|
* Perangi ”Gaptek”, Raih Peluang Sukses Teknologi dan bahasa asing dalam percaturan dan kompetisi saat ini memang hal yang tak bisa ditawar-tawar. Sudah seyogianya dua hal ini mendapatkan perhatian khusus kalau kita memang ingin eksis. Namun realitasnya, kita masih terbatas dengan sarana prasarana, bahkan sebagian besar masyarakat masih gagap teknologi atau gaptek. Lantas bagaimana bisa menembus dunia luar ?
FAKTA itu harus diakui sebagai salah satu faktor ketertinggalan suatu daerah atau negara dalam melihat dunia. Sungguh besar sebenarnya peluang yang bisa direbut masyarakat Minang dalam segala dimensi kehidupan dunia, jika saja kemampuan teknologi informatika itu sudah menjadi bagian hidup masyarakat diu Ranah Minang ini.
Dalam diskusinya di redaksi Padang Ekspres dipandu Pemimpin Umum Padang Ekspres H St Zaili Asril kemarin, pengurus Minang USA Fundation, Dutamardin Umar beserta Miko Mikardo, Sjamsir Alam, dan Epi Lintau, memaparkan begitu mudah dan terbukanya peluang bagi putra putri Minang, khususnya untuk membangun akses ke luar negeri terutama ke Amerika, termasuk untuk mendapatkan beasiswa melanjutkan pendidikan melalui sarana teknologi informatika.
”Kalau kita bisa, klik situs-situs yang menyediakan peluang beasiswa, peluang kerja dan sebagainya di internet. Tentu ini bisa dilakukan bila kita menguasai teknologi dan paham bahasa Inggris. Ini sudah banyak terbukti,” ujar Dutamardin yang mengaku pulang kampung ke Padangpariaman dalam rangka liburan sekaligus meningkatkan akses dengan daerah.
Perantau Minang di Amerika ini menuturkan tentang banyaknya dana yang disediakan funding-funding internasional untuk sektor pendidikan. Mereka akan menyalurkannya ke lembaga-lembaga atau perorangan yang benar-benar berkualitas dan kapabel. Di tengah peluang itulah Minang USA Foundantion mencoba memainkan peran sebagai mediasi antara peluang di Amerika dengan kampung halaman.
Meski organisasi ini baru dirintis, namun dengan visi membina kebersamaan orang Minang di rantau untuk membantu kampung halaman, Dutamardin optimis bisa membawa perubahan yang lebih baik ke depan. Beberapa program kini tengah disipakan, antara lain mengupayakan beasiswa untuk putra-putra Minang, pertukaran siswa, kerjasama perguruan tinggi, promosi budaya/pariwisata, serta kerjasama kota kembar Padang dengan salah satu kota di Amerika.
Apa pun program yang disiapkan dan apa yang diinginkan perantau, tak ada artinya tanpa kesiapan dari ranah (elemen masyarakat yang ada di kampung). Hal yang terpenting adalah akses daerah dengan negara luar atau perantau. Tanpa data potensi dan kondisi daerah sulit bagi orang luar untuk mengakses. Sampai saat ini kesiapan-kesiapan seperti itu masih sangat minim.
Jangan hanya perantau saja yang kasak-kusuk ingin berpartisipasi membangun kampung halaman, orang di kampung pun harus menyiapkan segala sesuatunya. Perangkat-perangkat secara bertahap harus disediakan, setiap individu terutama pelajar dan mahasiswa hendaknya memiliki kemampuan menguasai teknologi terutama teknologi informatika.
Bagi funding -funding (pendonor) luar negeri yang terpenting bagi mereka adalah kepercayaan. Namun dalam memberikan kepercayaan itu, mereka memilih lembaga-lembaga yang profesional untuk menyalurkan dana mereka. Sekali kepercayaan itu tak dijaga, maka jangan harap kesempatan yang sama diperoleh kembali. Aliran dana dari funding harus direalisasikan secara tepat dan akuntanbel. Media diharapkan memberikan kontribusi dan peranan dalam mendorong masyarakat dalam penguasaan teknologi. Di sisi lain, pemerintah daerah hendaknya menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk menyiapkan data terbaru, valid dan terukur. (***)
Sumber : http://www.padangekspres.com
|
1. Dukungan Ditulis oleh Tamu pada Kamis, 29 Juni 2006 Assalamu'alaikum... Saya Putu Marissa Nur Ayu ato senang dipanggil Monet, sangat mendukung program beasiswa maupun pertukaran pelajar yang sedang diupayakan Dutamardin Umar dan rekan-rekannya. Pilihlah kandidat yang berkeyakinan terhadap hari akhir & akhirat juga takut pada Allah semata atau seorang calon siswa yang soleh & solehah. Insya Allah kepercayaannya tidak akan mengurangi kepercayaan anda dan kepercayaan orang lain. Wassalam |
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |