|
Pituah |
Kok indak nan dihati Nan tajadi Cubolah sanang jo Nan tajadi |
|
|
Tafsir Pantun Minang (5) : Pantun Nasehat |
|
|
|
|
Written by Dr. Ir. H. Darwis S.N. Sutan Sati
|
|
Friday, 19 May 2006 |
|
Page 12 of 15 Kacang paringek dalam parak Dikarek pandan jo durinyo. Awa diingek akie indak Alamaik badan ka binaso.
Artinya :
Kacang peringat dalam parak (kebun) Dipotong pandan dengan durinya. Awal diingat akhir tidak, Alamat badan akan binasa.
Tafsir sampiran : Kacang paringek dalam parak,dikarek pandan jo durinyo. Kacang paringek tumbuh dikebun dengan dibantu tiang panjat, sebab tumbuhnya biasa memanjat seperti kacang panjang. Lalu untuk memotong daun pandan dipergunakan duri dari daun pandan itu sendiri. Tafsir isi pantun : Awal diingek akhir tidak, alamat badan akan binaso. Satu nasehat yang menyarankan agar dalam melaksanakan satu pekerjaan hendaklah dipikirkan akibat jangka panjangnya. Jangan hanya dipikirkan kenikmatan yang akan diperoleh pada awalnya saja, tetapi pada akhirnya akan menimbulkan kesengsaraan. Peringatan ini berlaku untuk berbagai kegiatan, mulai dari perbuatan jangka pendek, jangka panjang, bahkan dapat menyangkut kehidupan dunia akhirat.Umpamanya kegiatan mencuri atau memperkosa akan dirasakan nikmat pada awalnya, akan tetapi akhirnya bisa masuk penjara. Kegiatan membabat hutan tampa kendali, akibatnya anak cucu kita nanti bisa menderita karenanya. Atau kegiatan untuk mendapatkan kenikmatan dunia dengan menghalalkan segala cara, akhirnya diakhirat nanti akan masuk neraka. Jadi kalau akan merencanakan dan melaksanakan sesuatu, jangan diingat awalnya saja, jangan hanya mengutamakan kenikmatan awal yang akan diperoleh, akan tetapi hendaklah juga diingat akibat akhirnya, baik untuk kehidupan kita sendiri, kehidupan anak cucu kita kelak, bahkan akibatnya terhadap kehidupan dialam akhirat. Malah akibat jangka panjang itu yang harus diutamakan, disbanding dengan kenikmatan awal, seperti dinasehatkan oleh pantun lainnya:
Barakik-rakik kahulu, Baranang-ranang katapian. Basakik-sakik dahulu, Basanang-sanang kamudian.
Jadi biarlah bersakit-sakit atau menderita pada awalnya, asalkan pada akhirnya bersenang-senang atau berbahagia.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 04 April 2007 )
|
|
|
Yayasan Palanta Cimbuak |
 Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko |
|
Donasi Terakhir |

| Dari | Jumlah | | Harmailis | Rp. 200.007,-- | | Ajo Duta / Mak Uncu | Rp. 1.000.000,-- | | Inyiak Jangkuang | Rp. 56.789,-- | | Dave, Melbourne | Rp. 300.000,-- | Balance Sementara
| Rp. 1.116.796,-- | |
|
Online Sekarang |
|
We have 3 guests and 12 members online |
|