|
Pituah |
Nan babarih nan dipahek Nan baukua nan di kabuang Jalan luruih nan ditampuah Labuah Pasa nan dituruik |
|
|
Manajemen Jari-Jemari |
|
|
|
Ditulis oleh Yarli
|
|
Kamis, 21 Juni 2007 |
Alam takambang jadi guru, baitu pituah urang Minangkabau, manyuruah kito manyimak dan maambiak buah pikia dari kajadian alam. Untuak itu ambo babagi jo sanak kasadonyo.
Manajemen Jari-Jemari
Ini diajarkan oleh seorang yang SD saja tidak tamat namun kearifan dan kebijakan ada dalam dirinya. Alam terkembang jadi guru katanya yang menghantarkan beliau (almarhum) keposisi materi yang sangat berlebihan di atas berkecukupan. Ia kumpulkan hartanya tidak dengan mencuri atau menipu orang, apalagi KKN, wong orangnya cumin pedagang yang bermodalkan kejujuran dan persahabatan. Coba angkat dan perhatikan jari-jemari tangan anda ; Si Jempol mewakili lambang seorang PemimpinSi Telunjuk melambangkan pekerja mengatur / mandorSi Jaritengah mewakili sektor keamanan Si Jarimanis mewakili PR / HumasSi Kelingking mewakili tenaga bagian kebersihan Anda dapat renungkan kenapa ia mempunyai tugas demikian dengan menghayati fungsi masing-masing jemari itu. Siapa yang bertugas memberikan kesempatan dan penghargaan, siapa yang bertugas memberi petunjuk dan perintah, siapa yang berada paling depan bila ada aral melintang, siapa yang bersolek dengan perhiasan dan siapa pula bertugas menjaga kebersihan ? Coba anda serahkan tugas pemberi penghargaan kepada Jaritengah karena anda anggap ia yang paling tinggi, paling menonjol dan kuat diantara yang lain. kacau jadinya. Sekarang coba anda gerakkan jari-jemari di satu tangan, anda mulai dari Kelingking hingga bersentuhan dengan Jempol. Lakukan hal yang sama terhadap Jarimanis hingga bersentuhan dengan Jempol dan seterusnya. Apa yang anda lihat ? Lalu apa yang terpikir di benak anda ? Ya, betul, setiap jari-jemari didekatkan menuju si Jempol ternyata si Jempol bergerak lebih banyak dari jari lainnya. Apa bila si Jempol berdiri kaku bergeming ditempatnya, jari yang paling dekatpun (Telunjuk) tidak dapat menyentuh, apatah lagi si Kelingking untuk bertemu dengannya. Siapakah anda bila sekalipun tidak pernah berupaya untuk mendekati apalagi menyentuh anggota lainnya ? Sekarang coba anda kepalkan jemari anda dengan si Jempol berada di dalam genggaman lalu tinjukan ke dinding atau ke meja atau tinjukan ia ke benda keras lainnya. Dengan cara yang sama lakukan sekali lagi tetapi dengan posisi Jempol diluar menggenggam erat jemari lain. Lalu apa yang anda rasakan dan apa yang anda pikirkan ? Ya, sekali lagi anda betul. Ternyata ketika meninju dengan posisi si Jempol dalam genggaman jemari lain ternyata si Jempol merasakan sakit yang lebih. Artinya apa ? Kalau anda berkelahi dengan tinju model begini dalam posisi terlemah atau tidak efektif dan kekalahan dengan cepat telah menunggu anda. Dengan bersembunyi, si Jempol justru mengalami kepedihan yang lebih tinimbang ia di luar menggenggam bersatu dengan yang lain, bersama menghadang rintangan. Sebagai pemimpin, hadapilah segala rintangan bersama dengan merangkul seluruh potensi anak buah sehingga segala aral menjadi terasa ringan, bukan dengan bersembunyi di belakang. Kesuksesan itu akan menjadi indah bila ia menjadi kesuksesan milik bersama.
Jadi memang tidak salah kalau pengertian Management adalah ’Get some thing with the people do’.
Sekali lagi renungkanlah wahai pemimpin, apakah posisi engkau sebagai pemimpin diakibatkan kemampuanmu sebagai pemimpin atau hanya karena upayamu sehingga dapat posisi sebagai pemimpin ?
Dalam agama saya, setiap individu itu adalah pemimpin. Minimal ia pemimpin buat dirinya sehingga selalu dalam jalur yang telah digariskan-Nya. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
Semoga saya dan anda menjadi insan yang selalu bersyukur dengan posisi dan fungsi masing-masing, apakah itu jadi si Kelingking sekalipun asalkan selalu dalam ridho-Nya. Amiin.
Yarli.|
1. babaleh jo hendak nyo Ditulis oleh vival_m2 pada Jumat, 06 Juli 2007 Lah ambo ranuang jo inokan kato jo tulisan tu kato nan sabananyo, tapi alun pulo lengkap manuruik ambo kalau indak dibarengi jo Attitude nan elok. Dek ambo jauh di rantau, talalu sampk marartiannyo , cubo ciek ciek dipadekan bana, dan kambangkanlah agak salayang jdi kok ka manunjuak aja tu jan tangguang tangguan. Mokasih |
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
Terakhir kali diperbaharui ( Minggu, 24 Juni 2007 )
|
|
Pendengar: 8 dari 50 (8 Unik) Peak: 25 Server Status: Online Bitrate: 24 Kbps Sedang Di putar: Aia Narako |
|
Yayasan Palanta Cimbuak |
 Dari Awak, Oleh Awak, Untuak Kampuang Nio berpartisipasi? Silakan klik disiko |
|
Donasi Terakhir |

| Dari | Jumlah | | Harmailis | Rp. 200.007,-- | | Ajo Duta / Mak Uncu | Rp. 1.000.000,-- | | Inyiak Jangkuang | Rp. 56.789,-- | | Dave, Melbourne | Rp. 300.000,-- | Balance Sementara
| Rp. 1.116.796,-- | |
|
Member |
 | Groups |
Online |
 | Anggota |
29 |
 | Tamu |
18 |
 | Angoota |
7,180 |
| Statistik |
| Agg Baru |
Dolly etno |
| Hari Ini |
13 |
| Minggu Ini |
102 |
| Bulan Ini |
413 |
| Tahun ini |
3,051 |
|
|
Online Sekarang |
|
Saat ini ada 18 pengunjung dan 29 anggota yang online |
|
User Terbaru |
a_tu4kTerdaftar pada 2008-07-06 03:25:19
|
|