Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Balabiah ancak ancak
Bakurang sio sio
Diagak mangko diagiah
Dibaliak mangko dibalah
Bayang bayang sapanjang badan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Bukit Marapalam PDF Print E-mail
Written by Dr. H. K. Suheimi   
Friday, 25 August 2006
Image Keistimewaan  Bukit  Marapalam adalah karena  dia terkenal, Namun bukit Marapalam terkenal bukan karena berbedanya dia diban­dingkan  dengan bukit-bukit yang lain, tidak. Bukan karena  indah dan  cantiknya bukit yang satu ini. Bukan karena bukit ini  lebih tingi dari bukit-bukit yang lainnya. Atau bukan juga karena bukit ini  lebih hijau. Bukan, bukan karena semua ini.  Bukit  Marapalam yang terletak di daerah Batu Sangkar dekat desa Bato itu,  Justru terkenal  karena dulu kala, sekitar tahun 1916 nenek moyang  kita  pernah  berkumpul disitu. Lingkup semuanya  termasuk  tokoh-tokoh adat,  alim  ulama  dan cerdik pandai,  berhimpun  berkumpul  dan bersepakat,  mengadakan   Sumpah  sakti  bukit  marapalam.  hasil kesepakatan  itu  tercurah dalam sebuah ikrar  yang  akhirnya  di kenal  dengan "Piagam Bukit Marapalam". 

Isi piagam  inilah  yang jadi  renungan saya saat ini, ketika saya di angkat dan di  minta oleh  Pak  Drs Hasan Basri Durin Dt Rangkayo  Mulie  nan  Kuniang menjadi salah seorang pengurus LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) Sumbar pada seksi pembinaan Adat dan Syara'.
"Piagam   Bukit  Marapalam" berisi;  "Adat  bersendi  sara', sara' bersendi Kitabullah; sara' mangato adat mamakai".

Terbaca  disini  bahwa , Adat  adalah  mempraktek  kehidupan beragama  sesuai dengan ajaran Islam yang berdasarkan Qur'an  dan hadis.  Adat  dalam bentuk amal nyata ada juga  yang  menyebutnya sebagai  dakwah bil hal. Disini ter ungkap bahwa  syara'  mangato dan adat memakai. Apa yang katakan oleh syara' di jalankan oleh adat. Jadi adat dalam bentuk amal nyata apakah perbuatan  ataukah perkataan. Jadi antara adat dan agama itu terjalin hubungan  yang sangat  erat  melekat dan bergelintin. Agama  adalah  rohnya  dan jiwanya dan adat adalah jasmani nya. Makanya adat bersendi syarak dan syarak bersendi kitabullah.Dalam  adat di kenal istilah "alam takambang jadikan  guru".

Jadi sebelum Agama Islam datang, orang minang sudah belajar  dari alam.  Dan  alam itu sendiri sesungguhnya  adalah  ayat-ayat  dan tanda  kebesaran Allah. Karena ayat itu ada yang  tertulis  ialah dalam buku kecil; Al-Qur'an. Dan ada ayat yang tak tertulis yaitu alam  atau  buku besar. Tapi bagi orang-orang  yang  jeli  justru melihat di dalam alam ada tulisan yang besar-besar yang  menanda­kan dan menampakkan kebesaran Allah dalam setiap hurufnya.

Adat  secara bahasa berarti  sesuatu yang  dikerjakan   atau diucapkan   secara berulang-ulang  sehingga  dianggap  baik  dan diterima  oleh jiwa dan akal sehat . Istilah lainnya adalah  'urf yang di kenal dan dianggap baik serta di terima oleh akal sehat.

Adat atau 'urf adalah sesuatu yang  telah  menjadi kebiasaan manusia  dalam hal muamalah, dalam kata-kata dan perbuatan .  Dan disamping itu  ada juga yang mendifinisikan  sebagai sesuatu yang terjadi berulang-ulang   tanpa harus difikirkan  terlebih dahulu.

Jadi  dia  bekerja secara otomatis. Sudah jadi fiil.  sudah  jadi perangai,  sudah  jadi  kakobehnya  begitu,  kebiasaannya  memang
 demikian.   Misalnya bergeraknya jari dengan  bergeraknya  tangan  atau berpindahnya tempat  karenaa adanya gerak itu.
 
Maka  kalau  ada yang menyimpang atau tak  berjalan  menurut adat,  tampak  aneh dan janggal. Lain saja dari  yang  lain,  dan  manusia tak mau dianggap lain dari yang lain, manusia tak mau  di katakan  menyimpag dari kebiasan dan menyimpang dari adat  istia­dat. Dan tak seorangpun diantara penduduk Minangkabau yang mau di katakan  tak  beradat. Kalau dikatakan tak  beradat,  itu  berarti arang  tacoreng di kening. Pantang sekali bagi orang minang  mendengar kata "Tak beradat". Itu adalah satu penghinaan.

Perkataan dan perbuatan yang telah dibiasakan, hanyalah men­yangkut  bidang  muamalah   hubungan manusia  dan  manusia.  Adat memperbaiki dan memperhalus hubungan antar manusia, bersopan  dan bersantun,  "bataratik". Lamak di awak katuju di  urang",  menuju manusia  yang bermoral sehingga mempunyai akhlak yang mulia  yang di sebut dengan akhlakul Karimah. Dan bukankah Nabi Muhammad  SAW diutus kedunia ini untuk memperbaiki Akhlak Manusia?.
 
Para  ahli  fiqih  menyatakan bahwa adat   atau  'urf  dapat dijadikan  sebagai  satu alasasn  atau  dalil   dalam  menetapkan hukum islam. Hal ini didasarkan  pada sabda rasulullah  SAW  yang artinya :" Sesuatu yang di pandang  umat Islam baik, maka  disisi Allah  juga dianggap baik. Atau surat Al a'raf ayat 199 :"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf". Sbagai penguat  untuk menjadikan 'urf sebagai salah satu dalil hukum"Urf  sahih  yaitu 'urf yang tidak bertentangan   dengan  ke tentuan  Al-Qur'an  dan sunnah yang sifatnya  tidak  menghalalkan yang haram  dan sebaliknya mengharamkan yang halal.Adat  yang  berlaku pada masyarakat harus  di  pertimbangkan  seorang mujtahid dalam menetapkan satu hukum , karena seperti  di ketahui   hukum itu sendiri haruslah membawa pada ke  mashlahatan  umat  itu sendiri. Untuk itu penentuan hukum terhadap  suatu  ma syarakat   harus  terlebih  dulu  memperhatikan   kebiasaan  yang berlaku  didaerah setempat.
 
Syariat ialah segala yang di turunkan Allah SWT kepada  nabi Muhammad  SAW berbentuk wahyu yang terdapat dalam Al-Qur'an   dan sunah.  Semula  kata ini  berarti jalan menuju  air  yakni  jalaa kearah   sumber  pokok kehidupan . Kata kerjanya  adalah  syara'a yang  berarti  menandai atau mengambar jalan yang  jelas   menuju sumber air.
 
Syariat  merupakan nas-nas yang suci yang di  kandung  dalam al-Qur'an dan sunnah. Dalam surat  Al maidah 48 :"Untuk tiap-tiap ummat diantara kamu , Kami berikan aturan dan jalan yang terang".
 
Pengunaan  kata-kata  syariat dalam Al-Qur'an  di  dapat  didalam surah  al-Jasiyah   ayat 8 :"Kemudian Kami jadikan  kamu  berada diatas sesuatu syariat (Peraturan) dari urusan (Agama) itu,  maka ikutilah  syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu  orang-orang yang tidak mengetahui"
 
Syariat identik dengan ad-din atau agama  dan tidak  identik dengan  fikih. Dengan demikian jika di katakan asy-syariat  isla­miyah,  maka  maksudnya adalah setiap yang datang  dari  Muhammad Rasullullah  SAW yang berasal dari Allah SWT, baik  itu  sifatnya  menjelaskan  persoalan akidah maupun yang  menyangkut  pengaturan kehidupan manusia secara pribadi, keluarga dan dalam  masyarakat, serta yang menyangkut akhlak.Dihari penunjukan saya sebagai salah seorang pengurus  Kera­patan  Adat  Alam Minangkabau ini, kembali saya  terkenang  akan Bukit  Marapalam,  yang  menyatukan antara artian  adat  dan agama.  Bahwa  agama  dan adat tak bisa dan tak  usah  di  pisah-pisahkan.  Hanya  Belanda saja dulu  yang  memecah-mecah  memakai politik  Devide  et empera. Pecah belah, di adu,  kemudian  kalau sudah lemah di kuasai. Alangkah inginnya kita melihat, tokoh adat adalah ulama dan ulama adalah tokoh adat. Orang yang menjalankan agamanya  adalah  orang yang menguasai  adatnya.  Sehingga  dalam menjalankan  adat  adalah  cerminan  dalam  menjalankan  perintah agama. Karena adat bersendi syara', dan syarak bersendi  kitabul­lah. Syara' mangato dan adat memakai.
 
Untuk  semua itu saya teringat akan sebuah  Firman  suci-Nya dalam  Al _Quran surat Al a'raf ayat 199 :"Jadilah engkau  pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf".
 
Padang  20, Desember 1994
 
Trackback(0)
Comments (0)add comment

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Last Updated ( Friday, 25 August 2006 )
 
< Prev   Next >
Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 5 guests and 11 members online
Generated in 1.47346 Seconds