|
Sabtu,7 Juli 2007 Payakumbuh, Singgalang Kebakaran hutan melanda bukit Ngalau Indah Kota Payakumuh, sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (6/7). Kebakaran ini lebih besar dari kejadian yang menimpa Bukit Kubang, Nagari Gurun, Kecamatan Harau Limapuluh Kota, Senin (2/7) lalu.
Di saat api belum berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran gabungan dari Pemko Payakumbuh dan Limapuluh Kota dikejutkan dengan kebakaran rumah di Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Payakumbuh Timur. Tiga dari lima unit mobil pemadam kebakaran terpaksa dialihkan ke rumah milik Mira dan Sahir itu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun satu unit rumah semi permanen ludes dilalap si jago merah. Dari keterangan yang diperoleh Singgalang di TKP, api diperkirakan berasal dari kompor minyak atau hubungan pendek arus listrik. Masyarakat dan tim pemadam kebakaran di bawah komando Camat Payakumbuh Timur, Mai Aidil berusaha memadamkan api. Api dengan cepat berhasil dipadamkan, sehingga api tidak sempat merambat ke rumah-rumah tetangga. Sementara di lokasi kebakaran hutan, dari bawah bukit nampak sekitar 10 titik api yang bergejolak di sekitar hutan tersebut. Sedangkan di kemiringan bukit, ladang jeruk milik petani setempat ikut terbakar. Diperkirakan sekitar 15 hektare hutan terbakar, kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah. Hingga berita ini diturunkan tadi malam, api masih berkobar. Di lokasi angin bertiup kencang, akibatnya kobaran api semakin membesar dan terus menjalar. Mobil unit kebakaran juga mengalami kendala untuk mencapai lokasi. Petugas terpaksa merentang slang air sekitar 500 meter ke arah puncak bukit. Bahkan petugas, nampak kesal atas keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) yang dimiliki mobil pemadam. Sehingga memperlambat kerja mereka. Malah satu unit mobil terpaksa dibiarkan karena kehabisan BBM. Menurut keterangan yang diperoleh Singgalang dari warga sekitar, belum diketahui asal api yang membakar bukit Ngalau Indah tersebut. Namun diduga penyebabnya dari peladang yang akan membersihkan ladang dengan cara membakar ilalang. Kondisi kebakaran diperparah karena musim kemarau yang melanda Kota Payakumbuh, sejak dua minggu yang lalu. Sehingga banyak pohon kayu serta ilalang yang kering dan sangat mudah terbakar. o 204/bul Sumber www.hariansinggalang.co.id
Trackback(0)
|