|
Page 5 of 14 Tinggi malanjuik lah kau batuang,
Indak den tabang-tabang lai. Tingga mancanguik lah kau kampuang, Bujang bajalan hanyo lai. Artinya : Tinggi melanjut lah kau betung, Tidak akan saya tebang lagi. Tinggal merengut lah kau kampung Bujang akan segera berjalan lagi. Tafsir sampiran : Tinggi malanjuiklah kau batuang, indak den tabang-tabang lai. Batuang adalah sebangsa bamboo, yang lebih tebal dan kuat, biasa digunakan untuk tonggak rumah dan untuk membuat jembatan. Sampiran ini mengatakan bahwa betung itu dibiarkan saja tumbuh tinggi, tidak akan ditebang lagi. Pertumbuihan betung itu sama dengan bamboo lainnya yaitu dengan membentuk rumpun, biasanya apabilan sudah ada pohon yang tinggi dalam satu rumpun , akan segera ditebang untuk digunakan.
Tafsir isi pantun : Tingga mancanguik lah kau kampuang,bujang bajalan hanyo lai. Adalah semacam ucapan selamat tinggal dari seorang bujang yang akan pergi merantau jauh, dia mengungkapkannya dalam bentuk pantun diatas. Jadi ini adalah semacam ratapan perpisahan, yang biasanya sedih, Dalam perpisahan itu tidak hanya sibujang yang akan pergi merantau yang menanggung sedih, akan tetapi kampung yang ditinggalkanpun merasa sedih, seperti dikatakan: =tingga mancanguik= yang tidak ada terjemahannya yang tepat dalam bahasa Indonesia.Kira-kira artinya sama dengan tercenung , termenung,bersedih hati. |