Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Saba ado duo pucuaknyo
Nan patamo saba jo kainginan
Nan kaduo saba jo nan indak diinginkan
Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Tafsir Pantun Minang (7) : Pantun Alam Takambang PDF Print E-mail
Written by Dr. Ir. H. Darwis S.N. Sutan Sati   
Monday, 09 October 2006
Article Index
Tafsir Pantun Minang (7) : Pantun Alam Takambang
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14


Batusangka balantai batu,
Parak jua labuah basilang.
Sadang jo kapa lai tak lalu,
Konon barakik batang pisang.

Artinya :
 
Batusangkar berlantai batu,
Parak jua labuh bersilang.
Sedangkan dengan kapal tidak lalu,
Apalagi dengan rakit batang pisang.

Tafsir sampiran :
    Batusangka balantai batu,Parakjua labuah basilang. Batusangkar adalah kota pusat kerajaan Minangkabau dizaman dulu. Mungkin waktu itu banyak jalan-jalan ,pekarangan atau tempat-tempat umum yang dilapisi dengan batu (balantai batu). Parak Jua adalah nama sebuah tempat dan disitu terdapat labuh bersilang, yang membentuk simpang ampat, yang kalau di Jakarta dinamakan perapatan.

Tafsir isi pantun :

    Sadang jo kapa lai tak lalu, konon barakik batang pisang. Secara harfiah pantun ini berarti seseorang yang ingin menyeberangi sungai besar atau mau berlayar kesuatu pulau. Menurut perhitungan untuk maksud tersebut tidak akan mungkin dilakukan walaupun dengan menggunakan kapal, apalagi kalau mau menggunakan rakit batang pisang. Yang dimaksud dengan rakit batang pisang adalah beberapa buah batang pisang yang dijadikan satu hamparan dipergunakan sebagai rakit atau sampan.
    Maksud utama dari pantun ini adalah memberi peringatan kepada siapapun untuk tidak mencoba-coba sesuatu yang tidak mungkin. Sebelum melaksanakan sesuatu hendaklah dipikirkan masak-masak terlebih dahulu, kemungkinan keberhasilannya. Kalau peluang untuk berhasil itu sangat kecil, lebih baik tidak dikerjakan, karena akan menghabiskan energi saja. Dalam dunia muda mudi, ini diibaratkan kepada seorang pemuda yang merindukan untuk menyunting seorang gadis cantik, pada hal dia mengetahui bahwa cinta dari seorang pemuda lain, yang jauh lebih baik dari dia telah ditolak, apalagi cinta dari dia. Maka pantun ini menasehatkan agar lebih baik dia mencari yang lain saja yang kira-kira setaraf dan peluangnya besar.



Last Updated ( Wednesday, 04 April 2007 )
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 14 guests and 9 members online
Generated in 6.24509 Seconds