung panas. Fauzi Bahar yang memangku jabatan sebagai Wakil Ketua Umum KONI Sumbar dengan lantang dan sportif menyatakan mundur. Jabatan yang sekarang diembannya secara tidak langsung dianggap Afrizal, Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sumbar bertentangan dengan AD/ART pasal 23 yang menyatakan tidak boleh adanya rangkap jabatan. Fauzi Bahar, saat ini juga tengah menjabat Ketua Umum KONI Kota Padang.
Fauzi Bahar yang juga Walikota Padang itu, usai menyatakan mundur kemudian meninggalkan kursi Wakil Ketua Umum di depan peserta rapat dan duduk bersama peserta lainnya. Tidak hanya sampai di situ, sikap sportivitas Fauzi Bahar kemudian dilanjutkan dengan permintaan kepada pimpinan rapat, Yonda Djabar yang juga Wakil Ketua Umum KONI Sumbar untuk melaksanakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Alasannya, semua peserta yang mewakili pengurus olahraga, cabang dan kabupaten/ kota hadir di ruangan tersebut.
Mengapa hanya Ketua Umum saja yang bisa diganti, kepengurusannya pun bisa diganti. Kalau sekarang diadakan Musyawarah Luar Biasa 'kan lebih menghemat waktu. Peserta kita sudah lengkap dan dihadiri oleh Pengda-Pengda di daerah, buat apa mengumpulkannya kembali nanti, kalau bisa sekarang, ujar Fauzi.
Permintaan Fauzi Bahar yang sempat disambut hangat sebagian peserta rapat ini kemudian ditanggapi wajah tegang Wakil Ketua Umum KONI Pessel, Syafrizal yang hadir bermodalkan mandat Ketua Umumnya. Syafrizal menyatakan kehadirannya serta pemegang mandat lainnya hanya dalam kapasitas pergantian dan penunjukan Ketua Umum KONI Sumbar semata, tidak dalam kapasitas lainnya.
Kami menolak jika rapat ini diputuskan menjadi Musdalub! tegas Syafrizal sambil berdiri dari tempat duduknya dalam rapat di Hotel Inna Muara, kemarin.
Ketua Umum Pengprov PBSI Sumbar Basril Basyar kemudian menengahi dengan tenang, sembari membacakan AD/ART KONI Pusat tentang mekanisme Musdaprovlub. Barulah kemudian suasana panas mereda.
Rapat tersebut sejak awal hanya mengagendakan pengesahan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi menjadi Ketua Umum. Berkali-kali Yonda Djabar memberikan pemahaman kepada peserta rapat untuk fokus ke pergantian jabatan Ketua Umum saja. Bahkan, usai mengetuk palu pengesahan atas Gamawan, Yonda lalu mengajak peserta makan siang.
Peserta yang terdiri dari insan olahraga yang telah matang berorganisasi ini setidaknya tampak sudah membaca gelagat akan terjadinya skenario seperti itu. Yang pertama menunjuk tangan serta meminta untuk bicara di rapat tersebut adalah Afrizal, setelah peluang bicara di buka. Berkali-kali Afrizal mengulang tentang pertentangan rangkap jabatan di tubuh KONI Sumbar.
Fauzi Bahar yang arif segera menanggapi hal itu dengan sikap sportifnya. Di bagian belakang arena rapat kemudian terdengar teriakan, Siapa menyusul, ayo sportif dong!. Semula Yonda Djabar yang didampingi Sekum OS Yerli Asir berusaha mengalihkan tema pembicaraan. Sebelum akhirnya Fauzi Bahar yang telah duduk di tempat peserta rapat mengeluarkan desakan Musdalub hari itu juga.
Fauzi Bahar ternyata tidak sendiri. Sebagian besar peserta tampak ingin memberikan dukungannya atas usulan Musprovlub tersebut. Namun tak banyak yang unjuk mengeluarkan pendapat dan berbicara. Ketua Umum PRSI Sumbar Azhar Latif beberapa kali meminta bicara menuntut resuffle kabinet. Jika kita berorientasi kepada prestasi Sumbar di PON 2008 mendatang, maka KONI Sumbar harus reshuffle kabinetnya, desak Azhar yang juga Direktur PDAM Kota Padang ini.
Sementara Fauzi Bahar menyetujui kepengurusan KONI Sumbar pasca diketuai Gamawan Fauzi (yang pada kesempatan itu tidak hadir karena berada di Aceh-red), harus berisikan orang-orang yang betul-betul bisa bekerjasama dengan baik bersama Ketua Umum. Sebab, menurut Fauzi Bahar olahraga Sumbar harus diurus oleh tim yang solid dan mampu bekerjasama dengan baik. Kepentingan prestasi olahraga Sumbar adalah segalanya. Makanya, saya mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua Umum ini, Fauzi Bahar mantap.
Gamawan Ketua Umum
Sebelumnya, tepat pukul 11.00 WIB, secara aklamasi Gamawan Fauzi dinyatakan diterima dan ditunjuk selaku pengganti mantan Ketua Umum Zainal Bakar yang mengundurkan diri lewat surat pengunduran dirinya tertanggal 26 Desember 2005. Pengunduran diri Zainal Bakar ini sendiri dinilai beberapa kalangan olahraga sebagai keputusan terbaik. Sebab jabatan tertinggi organisasi olahraga prestasi Sumbar ini memang sebaiknya dipegang langsung gubernur yang tengah menjabat.
Ketukan palu Yonda Djabar atas aklamasinya floor rapat menyetujui ditunjuknya Gamawan Fauzi selaku Ketua Umum KONI Sumbar untuk periode 2006-2010 ini, menandai adanya titik terang dari gonjang-ganjing yang selama ini beredar di kalangan olahraga Sumbar. Gonjang-ganjing tersebut diantaranya mempertanyakan fungsi Zainal Bakar yang dinilai tidak lagi punya power di posisi Ketua Umum karena tidak lagi menjabat sebagai gubernur.
Keputusan menetapkan Gamawan sebagai ketua umum ini sebelumnya mendapatkan ganjalan dari UU olahraga pasal 40, yang menyatakan pejabat publik yang dipilih langsung oleh rakyat tidak boleh menjadi pengurus organisasi olahraga. Undang-undang itu memang ada, tapi PPnya belum keluar. Jadi untuk saat sekarang ini pengangkatannya tidak melanggar, ujar Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sumbar Afrizal. Lebih lanjut ia menilai, untuk saat ini belum ada figur selevel Gamawan Fauzi untuk menjadi Ketua Umum KONI.
Saya lihat figur Gamawan merupakan figur yang paling tepat saat ini. Beliau adalah orang yang sangat intens dan peduli olahraga. Ini dapat kita lihat dari suksesnya penyelenggaraan Porda Sumbar lalu, ujarnya ketika memberikan tanggapan di rapat tersebut.
Rapat kemarin juga terasa timpang. Ketua Harian KONI Sumbar Indomar Asri sendiri tidak hadir. Yonda Djabar beralasan, dirinya menyarankan agar indomar tetap berada di Jakarta, agar saat keputusan rapat selesai didokumenkan, Indomar bisa langsung menguruskannya ke KONI Pusat serta mengatur jadwal pelantikan.
Sementara itu, Basril Basyar yang semula meminta agar Gubernur Gamawan Fauzi dihadirkan ke ruangan tersebut terpaksa harus kecewa sebab ternyata pada saat yang bersamaan Gamawan Fauzi baru saja mendarat di Banda Aceh untuk suatu tugas.
Rapat yang kemudian ditegaskan Yonda Jabbar tidak bisa dikembangkan menjadi Musprovlub ini pun kemudian ditutup dengan dua rekomendasi. Pertama, mengesahkan Gamawan Fauzi secara aklamasi menjadi Ketua Umum KONI Sumbar. Kedua, mengajukan usulan rapat kepada Ketua Umum untuk menyiapkan pelaksanaan Musprovlub serta menguruskan administrasinya ke KONI Pusat, tentunya segera setelah Gamawan Fauzi resmi dilantik dan mengagendakan resuffle kabinet KONI Sumbar. (dsp/rzl)
|
1. Berita Kampuang (Sumbar) Ditulis oleh udazul pada Jumat, 16 Juni 2006 Baa kok barita barita dari kampuang jarang bana di update ( diperbarui) apokah Admin Cimbuak indak punyo sumber barita , atau paralu dijalin karajo samo jo koran Padang Ekpres atau sumber lain . | 2. Berita Kampuang (Sumbar) Ditulis oleh erwin pada Jumat, 16 Juni 2006 Memang batua, udazul berita kampuang ko jarang di update, selain indak punyo sumber, cimbuak bukanlah situs berita. Kalau situs berita alah banyak situs/portal nan ado. Kami barusaho menampilkan berita nan indak ado di situs nan lain, walaupun berita itu jarang. Kalau untuak berita labiah capek situs nan alah ado manyadiokannyo. Cimbuak mengusahakan forum silaturahmi sarato seni adat dan budaya Salam. | 3. Berita Kampung Ditulis oleh dewis pada Jumat, 16 Juni 2006 Udazul, cimbuak memang ndak baitu fokus ka dalam bantuak berita, labiah fokus ka Adat budaya Minangkabau. Karano keterbatasan kami, website iko dijalankan jo sumangaiak cinto kampuang dari kami admin(sampai kini masih non profit) dan saketek bantuan charity dari dunsanak nan bisa diliek dari donasi untuak cimbuak. Mungkin untuak berita dunsanak awak bisa langsuang buka padang ekpress. Kini nan agak tasandek dek masalah biaya rencana cimbuak ka buek Radio Minangkabau di internet, supayo dunsanak nan dirantau di dunia maya nan indak terbatas waktu jo ruang bisa mandanga langsuang suaro dalam bahasa Minang. Jadi anak kamanakan nan ado di rantau dapek baraja bahasa Minangkabau. Sakitu dari kami admin cimbuak | 4. Berita Kampuang indak update Ditulis oleh susra pada Jumat, 23 Juni 2006 Io dapek dimaklumi kalau ado katarbatasan sumber daya dari tim cimbuak. Ambo salut, masih non profit dan dengan keterbatasan masih bisa exist. Mudah-mudahan dapek jalan dan konsisten untuk tatap exist dan bisa mengakomodasi kebutuhan silaturahmi yang dicanangkan. Wass.w.w |
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |