Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Dek ribuik rabahlah padi
Dicupak Datuak Tumangguang
Hiduik kok tak babudi
Duduak tagak kamari cangguang
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Motivasi : Newsletter 10 PDF Print E-mail
Written by Admin   
Sunday, 23 July 2006
1. a R T I C L E S
CINTA DAN WAKTU
Image Alkisah di sebuah pulau kecil tinggallah berbagai macam benda
abstrak, ada cinta, ada gembira, ada kesedihan, kekayaan, dan lain
sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, badai besar datang dan menghempas pulau kecil itu. Air laut tibatiba
naik dan akan menenggelamkan pulau kecil itu. Semua penghuni pulau
cepat-2 berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan, sebab ia tak
dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai dan
mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik dan membasahi
kaki cinta.
Tak lama kemudian cinta melihat kekayaan sedang mengayuh perahu.
Kekayaan, kekayaan, tolong aku  teriak cinta. Aduh, maaf cintaâ€Â, kata
kekayaan Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat
membawamu serta, karena nanti perahuku tenggelam. Lagipula tak ada lagi
tempat bagimu di perahu ini. Lalu kekayaan cepat-2 mengayuh perahunya
pergi. Cinta sedih sekali karena ditinggalkan begitu saja oleh kekayaan.
Tak berapa lama kemudian lewatlah kegembiraan dengan perahunya.
Kegembiraan, tolong aku ! teriak cinta. Namun kegembiraan terlalu senang
karena berhasil menemukan perahu, sehingga ia tidak mendengar teriakan
cinta. Air makin tinggi membasahi cinta sampai ke pinggang, dan cinta panik.
Bersamaan dengan itu lewatlah kecantikan. Kecantikan, bawalah aku
bersamamu, kata cinta. Wah cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa
membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini kata
kecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya. Saat itu juga lewat kesedihan.
Oh kesedihan, bawalah aku bersamamu, kata cinta. Maaf cinta, aku sedang
sedih dan aku ingin sendirian saja  jawab kesedihan sambil terus
mengayuh perahunya.
Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan
menenggelamkannya. Pada saat keadaan kritis itulah tiba-2 terdengar suara
Cinta, mari cepat naik ke perahuku !. Cinta menoleh dan melihat seorang tua
dengan perahunya. Cepat-2 cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air
menenggelamkannya. Di pulau terdekat orang itu menurunkan cinta, dan
segera pergi lagi. Pada saat itulah cinta sadar bahwa ia tidak tahu sama sekali
siapa orang tua yang telah menyelamatkannya. Cinta segera menanyakannya
kepada penduduk di pulau itu. Oh orang tua tadi ? Dia adalah waktu, jawab
para penduduk. Tapi mengapa ia menyelamatkan aku, bukankah dia tidak
mengenal aku, dan aku tidak mengenal dia. Bahkan teman-2ku yang mengenal
akupun tidak mau menyelamatkan aku, tanya si cinta dengan keheranan.
Sebab, kata orang itu “HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI
SESUNGGUHNYA DARI SEBUAH CINTA  
Sumber : Motivasi-Net

2. R E F L E C T I O N
__
C-I-N-T-A
Mudah diucapkan mulut kita
Mudah ditumbuhkan di hati kita
Tapi ketika detik demi detik berlalu
Tapi ketika tahun demi tahun berlalu
Adakah rasa itu masih terucap
Adakah rasa itu masih membara
Dan sahabat ..
Bila hari ini masih ada cinta di hatimu
Jangan pernah berhenti menumbuhkan akarnya di hatimu
Karena waktu jualah nanti
Yang akan membuktikan nilai cintamu yang sejati ..
- Fitria -
Moderator

3. P E R S O N A L D E V E L O P M E N T T I P S
GROW YOUR VALUE
eberapa hari yang lalu saat sedang berjalan-2 di Mall Taman
Anggrek - Jakarta, saya kebetulan masuk di sebuah toko perhiasan
dan selintas melihat percakapan yang menarik antara seorang
pembeli dan penjual. Mereka sedang terlibat tawar menawar sebuah kalung
mutiara yang cukup indah, dan kelihatannya termasuk salah satu koleksi
unggulan dari toko tersebut. Setelah tawar menawar beberapa saat, si pembeli
akhirnya memutuskan untuk keluar dari toko itu, karena dianggapnya harga
barang tersebut mahal. Selang beberapa menit kemudian, ada pembeli lain
yang masuk, dan kemudian mengamati kalung mutiara yang tadi. Dia
kemudian mencoba sejenak di lehernya, dan setelah dirasa cocok, tanpa tawar
menawar langsung dibayarnya barang tersebut dan keluar. Apa yang menarik
dari kedua kejadian tadi ?
Barang yang sama, tapi dipersepsikan berbeda oleh dua orang. Tentu,
yang membedakan persepsi keduanya adalah uang yang dimiliki oleh masing-2
orang. Semakin banyak uang yang anda miliki, tentu semakin murah harga
barang tersebut dimata anda. Saya tertarik untuk membahas justru dari sisi
orang pertama. Apa yang kira-2 dilakukan oleh orang tadi setelah gagal
menawar barang tersebut ? Bila dia memang serius ingin membeli barang
tersebut, mungkin dia akan mulai masuk ke toko-2 lain, mencari-2 yang lebih
murah. Bila setelah ˜berjuang keliling mall dan tidak juga menemukan barang
yang harganya sesuai dengan isi kantongnya, mungkin dia mencoba mencari
di tempat lain, atau mungkin juga mengurungkan niat untuk membelinya.
Fokus dari orang pertama ini adalah lebih kepada jumlah uang yang
dia miliki, dibanding dengan nilai dari barang tersebut bagi dirinya. Jika merujuk
kepada teori RichDad-nya Kiyosaki, dikatakan disana bahwa orang rata-2
melihat dari seberapa besar pendapatannya, lalu menekan pengeluarannya,
sedang orang sukses melihat dari sisi pengeluarannya, lalu meningkatkan
pendapatannya. Dalam lingkup kehidupan, bukankah sebagian besar dari kita
juga memiliki sikap seperti orang pertama itu ?
Saat kita menghadapi masalah, kita selalu mengeluh mengapa kita
yang ˜kecil ini mendapat masalah seberat itu. James Gwee dalam Ultimate
Power Motivation di Senayan kemarin mengatakan, BAHWA YANG MENJADI
POKOK PERSOALAN BUKAN BESAR KECILNYA MASALAH, TAPI BESAR
KECILNYA VALUE ANDA. Begitu value anda ditingkatkan, maka masalah
tersebut akan menjadi kecil di mata anda. Bukankah anda saat ini sudah
sangat mahir makan dengan sendok dan garpu, suatu hal yang menjadi
masalah besar saat anda berusia dua tahun ? Dan bukankah anda saat ini
sudah sangat mahir bermain internet, sehingga anda bisa ikut milis dan
membaca newsletter ini, suatu hal yang mungkin sangat asing dan sukar
beberapa tahun yang lalu ?
Sayangnya, di dunia di mana kita tinggal ini, tidak semua orang mau
berusaha untuk meningkatkan value di dalam diri mereka. Daripada berusaha
capek-2 meningkatkan value, mereka lebih memilih untuk ‘menetapkan
standard’ mereka sendiri terhadap dunia ini. Sebagai contoh, ada dari mereka
yang mungkin berkata ,Karena kemampuan bahasa Inggris saya jelek, saya
jadi tidak tertarik membaca buku bahasa Inggris. Kalau ada terjemahannya,
mungkin saya mau baca. Standard bahasa Inggris mereka sudah dipatok di
nilai tertentu, dan daripada meningkatkan value standardnya, mereka lebih
memilih buku terjemahan yang ˜lebih sesuai dengan standard mereka. Di sisi
lain, ada juga mereka yang berusaha ˜meningkatkan value standard mereka
dengan memaksa diri membaca buku bahasa Inggris sambil membuka-2
kamus.
Tidak ada yang salah dengan pilihan anda, apakah mau mematok
standard atau meningkatkan standard value anda. Ini semua hanyalah pilihan
anda pribadi dalam hidup. Hanya saja, apabila anda mematok standard anda di
satu titik tertentu, jangan mengeluh terhadap kerasnya kehidupan dan masalah
yang datang kepada anda. Ingat, bukan besar kecilnya masalah yang menjadi
pokok dalam kehidupan ini, tapi besar kecilnya value anda. Dan ada satu
prinsip yang luar biasa yang dikatakan oleh Andrie Wongso tentang hal ini,
“KALAU ANDA KERAS TERHADAP DIRI ANDA, MAKA KEHIDUPAN AKAN
LUNAK KEPADA ANDA. SEBALIKNYA APABILA ANDA LUNAK KEPADA
DIRI ANDA, MAKA KEHIDUPAN AKAN KERAS KEPADA ANDAâ€Â. Jadi,
lakukan pilihan yang terbaik, dan dapatkan hasilnya.
Sukses untuk anda !
Sonny V. Sutedjo
- Moderator -
4. M O T I V A T I O N A L Q U O T E S
Life is a grindst stone, and whether it grinds yo you down or
poli lishes yo you u u up is f s for yo you and yo you alone to dec ecide
- Cavett Robert –

Su Succe ccess ss is creating a st state of mind that all llows you to o o obtain
whatever it is yo you reall lly want
- Mark Victor Hansen -

Don't ask,
Why yo y you can't s t succee cceed in this life
But ask,
What are yo your excell llence ces inside
that can max aximize yo your li life for Succe ccess ss !
- Sonny V. Sutedjo -

You are where yo you are, bec ecause you want t t to be there. If yo you
want t t to be somewhere e e else, yo you must change
- Jack Canfield -

Five years f s from now, yo you’ll ’ll be the same person yo you are today,
exce cept f t for the people yo you mee eet, the boo ooks yo you read, and the tape
yo you hear
- Charles ˜Tremendous Jones -

The subconscious mind operates on the law of beli lief. You do
whatever yo you really beli lieve yo you will ill do. Beli lieve it, and it wil ill
happ ppen
-    Mark Victor Hansen -

People c e can't li live with change if t f there's not a changeless ss core inside them. The key to the ab abili ility to change is a changeless sense of who yo o you are, what you are ab about and what your value
“ Stephen Covey –
 

5. F r o m M e m b e r s t o M e m b e r s
CHATTING DENGAN TUHAN

BUZZ .!.!
TUHAN     :     Kamu memanggilKu ?
AKU     :     MemanggilMu ? Tidak.. Ini siapa ya ?

TUHAN     :     Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincangbincang denganmu.
AKU     : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih
baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN     :     Sedang sibuk apa ? Semut juga sibuk.
AKU     :     Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang
sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah
menjadi waktu sibuk.

TUHAN     :     Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas
memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas
membebaskan waktu.
AKU     :     Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya.
Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku
chatting seperti ini.
TUHAN     :     Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan
memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin
menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada
sekedar lewat mimpi, misalnya.

AKU     : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit ?
TUHAN     :     Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang
membuatnya jadi rumit.

AKU     :     Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa
Senang ?
TUHAN     :     Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu
merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir
menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa
senang.

AKU     :     Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu
banyak ketidakpastian.
TUHAN     :     Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran
adalah sebuah pilihan.

AKU     :     Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN     :     Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah
sebuah pilihan.

AKU     :     Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu
Menderita ?
TUHAN     :     Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat
dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa
menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi
lebih baik bukan sebaliknya.

AKU     :     Maksudnya pengalaman pahit itu berguna ?
TUHAN     :     Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru
pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU     : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu ?
Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?
TUHAN     :     Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan
kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari
perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha - leha.

AKU     :     Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu
kemana harus melangkah ...
TUHAN     :     Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana
kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu
bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu
penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU     : Kadang - kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa
yang dapat saya lakukan ?
TUHAN     :     Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.
Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan
daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.
Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran
dengan waktu.

AKU     :     Di dalam saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi ?
TUHAN     :     Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada
masih berapa jauh kamu harus berjalan. Selalu hitung yang
harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU     :     Apa yang menarik dari manusia ?
TUHAN     :     Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku ?". Jika
mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa
harus aku ?".

AKU     :     Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini ?
TUHAN     :     Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa
kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan
tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses
penciptaan.

AKU     :     Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini ?
TUHAN     :     Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini
dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU     :     Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa - doaku tidak
dijawab.
TUHAN     : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah
TIDAK.

AKU     :     Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN     :     Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup
adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk
diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu
tahu cara untuk hidup.

TUHAN     has signed out.
Sumber : Unknown (tidak diketahui)
The Acesia
Enlightening People for Better Life
www.the-acesia.tk
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Kiriman dari member
Prasasti Purnowibowo
PT Aplikasinusa Lintasarta
Jakarta

Trackback(0)
Comments (1)add comment

teja said:

Bilamana ungkapan ternukil dari dasar hati perkhabaran yang dibawa tidak tersasar jauh dari niat.
Lenggok makna kias menyerlah simbolis.
Menyilih saat menjarak masa menjulang lambang betapa sarat mewah citra jiwa jika dasarnya berpasak akidah.
Kita berbeza dengan yang tidak berakidah.
Bezanya kita menjurus mencari redha Allah memelihara dan menghormati kehormatan hak milik peribadi. Harga diri tidak menjadi mulia tatkala makna ' rabbani ' tidak dirungkai untuk mencari makna asas fitrah dibekal.
Apa sahaja terbit dari rasa di jiwa mesti di segikan kerana Allah dari Allah dan untuk Allah.Billa kenal sumber kepada cinta tersingkap banyak pintu mengenal diri dan Pencipta. Hidayah penciptaan kasih menuntut interaksi sesama insan kerana ia bekal amanah sebagai khalifah tidak hanya dikitari lengkungan peribadi dan keluarga bahkan mengikat hakikat antara wargajagat.
Lihat harga kemanusiaan yang kian pudar bila manusia bersegi memilih bangsa meletak harga nilai maruah diri ikut selera...ikat dan kekang pancaindera demi nafsu sebagai timbang tara akal berpaksi kuasa dan kemahuan meminggir kasihan dan simpati.

Sukar bila tafsiran cinta ikut sukatan tidak bekiblatkan qalam Allah sebagai Pencipta dan barakah Rasul jurupandu keindahan perilaku.

Tidak ada insan yang tidak mahu berubah ke arah kebaikan.
Hari ini lebih baik dari semalam adalah bahagia.
Semalam lebih baik dari hari ini adalah biasa.
Hari ini dan semalam tiada apa-apa yang berubah maknanya derita.
 
report abuse
vote down
vote up
July 24, 2006
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 2 guests and 14 members online
Generated in 2.32976 Seconds