|
Pituah |
Manjago aia muko Hiasan nan ndak bapunyo Samo rancak jo basyukur Nan jadi hiasan sanak nan lai |
|
|
Tafsir Pantun Minang (7) : Pantun Alam Takambang |
|
|
|
|
Written by Dr. Ir. H. Darwis S.N. Sutan Sati
|
|
Monday, 09 October 2006 |
|
Page 8 of 14
Putuih badantieng tali rabab, Tagantuang jatuah badarai. Indak guno dicari sabab, Habih untuang badan bacarai.
Artinya :
Putus berdanting tali rebab. Tergantung jatuh berderai. Tidak guna dicari sebab, Habis untung badan bercerai.
Tafsir sampiran : Putuih badantieng tali rabab, tagantuang jatuah badarai. Rebab adalah alat musik gesek seperti biola, akan tetapi memakainya dengan diberdirikan dilantai. Dalam sampiran pantun ini dikatakan bahwa tali rebab itu putus berdenting, mungkin pada waktu menyetelnya terlalu keras diputar, sehinggba putus berderai. Tafsir isi pantun : Indak guno dicari sebab, habis untuang badan bacarai. Pantun ini memberi nasehat kepada sepasang suami isteri yang karena sesuatu hal harus bercerai. Tidak perlu di cari-cari sebab yang menimbulkan perceraian itu, karena tidak akan ada gunanya. Kalau memang sudah begitu harusnya tak ada jalan lagi untuk mencegahnya, apa boleh buat, berarti sampai disitulah untung atau nasib perkawinan mereka, mereka harus bercerai. Pantun ini tidak pula menganggap bahwa perceraian itu dapat saja terjadi dengan mudah dan merupakan persoalan yang sederhana sekali. Pantun ini mengatakan kalau memang sudah tak mungkin lagi dipertahankan keutuhan satu rumah tangga, sehingga terjadi perceraian, tak ada gunanya lagi mencari sebab musababnya, mengapa perceraian itu terjadi. Karena perceraian itu telah terjadi, apalagi, memang untungnya hanya sampai disitu. Mungkin yang masih diperlukan lagi adalah memikirkan bagaimana caranya agar perkawinan tersebut dapat dilanjutkan kembali. Atau kalau memang sudah tak mungkin lagi, maka yang akan dipikirkan adalah bagaimana kemungkinan membangun rumah tangga baru. Untuk ini ada lagi pantun khusus, demikian pula untuk mencegah terjadinya perceraian ada lagi pantunya. |
|
Last Updated ( Wednesday, 04 April 2007 )
|
|
|
Yayasan Palanta Cimbuak |
 Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko |
|
Donasi Terakhir |

| Dari | Jumlah | | Harmailis | Rp. 200.007,-- | | Ajo Duta / Mak Uncu | Rp. 1.000.000,-- | | Inyiak Jangkuang | Rp. 56.789,-- | | Dave, Melbourne | Rp. 300.000,-- | Balance Sementara
| Rp. 1.116.796,-- | |
|
Online Sekarang |
|
We have 17 guests and 13 members online |
|