Home
Daftar Anggota
Galleri
Resep
Restoran Minang
Games
Download
Kamus Minang
Chat
Bursa Iklan
Radio Online
Weblink
Advertisement
Menu Situs
Berita
Artikel
Prosa
Tokoh Minang
Adat Budaya
Agama
Kolom Khusus
Pariwisata
Berita Keluarga
Giring2 Perak
Berita Yayasan
Pituah

Kok diajak urang pasupadan
Kok dialiah urang kato pusako
Kok dirubah urang kato dahulu
Jan cameh nyawo malayang
Jan takuik darah taserak

Milis Minang
Rantaunet
Surau
Aktivis Minang
Media Padang
PosMetro Padang
Advertisement
Allah Menunjukkan Kekuasaan Nya PDF Print E-mail
Written by Dr. H. K. Suheimi   
Thursday, 22 March 2007

ImageBaru saja Allah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan Gempa. Kita tersadar betapa mudahnya Allah menggerakkan segala sesuatu, Betapa mudahnya Dia membalikkan Bumi. Hanya dengan sedikit saja kekuasaannya  semuanya terjadi seketika, hanya dalam hitungan detik semuanya  kita lihat akibatnya. Pernahkah kita menyadari bahwa semua ini  ada hikmahnya, pernahkah kita merenung semua ini ajaran apa yang dapat kita petik.
Mungkin mata kita hanya melihat kerusakan dan kehancuran, apakah yang ada di balik semua ini?. Pernahkah kita tahu bahwa di ujung sana setiap nyawa yang pergi  diterima Nya dengan tangan terbuka. Kembali kepadanya dengan wajah yang berseri-seri, karerna  mereka mati syahid. Begitu ajaran guru saya “orang yang mati di timpa gempa   adalah mati syahid” kata beliau dalam suatu pengajian, dan surgalah untuknya.

Mungkin kita  menangis,sedih dan risau, tapi apakah yang kita tangisi itu juga risau, siapa tahu barangkali mereka tersenyum di haribaan Nya. Dari lubuk hati yang dalam saya panjatkan do’a, semoga saudara-saudara yang ditimpa musibah mendapat tempat yang layak, ditepatkan pada tempat yang semulia-mulianya dan di tempat yang bahagia disisi Nya. Perkenanlah Ya Allah. Keyakinan kita menghantarkan kita  bahwa Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang. Dengan Rahman dan Rahimnya di peluknya setiap hamba yang kembali keharibaan Nya, lebih-lebih yang kembali itu adalah mereka yang syahid.
 
Memang kebanyakan, biasanya orang  bersyukur bila dapat nikmat dilimpahi berkat dan menuau rahmat. Bermacam acara diadakan dalam menwujudkan rasa syukur ini. Tapi hari ini mampukah kita bersyukur disaat susah, disaat musibah menimpa?
 
Bukankah kita selalu dingatkan oleh guru-guru kita untuk senantiasa menikmati hari dengan penuh rasa syukur. Setiap hari sebetulnya adalah istimewa. Sayang kita sering tak menyadarinya karena ''mata'' kita tertutup.
 
Kita sadari memang ... bersyukur ... bersyukur dan bersyukur adalah kunci kita menikmati semua ini, tidak hanya di saat senang, tetapi juga di saat susah. Karena setiap musibah selalu mengandung 'rahmat' yang terselubung. Musibah adalah alat yang sangat ampuh untuk membuka mata kita pada banyaknya kenikmatan yang telah kita lupakan.
 
Jadi  dalam menerima musibah kita perlu senantiasa bersyukur bahwa hal itu tidaklah terlalu buruk. kita  sering mendengar istilah ''Masih untung''. cara pandang yang sangat spiritual ini bukanlah sekadar untuk menghibur dan menyenang-nyenangkan diri. Sikap ini didasari oleh keyakinan mendalam bahwa Tuhan senantiasa melindungi kita. Bahwa rahmat selalu ada di sekitar kita betapa pun kecilnya. Ini akan mengubah penolakan menjadi penerimaan, kekacauan menjadi keteraturan, dan kekeruhan menjadi kejernihan. Lebih dari itu hidup kita akan senantiasa diliputi perasaan penuh. Apapun yang sudah kita miliki menjadi cukup, bahkan berlebih.
 
kita seringkali tak dapat menemukan hal-hal yang patut disyukuri karena kita sering merasa bahwa sesuatu itu sudah semestinya terjadi. Padahal, segala sesuatu tidak terjadi begitu saja. Semuanya karena rahmat Tuhan. Mungkin Anda tidak merasa mendapatkan hal istimewa pada suatu hari. Tapi, bukankah hari itu kita dan seluruh anggota keluarga sampai di rumah dengan selamat?. Bukankah kita masih bisa menikmati makanan yang lezat? Bukankah jantung kita masih terus berdetak, nafas kita pun tak pernah berhenti? . Bukankah kita masih dapat melihat, mendengar, berjalan, dan bekerja?.
 
''Semua yang terjadi tak pernah kita sadari benar. Selamat tinggal, rumahku. suami dan putri kesayanganku....... Ibu dan ayah....... Selamat tinggal detak jam dinding dan bunga-bunga yang indah di pekarangan. Dan makanan dan kopi. Dan baju-baju yang baru diseterika dan air mandi hangat ....... dan saat-saat tidur dan terjaga. Oh hidup, kau terlalu mengagumkan hingga orang tak menyadari betapa mengagumkannya engkau.''
 
Saya teringat kata bijak dari guru saya . Bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah 'orang biasa" menjadi , "orang luar biasa",, Jadi jika anda sedang menderita hari ini ,  apa pun sebabnya... , bersiap-siaplah menjadi "orang luar biasa" ,,,
 
Dari lubuk hati yg dalam saya panjatkan do’a ”Ya Allah Engkau  pernah berkata "Falaqtahammal Aqabah; Wama  Adraa  Kamal Aqabah?;  Faqqu Raqabah" Tapi mereka tiada  mau  menempuh  jalan mendaki,  Tahukah kamu apa itu jalan mendaki.  Kamu  memerdekakan orang dari belenggu kemiskinan, memerdekakan orang dari  belenggu penderitaan, memerdekakan orang dari belenggu  kemelaratan  dan kesakitan, memerdekakan orang dari belenggu ke bodohan.Ya  Allah  berilah  kami kekuatan untuk  dapat memerdekakan  dan meringankan  beban-beban orang yang terlantar miskin dan  malang itu”.
Ya  Allah, Waktu mengalir terus, ia tahu banyak hal yang  hilang, dan banyak  yang di peroleh. Orang yang rugi  ialah  orang-orang yang waktunya  berlalu tapi imannya  tidak  bertambah,  waktunya berlalu tapi  amalnya  tidak bertambah,  waktunya  berlalu  tapi kebenarannya tidak bertambah, waktunya berlalu tapi  kesabarannya tidak  bertambah. Ya Allah bimbinglah kami  dalam  setiap  detik waktu yang kami lalui menjadi waktu-waktu yang bermanfaat.Kami  sadari Ya Allah bahwa Tak semua orang bisa  jadi  pahlawan, juga  tak semua pahlawan di maksudkan untuk jadi  pahlawan  terus menerus,  tapi  jadikanlah kami  pahlawan pendidikan,  pahlawana kesehatan dan pahlawan kemanusiaan.
Jadikanlah sebagai pengibar panji-panji kemanusiaan di barisan terdepan.
 
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al Qur'an :
'Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (QS. 2:45)
 
Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. (QS. 22:46)

.......Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (QS. 3:146)
 
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (QS. 3:103)
 
Padang 15 Maret  2007

Trackback(0)
Comments (3)add comment

mshukran said:

Dari zaman kito ketek lai demikianlah Guru Agama kita memperigatkan kita semua - bersabar... bersyukur dan jangan mangaluah tetakala menerima musibah. Tapi sebagai manusia biasa - iman sesorang itu tidak sama taraf dan darjatnya apabila menghadapai sebarang dugaan ALLAH. Berapa berat mata memandang berat lagi bahu mamikua. Muga-muga dengan tulisan bapak itu dapat mengambilakan kekuatan kepada mereka yg menerima musibah itu, INSYA ALLAH
 
report abuse
vote down
vote up
April 05, 2007
Votes: +0

andesti said:

Walaupun semenjak akhir-akhir ini banyak musibah yang melanda Negaraku tercinta yakni Indonesia tepatnya dikampung Ambo, ranah minag. Ambo banyak mambaco Koran luar negara yang banyak menceritakan keadaan sebenar Musibah yang tajadi itu. tapi Ambo sangat sedih setelah dapat tau kota yang selama ini digelar Kota Serambi Mekkah dicemari dengan budaya BARAT yang tak baik. Semoga budaya itu lesap bersama kenangan pahit ini.
 
report abuse
vote down
vote up
April 10, 2007
Votes: +0

melati malam said:

Dalam harian berbagai cubaan melanda ...
kesabaran kekadang tiada ...namun seandai hati tetap pada yang satu ...kita menerima kejadian yang baik dan buruk dengan rela.
Bagi diri ini seandainya sebuah pintu tertutup buat ku maka Allah akan membuka pintu lain...kerana Dia maha pengasih lagi penyayang..... Allah pasti menolong umat nya selagi kita tidak hanya menyerah pada taqdir tanpa berusaha....

salam mesra ..melati malam
 
report abuse
vote down
vote up
August 19, 2007
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
< Prev   Next >


Advertisement

Yayasan Palanta Cimbuak
Yayasan Palanta Cimbuak
Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang
Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko
Cimbuak Features

Cimbuak Chat


Cimbuak Chat


Free Email


Free Email
Donasi Terakhir

Donasi untuk Cimbuak
Dari Jumlah
 Harmailis Rp.   200.007,--
 Ajo Duta / Mak Uncu Rp.   1.000.000,--
Inyiak Jangkuang Rp.   56.789,--
Dave, Melbourne Rp. 300.000,--
Balance Sementara
Rp. 1.116.796,--
Situs Terbaik
Online Sekarang
We have 5 guests and 13 members online
Generated in 2.22028 Seconds