Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Cawang di langik tando ka lapeh
Ingek di rantiang ka manyucuak
Tahu di dahan ka maimpok
Tahu di unak kamanyangkuik
Pandai maminteh sabalun anyuik

Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Mati Dalam Islam PDF Print E-mail
Written by Khairi Yusuf, Sutan Sinaro   
Wednesday, 23 August 2006
Article Index
Mati Dalam Islam
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
 
Assalamu'alaikum.w.w.

... kita sambung yang kemaren.....

Yang kedua, kalau kita mau mati sebagai seorang Islam,  disebutkan bahwa hendaklah kita menunaikan segala  suruhan-suruhan Allah. Kita tidak mau mengambil contoh
yang lain, kita ambil surat an-Namlu ayat 90 (16:90).  Esok khutbah jum'at,  di khutbah yang kedua, setelah  khatib berdo'a  "Allahumaghfirlil muslimiina wal muslimat ... dst...
Rabbana aatina fid dunya hasanah, wa fil akhirati  hasanah, waqinaa 'adzabannaaar".
"Ibadallah..." 

Ini dia,

  "Inallaaha ya'murukum bil 'adli wal ihsaan, wa-iitaa  idzil qurba......wal bargh". (QS:16:90).
   Mau mati dalam Islam, pertama mentauhidkan Allah,  yang kedua menunaikan segala suruhan-suruhan-Nya, yang  ketiga meninggalkan segala larang-larangannya.
Ayat 16:90 ada kedua-duanya. Suruhan ada tiga macam,  larangan ada tiga macam, mari kita simak. 
  Yang pertama, "Innalaaha ya'murukum bil 'adli".  Allah  swt. menyuruh kita berlaku 'adil.
Bagaimana yang namanya 'adil ?, kalau si fulan itu  bersalah, katakan ia bersalah, kalau si fulan itu  benar, jangan takut-takut mengatakan ia seorang yang  benar. Kalau ini hak seseorang, kembalikan kepada yang  empunya. Itu namanya 'adil,.. nampak ndak ?.
  Ini tidak, selama ini kita,... yang salah  dipertahankan, yang benar diaibkan. Banyak contoh
tuan-tuan, perkara-perkara yang sampai hari ini tidak  dijatuhkan dengan 'adil. Ada yang dipenjara tanpa  dibuktikan kesalahannya... Pokoknya banyak lah.
Padahal "Inallaaaha yang'murukum bil 'adli", secara  mudah, yang namanya 'adil, tidak memihak kemana-mana. 
Inilah 'adil, Allah menyuruh kita.
   "Wal ihsaan", Allah menyuruh kita berbuat baik.  Bagaimana yang ihsan ?, saya tertarik dengan tafsiran  Dr. Hamka.   Kalau kita hendak memberi upah, kita  menyuruh seseorang untuk bekerja di rumah, upah  biasanya 40.000, tetapi dibayar 50.000, inilah ihsan.
Allah suka tuan-tuan, Allah sayang pada orang yang  punya sifat ihsan. Dr. Hamka menyebut, Qurtubi  menyebut, bukan hanya pada manusia tuan-tuan, pada  binatang pun juga. Burung dalam sangkar harus diberi  makanan secukupnya. Kucing diberi makan supaya ia  tidak mencuri lagi. Itulah sifat ihsan, Tuhan sayang  tuan-tuan. Kalau memelihara burung beri makan yang  cukup kalau tidak, lepaskan burung itu. Kalau  mengendarai mobil di jalan, hati-hati juga dengan  binatang, mereka kan punya nyawa juga. Tapi keadaan
hari ini membuat kita sedih, sudah banyak, tidak hanya  anjing, kucingpun tidak dipedulikan orang, mati  takalapuak sampai linyak di jalan-jalan, sampai hilang  beterbangan jadi debu. Orang nggak peduli, sudah ndak  ada sifat ihsan sedikitpun. Tuhan menyuruh berbuat
baik, ihsan, tidak hanya kepada manusia, binatang  juga. Inilah yang melayakkan kita mati dalam Islam.     "wa itaa idzil qurba"
Yang ketiga, Allah menyuruh kita tolong bantu karib  kerabat yang terdekat. Memang betul lah tuan-tuang Dr.  Hamka ini memang hebat penulisannya. Dia buat contoh  mudah. Dalam satu keluarga, ada saja abangnya atau si  adiknya yang miskin. Yang kaya bantulah yang miskin.  Ini suruhan Tuhan. Dari satu keluarga tidak semua  kaya.  Makanya yang kaya membantu yang miskin. Ini  suruhan Allah pada kita.
   Tiga Allah suruh, berlaku 'adil, berbuat baik  (ihsan), dan membantu karib kerabat.
    Tiga Allah larang, coba tuan-tuan simak supaya  mati sebagai seorang Islam.
"wayanhaa 'anil fahsyaa'", dan hendaklah kamu cegah  fahsyaa'.
Fahsyaa' artinya keji. Kalau dalam Qur-an fahsyaa' ini  ialah zina. Apa ayatnya ?. Surah al-Isra ayat 32  (17:32). "walaa taqrabuz zinaa, innaka fahisyah,  wasa-a sabiila".
Zina ini fahsya. Ulama membuat rumusan, kita harus  menutup segala pintu-pintu yang menuju kepada  perzinaan. Diantaranya wanita perlu menutup aurat  dengan sempurna. Baru orang tak melihat pada kita,  betul nggak ?.
Ini... kalau dia pakai pakaian singkat, paha pula  putih tuan-tuan, siapa yang ndak melihat ?,.. gratis.  Pakai belah di depan pula.. aaii.. Astaghfirullaah.
Sebab itu disuruh tutup. Karena memang dasar tidak berpikiran Islam, dan Soekarno pula gila wanita,  sampai hari ini pakaian nasional wanita adalah kebaya  pendek,... berleher rendah pula...aiii...  Pidato di  atas podium,… "kami mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya"... aii naik jakun rang gaek tu.  Dibalas pula dengan pidato oleh rang gaek tadi  "Kami mengucapkan pula terima kasih yang se  dalam-dalamnya".... apa maksud ?... alaaa.  Ini pintu-pintu perzinahan tuan-tuan.  Allah menyuruh tutup,... inilah fahsyaa. Ini segi  pakaian. Lalu ?. pergaulan tidak boleh bebas.  Makanya organ tunggal, goyang inul.. Dewa dan segala  macamnya yang membuat lelaki perempuan bercampur  berdesak-desak itu dilarang. Pergaulan bebas  tuan-tuan. Ini yang menyebabkan terbukanya pintu-pintu
fahsyaa. Apa saja, TV pun begitu, jangan tayangkan  film-film yang cabul. Ini entahlah, meksiko nya,  Columbianya, Venezualanya dan sebagainya dengan nama  bagus telenovela, ceritanya tak lain itu ke itu saja,  cerita perselingkuhan suami isteri dan perzinaan
anak-anak muda. Sudah menjadi biasa di telinga kita  ketika mendengar, dan dimata kita ketika membaca  "Aku sudah mengandung anaknya"... aiii belum nikah  lagi. Semua cara halus yahudi tuan-tuan. Mana ada  saluran yang tidak yahudi sekarang ini. Cerita  selingkuh, perzinaan. Itu sebabnya lahir anak-anak di  luar nikah, kalau didata... begitu banyaknya  tuan-tuan. Sampai kepada orang kampungpun jadi biasa.  Belum lagi cerita-cerita salon, cerita-cerita gay, dan  banci-banci pun bertebaran di mana-mana. Kalau lah  ikut suruhan Rasulullah, kaum-kaum yang begini (gay,  lesbian) bukan didera, tapi disuruh bunuh, baik yang  sebagai lelaki ataupun yang jadi perempuannya. Ini  fahsyaa tuan-tuan, itu sebabnya disuruh tutup semua  pintu yang menuju ke arah sana. Anak kita tuan-tuan,  na'udzubillahi min dzaliik, jangan sampai pergi  sekolah ke bandung ke Jakarta, pergi sebagai Ahmad,  pulang sebagai Linda, jangan tuan-tuan, jangan sampai  terjadi.
  "wal munkar", dan segala kemungkaran.  Apa yang disebut mungkar ?.

... lah panjang pula... beresok kita sambung ...

Waillahil hidayah wat taufiq

Wassalam

St. Sinaro



Last Updated ( Wednesday, 23 August 2006 )
 
< Prev   Next >
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 23 guests and 12 members online
Generated in 10.27056 Seconds