Alang jo kekek bari makan,
Barilah makan kaduonyo.
Panjang jo singkek paulehkan,
Kok indak sampai ka ba-
a juo. Artinya :
Elang dengan kekek beri makan,
Berilah makan keduanya.
Panjang dan singkat disambungkan,
Kalau tidak sampai , apa boleh buat.
Tafsir sampiran : Alang jo kekek bari makan, barilah makan kaduonyo. Burung elang dan burung kekek itu hampir sama. Dalam sampiran pantun ini kedua jenis burung tersebut disuruh agar diberi makan.
Tafsir isi pantun : Panjang jo singkek paulehkan, kok indak sampai ka ba-a juo. Secara harfiah ini berarti bahwa diperlukan tali untuk dibentangkan antara dua buah tempat atau benda. Akan tetapi tidak ada sepotong talipun yang cukup panjang untuk itu. Maka diusahakan untuk menyambung tali-tali yang ada, baik panjang maupun yang pendek. Akan tetapi ternyata masih belum cukup juga, sehingga akhirnya dia menyerah saja, tidak lagi melanjutkan usahanya itu. Jadi secara tidak langsung, pantun ini menasehatkan agar dihabiskan dulu segala daya upaya untuk mencapai sesuatu maksud, kalau ternyata masih belum bias juga, apa boleh buat, berhenti sajalah.
Hal ini menggambarkan bahwa tidak semuanya rencana, usaha, niat atau maksud itu akan tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Namun tidak boleh mudah berputus asa.hendaklah diusahakan dulu segala kemungkinan, sebelum pada akhirnya memutuskan untuk menghentikan kegiatan itu.