Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
SPTT Cimbuak
Advertisement
Cimbuak Toolbar
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Dalam awa akhia mambayang
Dalam baiak kanalah buruak
Dalam galak tangih ka tibo
Hati gadang hutang kok tumbuah
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Mati Dalam Islam PDF Print E-mail
Written by Khairi Yusuf, Sutan Sinaro   
Wednesday, 23 August 2006
Article Index
Mati Dalam Islam
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
 
 Assalamu'alaikum.w.w.

... kita sambung nan kemaren ...

  "wal munkar", segala kemungkaran.  Apa yang disebut mungkar ?.
Munkar maksudnya, semua orang tak suka. Orang Minang  tidak suka, orang Jawa tidak suka, orang Cina tak   suka, orang India tak suka, orang Arab tak suka,  bahkan orang bule pun tidak suka.    Perkosaan, ada orang yang suka ?.
Kita tidak mau ada keluarga kita yang diperkosa. Orang  Cinapun tidak mau. Kita punya anak-anak perempuan  kitapun khawatir tuan-tuan, betul nggak ?. Kejadian  yang di depan mata di solok beberapa waktu yang lalu  jangan sampai terjadi lagi tuan-tuan. Itu sebabnya
kita harus mencegah, melawan, dan menutup segala  pintu. Penjagaan keluarga tolong perhatikan tuan-tuan. 
  Kemudian perampokan, kita suka ?. Tidak ada yang  suka kena rampok tuan-tuan. Harus di bendung. Yang  dapat membendung hal ini hanya undang-undang Allah.
"Naakanu minallaah", orang takut, orang ngeri dengan  hukum Allah, tapi kita kok tidak mau ?. Undang-undang  manusia yang dipakai akhirnya jadi huru-hara.
Ini yang munkar, .... perkara yang semua manusia tidak   suka. Perkosaan hari ini, menjadi-jadi tuan-tuan,  hanya tidak mengemuka, karena tidak semua diberitakan.
Tolonglah dijaga anak-anak kita. Jangan hanya kita  saja yang ke surau ke mesjid, tapi kita tidak menjaga   anak-anak kita.   "wal bargh"
Jangan buat aniaya. Ini yang ketiga, aniaya,  kezhaliman. Tuhan tidak membolehkan kita menzhalimi  atau berbuat zhalim, apakah orang lain atau diri  sendiri. Tidak ada yang lebih zhalim dari perkara yang   tadi,... syirik.  Menzhalimi diri dan orang lain.
Mempersekutukan Allah dengan sesuatu, membuat  tandingan-tandingan terhadap kekuasaan Allah, mencipta  dan menjalankan undang-udang sendiri. Orang-orang  seperti ini tuan-tuan, wajib kita tentang  habis-habisan, tak ada kompromi kecuali mereka kembali
kepada peraturan-peraturan Allah. Dalil suratul  hujurat pada ayat ke 9 (49:09).
Golongan yang melakukan kezhaliman wajib kita tentang  habis-habisan.
"Faqatilu", maka perangilah, "al latitabghi"  orang-orang yang melakukan kezhaliman, "hatta"  sehingga, "tafii-a ila amrillah", sehingga mereka  kembali kepada perintah Allah. Ini ayatnya. Selagi   judi berleluasa, minuman keras berleluasa,  undang-undang taghut diamalkan, selagi itulah mereka  wajib diperangi tuan-tuan, kecuali mereka kembali  kepada perintah Allah. Mereka mengamalkan isi atau  kandungan Al-Qur-an, mereka menghapus judi, menghapus   penjualan minuman keras, menghapuskan sistem riba,  dilaksanakan hukum hudud, qisas, ta'zir, ketika itu  tidak boleh diperangi, kita harus dukung.
     Inilah tiga hal, jangan mempersekutukan Allah,  melaksanakan semua suruhan Allah, dan meninggalkan  semua larangan Allah. Insya Allah mati dalam Islam,  mati dalam keadaan beriman. Kata Dr. Hamka, mau mati  dalam Islam, perbuatlah tiga perkara, diapun
menyatakan tiga juga.   Yang pertama, Tempat perlindungan kita hanyalah   Allah .. aaa.. betullah tuan-tuan, kita tidak boleh  tergantung kepada makhluk. Pergantungan kepada makhluk  pergantungan yang lemah. ... syirik. Dalam hal rezeki  atau hal apa saja kita bergantung kepada kebijakan   Allah swt. Allah swt. telah mengadakan undang-undang
yang namanya hudud yang namanya qisas yang sesuai  dengan segala tempat dan segala zaman, kita amalkan  undang-undang tersebut, kita bergantung kepada  perlindungan Allah.. aaa ini baru betul...  
  Yang kedua, mengambil Al-Qur-an sebagai pedoman  hidup, ... aa betul tuan-tuan,... apa yang disuruh,  apa yang diperintahkan dikerjakan, apa yang dilarang  ditinggalkan.
   Yang ketiga, menjadikan Nabi Muhammad saw. Sebagai   panutan.  Kita tidak akan ikut yang lain, kita hanya  ikut nabi Muhammad saw. Sebab ketika dalam Isra' wal  Mi'raj tuan-tuan, ketika masuk waktu shalat subuh,  Nabi saw. jadi imam. Apa sebab Nabi saw. yang jadi  imam ?. Karena setelah Nabi saw. tak ada lagi syari'at  lain atau nabi lain, banyak syari'atnya tetapi mereka  menjadi pengikut Nabi Muhammad saw. Nabi 'Isa bila  turun ke bumi pada suatu hari nanti, akan menjalankan   syari'at nabi Muhammad saw. Dia tidak akan merujuk  pada bible atau injil tuan-tuan.  Jadi hanya nabi  Muhammad saw., sebagai satu-satunya contoh teladan  terbaik yang wajib kita ikuti. Dalam segala segi,  "wa innaka la'alla khuluqin 'azhiim", Akhlak yang   paling mulia yang paling agung ada pada beliau.
Sebagai pemimpin, "laqad jaa akum rasulum min   anfusikum 'aziizun 'alaihim ma 'anittum, 'ariisun  'alaihim bil mu'miniin, ra-uufurrahiiim". Segala sifat   ada.
Kasih sayang, welas asih dan penyayang. Ini sifat  pemimpin tuan-tuan.  Terakhir, 'amalkan doa ini tuan-tuan, mudah-mudahan  kita mati sebagai seorang Islam yang sejati yang akan
mendapat keridhaan Allah swt. akan dimasukkan ke dalam   sorga.
Mintalah tuan-tuan, jangan segan. Do'a ini diamalkan  oleh tukang-tukang sihir fir'aun ketika mereka diancam  hendak dihukum bunuh. Mereka menadahkan tangannya  "Rabbanaa afrigh 'alaina sabra, watawaffanaa   muslimiiin".
Wahai Tuhan kami, limpahkan kepada kami kesabaran, ...  kita mesti banyak bersabar dalam mengkikuti  perintah-perintah Allah, karena akan banyak mendapat  ujian dan tantangan, tidak mudah untuk mencapai semua   itu.  "watawaf fanaa muslimiiin", dan matikanlah kami
sebagai seorang Islam yang menta'ati perintah Allah  sampai ke akhir hayat.
Ini tuan-tuan tahu nggak ?, berkenaan dengan siapa  turun ayat ini ?.
Abdullah bin ubay... seorang munafiq. Setengah tafsir  menyebut Nabi saw belum sempat sembahyang turun ayat  ini, meminta menghentikan nabi, tidak boleh  sembahyang, Nabi tidak sembahyang. Setengah lagi  tafsir menyatakan Nabi sudah sembahyang, turun ayat
ini. Dan setelah peristiwa ini turun ayat 84 ini, nabi  tidak lagi menyembahyangkan golongan munafiq ini.  Orang yang berbicara Islam sesuka hati, menghina  Islam, kita mau sembahyangkan juga mayat dia ?. 
  aa... sudah panjang kaji kita, sampai di sini dulu
uraian kita, lain waktu Insya Allah kita sambung pula,

dengan pembicaraan yang lain pula. (Habis)

Wabillahil hidayah wat taufiq

Wassalam

St. Sinaro
 
Trackback(0)
Comments (0)add comment

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy

Last Updated ( Wednesday, 23 August 2006 )
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Yayasan Cimbuak
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 10 guests and 13 members online
Generated in 5.56721 Seconds