Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Gunuang biaso timbunan kabuik
Lurah biaso timbunan aia
Lakuak biaso timbunan sampah
Lauik biaso timbunan ombak
Nan hitam tahan tapo
Nan putiah tahan sasah
Disasah bahabih asa
Dikikih bahabih basi
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Mati Dalam Islam PDF Print E-mail
Written by Khairi Yusuf, Sutan Sinaro   
Wednesday, 23 August 2006
Article Index
Mati Dalam Islam
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
 
Assalamu'alaikum.w.w.

  ... kita sambung yang kemaren .....

Ada satu lagi ayat, dengan jelas menyebut  orang-orang yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu, confirm ahli neraka.
Surah Al Maidah di pertengahan ayat 72.  Sesungguhnya kata Allah, orang-orang yang
mempersekutukan Aku dengan sesuatu itu, maka sesungguhnya diharamkan bagi mereka surga dan tempat tinggal mereka ialah neraka. .. Nah ini dia syirik tuan-tuan.
Untuk apa gunanya kita pergi ke Mekah, kalang kabut  mau pergi ke Mekah dalam seminggu ini, sudah booking  tiket suami isteri mau pergi. "Bapak mau kemana ?",  "Alaa ustadz booking tiket mau pergi umrah, mau  berpuasa, mau sambut ramadhan di bumi Mekah,
... manalah tahu ustaadz dapat untung mati di Mekah".  "Alaaa paak, Abu Lahab mampus di Mekah", dia pun tidak  menerima undang-udang Nabi, dia ahli surga kah ?. Dia  lebih hebat, tinggal di Mekah 40 tahun, tapi orang  yang paling kuat menentang Nabi. Apa yang mau
dibanggakan mati di Mekah ?, kalau menolak  undang-undang Allah ... Kafirlah.
Tidak boleh, ... manusia tiada hak membuat   undang-undang sendiri. Kita dicipta oleh Allah swt.,  Allah tahu undang-undang yang baik dan yang buruk  untuk kita, kita ikut sudahlah.
Undang-undang yang kita pakai dari mulai  undang-undang penjajah, undang-undang yang dicipta  BPUPKI lalu disakralkan, dan beberapa produk  undang-udang buatan manusia juga yang bernama MPR.  
Apakah sesuai ?, kerancuan yang terjadi telah  meletakkan dua penguasa pertama   bertindak sekehendak  hatinya. Sesuai kah ?, amandemen sana amandemen sini.
Hanya undang-undang Allah yang sesuai disegala tempat  dan di segala zaman. Kan tadi kita baca tafsiran  suratul haj ayat 67 bahwa undang-undang Allah sesuai  disegala tempat dan disegala zaman ?. Sampai kiamat  tetap relevan. Tafsiran para ulama muktabar tuan-tuan,  kita siapa ?, berani menolak tafsiran ini, kita siapa  ?. ... syirik.
  Tuan-tuan syirik ini amat berbahaya, kita tak sadar.  Kita menerima dan memakai peraturan-peraturan, undang-undang yang digubah oleh manusia,.... Syirik.
Kita telah membuat tandingan-tandingan untuk Allah  swt. Termasuk syirik dalam surat Al-Ankabut ayat 41.  Contoh-contoh syirik.
"masalul ladziii nat takhazu min duunillah auliyaa-a  kamasalil ankabuut ittakhadzat baita, wa inna an hamal  buyuti labaitulankabuut lau kaanu ya'lamuun".

Syirik ini amat berbahaya. Kalau sesorang hebat dengan  ibadah  sunatnya, sebanyak apapun, kalau dia  mempersekutukan Allah seperti ayat 41. Dia bergantung  kepada Tuhan, dia menganggap ada makhluk lain yang  dapat memberi pertolongan, dapat memberi perlindungan,  batal imannya... Aaa... Makhluk tak hebat. Makhluk  seperti kita, adakalanya kita sehat adakalanya kita  sakit.  Kita tidak boleh bergantung kepada makhluk,  syirik perbuatannya. Seperti dulu, semua bergantung   kepada orang tua itu, tiap sebentar berkata "menurut  petunjuk bapak presiden". "kalau lah tak ada dia,  tentu tidak ada pembangunan, saya tidak bersekolah",  macam-macam. Sekarang dia sudah tidak berkuasa, mau  bergantung kepada siapa pula ?. Inilah syirik,  bergantung kepada makhluk, berhala kah, benda-benda  kah, cincin kah, atau apa saja yang bernama makhluk,  hal seperti ini syirik. Bagaimana mau mati dalam Islam  ?, kalau asyik bergantung kepada makhluk ?. Itu
sebabnya kita tak perlu khawatir, serahkan semuanya  pada Allah, Allah akan menjaga semuanya.  

Itu yang pertama, ulama membahas, kalau mau mati  dalam Islam, mentauhidkan Allah, jangan  mempersekutukan Allah dengan sesuatu, jangan  menganggap ada makhluk lain yang setanding, yang  setaraf yang menyamai kuasa Allah.Tidak ada.
Ada banyak ayat yang menerangkan hal ini, diantaranya  Al-Baqarah 165.
"waminan naas, may yatakhizu min duunillah andaadau,  yuhibbuu nahum ka hubbillaah".
... yang mereka cinta kepada makhluk sebagaimana  mereka cinta kepada Allah.
Kenapa ?, karena mereka menganggap makhluk ini hebat.  Kalau bukan karena makhluk ini kita hidup susaah  ... aaa... Mujur nasib baik dia yang memerintah,  kalau tidak bangsa Indonesia ini apa yang ada ?  ...Alaaa tuan-tuan, tanah, areal pertanian,  jalan-jalan tol, perusahan-perusahan besar dikuasai  anak-anaknya… sampai hari ini nggak bisa diganggu,
ndak bisa direbut. Pemimpin yang sesudahnya  berebut-rebut pula. Menetapkan   undang-undang untuk  memberi uang 20 milliar kepada mantan presiden yang  baru turun, dikejarkan membuat undang-undang itu,  sementara rakyat menderita kelaparan. Orang Indonesia  ini tidak sadar-sadar, sudah lah mempersekutkan Allah.
Tuhan malukan kita, Tuhan aibkan kita, Tuhan hinakan  kita di tanah air kita sendiri tuan-tuan. Tolong  sadarlah. Ditimpa bala bencana tsunami yang sampai  hari ini masih menakutkan. Tolong sadarlah, mari kita  kembali kepada undang-undang Allah, undang-undang yang memang  'adil.
   Yang kedua, kalau kita mau mati sebagai seorang  Islam, disebutkan bahwa hendaklah kita menunaikan  segala suruhan-suruhan Allah. Kita tidak mau mengambil  contoh yang lain, kita ambil surat an-Namlu ayat 90  (16:90). Esok khutbah jum'at,  di khutbah yang kedua,   setelah khatib berdo'a  
"Allahumaghfirlil muslimiina wal muslimat … dst….  Rabbana aatina fid dunya hasanah, wa fil akhirati  hasanah, waqinaa 'adzabannaaar".  "Ibadallah...."  ini dia,
  "Inallaaha ya'murukum bil 'adli wal ihsaan, wa-iitaa   idzil qurba.....wal bargh".
(16:90).

... lah panjang pula ... beresok kita sambung. 


Wabillahil hidayah wat taufiq

St. Sinaro
 
Last Updated ( Wednesday, 23 August 2006 )
 
< Prev   Next >
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 11 guests and 15 members online
Generated in 3.97491 Seconds