|
Fakta ilmiah ini, tak pernah dikenal oleh manusia sebelum abad ini, justru banyak fakta-fakta ilmiah itu yang belum dicapai oleh manusia kecuali pada beberapa dawarsa terakhir ini, setelah adanya upaya-upaya brilliant dan analisis mendalam tentang sejumlah besar observasi dan eksprimen-eksprimen ilmiah dalam berbagai aspek yang ditangkap dari fenomena jagad raya.
Sesungguhnya keterdahuluan Al Qur'an dalam mengisyaratkan fakta-fakta ilmiah tersebut dengan ungkapan yang sangat teliti, baik dari segi ilmiahnya, ataupun bahasanya, serta cakupan dan totalitasnya. inilah ia mukjizat ilmiah Al Qur'anulkarim.
Al Qur'an tetap terpelihara kata perkata, kalimat perkalimat, karena Allah akan memeliharanya " Inna nahnu nazzalnaa Ad Dzikra,wainnaa lahuu lahaafidzuun " (Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al Qur'an itu, maka kami juga yang akan memeliharanya).
Maka mukjizat ilmiah Al Qur'an merupakan suatu metode dakwah yang paling mujarab di abad sains dan teknologi ini, yaitu zaman yang tak ada lagi wahyu dari langit selain Al Qur'an.
Sementara kitab-kitab samawi lainnya yang diturunkan sebelumnya telah mengalami erosi dan kehilangan esensi. Baik itu hilang sama sekali, atau hilang dasar-dasar ajaran originalnya dengan bahasa bukan bahasa ketika diturunkan.
Karena kitab-kitab lain selain Al Qur'an telah mengalami perubahan dan penyelewengan yang menyebabkannya keluar dari bingkai rabbani, meskipun kita meyakini bahwa asal usulnya adalah samawi dan kita mengakui kebenaran asal usul tersebut.
Rasulullah bersabda "Tatkala Allah menciptakan bumi, ia bergoyang dan menyentak, lalu Allah menstabilkannya dengan gunung "( H.R. Ahmad )
Nabi yang buta huruf ini hidup antara tahun 570 hingga 632, pada saat tak seorangpun, baik sebelum beliau SAW, ataupun 12 abad setelahnya, mengetahui apapun gerakan horizontal lithosfer bumi, peranan gunung sebagai stabilisator baginya, Tokh..Rasulullah sudah menyampaikannya pada kita ummat manusia.
Dan telah kami jadikan dibumi ini gunung-gunung yang kokoh, supaya bumi itu tidak guncang bersama mereka, dan telah kami jadikan pula dibumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
Dan kami jadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda kekuasaan Allah yang terdapat padanya.
"Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malam mendahului siang." (Q.S Yasin 40) "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka ia tetap pada tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan, begitulah perbuatan Allah yang membuat kokoh tiap-tiap sesuatu". (Q.S Al Naml : 88)
Guna membahas pentingnya pemikiran ilmu geologi, atau persepsi dari Al Qur'an dan Hadist, adalah penting untuk memberikan informasi latar belakang yang menggambarkan dimana geologi sekarang dan bagaimana sampai ke kondisi sekarang.
Ilmu geologi sebagai ilmu pengetahuan dimulai kurang dari 200 tahun yang lalu. Meskipun adanya berbagai persepsi geologis yang bisa ditelusuri kembali ke Aristoteles lebih dari 2000 tahun yang lalu.
Pengumpulan dan Analisis dari data Geologis. Dalam dua abad setelah penelitian para pakar geologis dapat ditemukan bahwa dari hasil tanaman, kerang, tulang yang tetap ditemukan dalam batuan di akui sebagai catatan masa lalu.
(Salah satu contoh kecil,ilmu di bidang ini akan dapat menduga berapa umur suatu pohon, dilihat dari daun dan batang, atau kayunya, kapan terjadi musim panas, dan kapan terjadi musim dingin, hanya dilihat dari serat-serat pohon tersebut, ini saya dengar sendiri dari paman saya yang kebetulan bergerak di bidang kehutanan dan pertanian ini).
Cobalah kita lihat serat-serat dari suatu pohon. Ambil pohon yang umurnya lama, atau pendek, dan ukurannya tebal, atau tipis, akan terlihat jelas oleh kita serat-serat kayu tersebut. (untuk keterangan lebih lanjut mengenai umur suatu tanaman ini, silahkan yang berkompoten yang membicarakannya).
Menjelang tahun 1800 diakui lebih lanjut bahwa catatan kehidupan yang ditemukan dalam batuan berbeda dengan sekarang yang ditemukan, dan semakin jauh dalam waktu (yakni lapisan bawah sekali dalam urutan lapisan batuan), semakin beda catatan fosil,yang berbeda di temukan dalam batuan.
Penelitian untuk menentukan urutan ini dicapai dengan mengintegrasikan informasi dari urutan parsial batuan dari seluruh dunia.Penelitian ini banyak membuat sibuk para ilmuwan diabad ke – 19, dan secara ilmiyah sama menariknya, dengan program ruang angkasa di zaman sekarang.
Kemajuan teknologi peralatan canggih yang diperlukan untuk memperoleh umur batuan, terutama sangat berkembang sejak tahun 1940 an.
Apa yang dikatakan hadist mengenai semua ini ? Beberapa ayat dari berbagai bagian Al Qur'an dan Hadist mempunyai implikasi yang menarik. Allah berfirman : "Katakanlah wahai Muhammad berjalanlah diatas bumi dan lihatlah bagaimana Allah memulai penciptaannya".
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |