|
Tafsir Pantun Minang (4) : Pantun Cinta |
|
|
|
|
Written by Dr. Ir. H. Darwis S.N. Sutan Sati
|
|
Saturday, 25 February 2006 |
|
Page 10 of 18
Pulau Panjang tadorong panjang, Nan didakek pulau Sambilan. Kasieh saying tadorong saying, Indak dapek lai ditahan.
Artinya :
Pulau panjang terdorong panjang, Nan didekat Pulau Sembilan. Kasih sayang terdorong sayang. Tidak dapat lagi ditahan. Tafsir sampiran : Pulau Panjang tadorong panjang, didekat pulau Sembilan. Pada laut didekat pantai Barat pulau Sumatera, banyak terdapat pulau-pulau kecil. Diantaranya didekat pantai Pasaman Barat, terdapat pulau yang diberi nama Pulau Panjang, karena pulau itu bentuknya panjang. Pulau itu terletak didekat sebuah gugusan pulau kecil-kecil yang jumlahnya sembilan buah, dipanggil dengan satu nama saja yaitu Pulau Sembilan. Gambaran yang ada dialam ini menimbulkan inspirasi bagi pencipta pantun ini untuk dijadikan sebagai sebuah sampiran. Tafsir arti pantun : Kasieh sayang tadorong sayang, indak dapek lagi ditahan. Menyatakan kasih sayang antara sepasang manusia, yang mungkin sudah lama berlansung dan sudah sampai pada tahap yang tidak bisa ditahan lagi. Pantun ini biasa didendangkan oleh seorang pemuda yang sedang dimabuk cinta, dia membayangkan kekasihnya, membayangkan bagaimana bahagianya kalau mereka telah menikah, dan untuk itu dia sudah tidak sabar lagi menunggunya. Biasanya dalam hal ini perjalanan cinta mereka berjalan mulus, tidak ada hambatan, cuma karena masalah tehnis saja yang menyebabkan belum memungkinkan mereka sampai kepelaminan . Bisa saja karena dia belum mempunyai pekerjaan tetap, atau keluarga belum sanggup melaksanakan pesta perkawinan yang biasanya memerlukan dana yang banyak.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 04 April 2007 )
|