Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Kok indak nan dihati
Nan tajadi
Cubolah sanang jo
Nan tajadi
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Motivasi : Newsletter 09 PDF Print E-mail
Written by Admin   
Sunday, 02 July 2006

1. PERSONAL DEVELOPMENT TIPS
Image

DIAM – DENGAR – LIHAT – BICARA
Diam ! Tanpa sadar, banyak diantara kita sangat pandai berbicara,  namun bukan dalam konteks kerja dan berkarya. Sering anda  berbicara, berteori, berfalsafah dan menghabiskan waktu dan  tenaga hanya untuk menganalisa masalah dengan mem-perbincangkan saja.
Atau lebih parah, anda hanya berbicara soal-soal yang sangat tidak  bermanfaat. Gosip, infotainment murahan, ngrumpi, membicarakan tetangga,  rekan kerja, atasan dan banyak lagi hal-hal negatif yang akan menghabiskan  waktu anda dan memasukan "sampah" dalam pikiran anda.


Diam tidak bicara, adalah pilihan yang bijak untuk anda. Dalam suatu  kekacauan, diam bisa menjadi kontribusi untuk semua penyelesaian masalah.  Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk  menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya.  Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena  memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar
menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

"Diam itu emas, namun bicara baik dan benar itu berlian"
Inilah ungkapan yang sangat tepat untuk alat bicara kita. Anda  memiliki sesuatu yang baik dan benar ? Silahkan bicara, jika tidak, sangat  bagus jika anda diam. Kesuksesan anda juga sangat ditentukan oleh keahlian  anda mengendalikan diri dalam berkata-kata dan berbicara. Itu pula sebabnya  alat output anda jumlahnya lebih sedikit dibanding alat input. Tuhan ciptakan  mulut hanya satu, sedang mata dan telinga, masing-masing dua. Orang bijak  mengatakan, agar kita lebih banyak melihat dan mendengar dibanding harus
berbicara.
Keseimbangan antara bicara dan diam, juga merupakan kunci sukses  anda. Anda harus tahu, kapan harus bicara dan kapan harus diam.  Keseimbangan ini, hanya anda yang tahu. Coba renungkan ! Jika saat ini anda  terlalu diam dan kurang bisa bicara, maka belajarlah untuk mengeluarkan  pendapat anda. Namun bila anda sudah terlalu banyak bicara, maka sebaiknya  anda diam.
Segera berubahlah menuju titik keseimbangan anda dalam diam dan  bicara. Perbanyak pula keheningan dalam lingkungan anda, untuk  mendapatkan kejernihan dalam berfikir, kejernihan dalam mengambil  keputusan.
Silence is the true friend that never betrays. Diam, akan memberi  ruang untuk anda. Diam akan memberi ruang untuk lingkungan anda. Diam  akan memberi ruang untuk telinga anda mendengar. Mendengar kebijakan,  mendengar keindahan, mendengar kebaikan, mendengar bisikan-bisikan  kesuksesan yang hanya bisa anda dengar, saat-saat anda diam.
Diam ! Jangan berfikir.
Perbanyak gunakan hati.
Diam ! Jangan mengeluh.
Perbanyak mensyukuri, apa yang telah anda miliki.
Diam ! Berhentilah meminta.
Perbanyak memberi.
Diam ! Jangan banyak mengatur.
Perbanyak, memberi ruang dan kebebasan.
Diam ! Jangan mengritisi.
Perbanyak merenungkan dan perbaiki diri.
Diam ! Berhentilah bicara.
Perbanyak menikmati ketenangan.
Diam ! Perbanyak mendengar petunjuk-petunjuk kesuksesan anda.
"Growth takes place in a person by working at a deep inner level in a sustained  atmosphere of silence."
- Dr. Ira Progoff –
Dikutip dari buku Time to Change
Hari Subagya

2. MOTIVATION ALQUOTES
People who exercise their embryonic freedom day after day,  little by little, expand that  freedom. People who do not will  find that it withers until they are literally 'being lived.' They
are acting out scripts written by parents, associates and  society.
- Stephen Covey -
Just don't give up trying to do what you really want to do.  Where there is love and inspiration, I don't think you can go  wrong
- Ella Firtzgerald -
Success is getting what you want, and happiness is wanting  what you get
- Dave Gartner -
Goals determine what you're going to be
- Julius Erving -
Among all human constructions the only ones that avoid the  dissolving hands of time are castles in the air
- Fredirico De Roberto -
Dreaming is an act of pure imagination, attesting in all men a  creative power, which, if it were available in waking, would  make every man a Dante or a Shakespeare
- HF Hedge -
Dream no small dreams for they have no power to move the  hearts of men
- Wofgang De Gothe -

3. FROMMEMBERS TO MEMBERS
TRANSFORMING THOUGHTS INTO ACTION
Ada satu kepercayaan yang sudah sangat tua usianya, sejak jaman  Socrates, yang menyatakan bahwa Knowledge is Power  (pengetahuan adalah kekuatan). Pendidikan saat ini masih  berpegang pada kepercayaan kuno ini dan hanya berfokus pada mengajarkan
pengetahuan, dan berharap segala sesuatu akan berjalan dengan baik  berdasar pengetahuan yang telah dipelajari. Sikap ini sudah tidak relevan  dengan kondisi dunia saat ini. Pengetahuan tetap merupakan hal yang sangat  penting – namun pengetahuan bukanlah segala-galanya. Kita juga perlu  "berpikir untuk bertindak"  Dunia yang berubah dengan sangat cepat menuntut individu untuk bisa  memiliki kecakapan berpikir yang baik. Masa depan individu, masyarakat, dan  seluruh dunia bergantung pada kemampuan berpikir kita. Kecakapan berpikir,  walaupun merupakan hal yang sangat penting untuk dikuasai, sangat jarang  diajarkan sebagai satu bidang studi. Berapa banyak sekolah yang mengajarkan  kecakapan berpikir dalam kurikulumnya ? Jika sekolah ada mengajarkan
kecakapan berpikir maka yang biasa mereka ajarkan adalah kecakapan  berpikir kritis (critical thinking) yang berasal dari kata Yunani "kritikos" yang  berarti menghakimi atau judgement.

A
Kita perlu memiliki kemampuan untuk menghasilkan IDE, tidak sekedar  menghakimi ide. Kita perlu membuat perencanaan TINDAKAN, bukan sekedar  menghakimi perencanaan itu. Ada orang yang percaya bahwa kita tidak bisa  berbuat apa-apa dalam hal mengembangkan kecakapan berpikir. Mereka  percaya bila anda cerdas maka anda adalah seorang pemikir yang cakap dan  jika anda terlahir "goblok" maka tidak ada satupun hal yang bisa dilakukan
untuk mengubah hal ini. Kecerdasan ibarat tenaga dari mesin sebuah mobil  dan kecakapan berpikir seperti kecakapan menyetir mobil.

Ada dua hal yang dapat kita lakukan untuk mengubah pandangan salah ini :
1. Kita perlu memperlakukan berpikir seperti suatu kecakapan yang dapat  dipelajari,  dipraktekkan, dikembangkan, dilatih, dan ditingkatkan.
2. Kita perlu memperhatikan "berpikir untuk bertindak / thinking for doing"

Sayangnya THINKING FOR DOING adalah hal yang rumit  Anda perlu memperhatikan orang lain. Anda harus mempunyai perencanaan dan strategi. Ada saatnya anda perlu bekerja sama dan ada  waktunya anda terpaksa untuk berkompetisi. Mungkin anda perlu melakukan
negosiasi. Anda harus menebak dan memperhitungkan berbagai kemungkinan.
Banyak orang percaya bahwa berpikir hanya berhubungan memecahkan  teka-teki / puzzle yang sulit di mana semua keping-keping puzzle disediakan  dan anda harus menghasilkan jawaban dengan menyusun keping-keping itu.  Kehidupan nyata tidak seperti merangkai keping puzzle. Anda tidak punya  semua keping yang dibutuhkan. Anda harus menemukan sendiri keping-keping  itu. Jawaban yang benar bisa lebih dari satu. Tidak ada satu jawaban yang  mutlak paling benar.
Anda harus merancang tindakan anda. Anda harus mempertimbangkan  akibat yang timbul dari tindakan-tindakan anda. Tidak setiap masalah dapat  dipecahkan dan anda mungkin akan frustrasi karena tidak dapat memecahkan  suatu masalah. Meskipun demikian proses berpikir itu sendiri haruslah  menyenangkan.
SELAMAT BERPIKIR !
Sumber: Transforming Thoughts Into Action oleh Adi W. Gunawan.
Kiriman dari member
Lelly Larasati
Epson Indonesia
Jakarta

MEMBAYAR HARGA SEBUAH CITA-CITA
Dari belajar dari kisah pengembaraan Jenderal Sun Tzu. Bertahuntahun  mengembara, Sun Tzu telah mengalami banyak sekali  kejadian. Ia pernah menjadi budak, pelayan, pedagang, prajurit,  bahkan menjadi pejabat pemerintahan. Pahit getirnya kehidupan dia jalani demi
sebuah cita-cita, demi sebuah karir. Berbekal pengalaman itulah akhirnya Sun  Tzu berhasil menyelesaikan karya tulisnya, yaitu 13 Bab Strategi Perang.
Apa yang bisa dipetik dari pengalaman perjalanan Sun Tzu itu ? Makna  dari pengembaraan Sun Tzu itu adalah, seseorang boleh mengalami pahit  getirnya perjalanan hidup. Tetapi dia tidak boleh berhenti dan tidak boleh  kehilangan tujuannya semula. Tidak boleh kehilangan arah cita-citanya. Tidak  boleh kehilangan impiannya.
Jadi, kita harus berani membayar harga dari sebuah cita-cita yang  besar. sebab cita-cita selalu membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.  Selain perjuangan dan pengorbanaan, cita-cita besar membutuhkan  ketekunan, keuletan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang luar biasa. 
Cita-cita yang besar adalah cita-cita yang sanggup memberi kekuatan  luar biasa kepada seseorang untuk menjalani hidup yang keras. Sebuah impian  yang pasti mempunyai suatu titik target yang pantas dikejar. Cita-cita besar  tidak mungkin dicapai hanya dengan target kecil serta usaha yang biasa-biasa  saja. Cita-cita besar, impian besar, harus diraih melalui target-target yang  menggairahkan. Target yang mendorong kita mengerahkan seluruh daya  upaya kita. Target yang mampu menyemburkan hasrat sangat kuat untuk  meraihnya. Membuat kita berusaha sekeras-kerasnya. Bahkan membuat kita  berani memaksa diri kita sampai target itu tercapai.

M
Sebab seperti kata-kata mutiara yang saya tuliskan; "Jika kita keras di  dalam, maka kehidupan akan lunak kepada kita. Sebaliknya, jika kita lunak di  dalam, maka kehidupan akan begitu keras kepada kita". Cita-cita yang besar  tidak bisa diraih dengan sikap mental yang lunak.
Sumber : Membayar Harga Sebuah Cita-cita oleh Andrie Wongso
The Acesia
Enlightening People for Better Life
www.the-acesia.tk
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Kiriman dari member
Muhammad Noor Rosyid
Universitas Negeri
Surabaya
The Acesia Newsletter No. 51
14 Februari 2006
Our Vision :
Becoming ____________ _
for People Development
www.the-acesia.tk

 

Trackback(0)
Comments (1)add comment

teja said:

Sedikit penambahan untuk di kongsikan biarpun belum pasti kesahihannya.

Kita perlu sentiasa memahami bahawa setiap insan ada nilaian yang mulia. Pemusatan nilai itu pasti lahir dari rasa perhambaan terhadap Pencipta.Sikap ini tidak boleh di pisahkan kerana ia mengait soal fitrah yang tercipta sejak azali.
Motivasi diri bermula dari dalam diri bukan bersifat luaran semata. Jika pengabaian berlaku pasti terserlah kecacatan umpamanya hilang tumpuan dengan sedikit bebanan yang memasak di jiwa.
Berkeluh kesah biarpun sudah memiiki segedung impian hanya beralas dari kesunyian.
Itu sekadar contoh mengapa kita sebagai ummat Muhammad SAW perlu mengambil beberapa kaedah baru menampakkan keunggulan kita sebagaimana yang sewajarnya.
Saya mengujarkan peri pentingnya kendiri bentala tunjangnya akar akidah.
Semua orang tidak sama taraf pemahamannya. Kesediaan kita membawa kesederhanaan dalam berinteraksi sebenarnya berupaya membuahkan hasil dengan natijjah yang memerlukan tindakan susulan.
Membina kekreatifan dalam menilai peru di utamakan kerana ia mendekatkan kita dengan mutiara bicara laku Rasul SAW tanpa menyampingkan sahabat juga ulamak.
Inisiatif mesti di tunjukkan bukan bersifat zahir tetapi memerlukann pertolongan Allah.
Pastinya kita setuju setiap yang berlaku adalah di dalam kekuasaan Allah SWT.
Kekuatan dan keyakinan memerlukan kemahiran tinggi untuk memacu penggunaan pancaindera yang dihayati dengan roh tidak aka semata-mata.

Nampaknya saya ' terpaksa ' meneruskan perteduhan di sini untuk satu jangka masa untuk mengenal ebih mendalam adat perpatih.

Namun saya agak gemar berdiskusi tanpa bertemu mata kerana ia agak seesa dan rasa bebas tanpa peru ada ' protokol '.

Yang indah itu bahasa.
Yang murni itu jiwa.
Yang elok itu agama.
Yang berbudi itu perkasa.
 
report abuse
vote down
vote up
July 03, 2006
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Last Updated ( Saturday, 08 July 2006 )
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 2 guests and 6 members online
Generated in 1.99070 Seconds