|
Tiga S yang sering di elakkan dan ingin di jauhi, namun kita sering di jeratnya. Tiga S yang mengerikan , ingin di hindari, namun kita selalu dalam bayangannya. Tiga S yang kita tak rela menerimanya, namun dia selalu mengejar dan membuntuti. Kita ingin menghindar dan kita ingin lari dan manjauh, namun Tiga S itu seakan tak mau beranjak dari kehidupan sehari-hari. Sebentar-sebentar terdengar korban berjatuhan akibat tiga S.
Tiba-tiba kita di kejutkan Oleh Tiga S. Tiga S sudah menjadi pembicaraan dan pendengaran sehari-hari, tak lepas dari telinga kita. Apalagi hari-hari terakhir ini korban akibat Tiga S itu sudah bertambah dengan cepatnya. Tiga S yang di maksudkan itu adalah STRESS, STROK DAN STOP. Sesudah Stress menjadi strok lalu stop, dia sudah pindah ke alam lain. Dunia ini penuh emosi, dunia ini penuh stress, dimana-mana ada stress, apapun yang di kerjakan ada stress, setiap apapun yang di lakukan tak luput dari stress, stress dan stress lagi. Sekedar stress saja tak apalah, tapi penyakit ikutannya yang mengerikan yaitu strok. Orangnya sombong, di sapa dia tak lagi menyahut, di panggil dia tak mendengar, di pegang dia tak merasa, di sebut dan di seru namanya dia tak peduli sekalipun yang memanggil dan yang menyeru itu adalah kekasih hati yang lama di rindui, namun dia tetap diam tak sadarkan diri, strok. Kata-kata strok ini agak sering kita dengar. Kalau dulu kebanyakkan orang yang kena strok adalah mereka yang telah laruik sanjo". Yang sudah tua-tua, namun sekarang cendrung stroke terjadi pada orang usia muda, saat-saat sedang produktif, tiba-tiba strok kemudian stop. Sedang membicarakan tender, tiba-tiba strok. Sedang rapat, toba-tiba strok. Sesudah berpidato tiba-tiba strok, sesudah main tenis lalu strok. Karena kata-kata strok ini sudah menjadi bahasa sehari-hari, lalu saya balik-balik bulu pelajaran saya waktu mahasiswa tentang strok. Strok atau penyakit pembuluh darah otak. Yaitu penyakit pembuluh darah otak yang menyebabkan gangguan neurologik. Penyebabnya: -. Ada 4 tipe: Serangan iskemik sepintas (Transien Iskemik Attack atau TIA), ganguan neurologik iskemic reversibel, strok-in-evolution atau strok progresive, dan strok lengkap. -. Penyebab antara lain trombosis atau penyumbatan pembuluh darah tak, emboli ateri serebral, dan perdarahan- perdarahan terjadi dalam jaringan otak atau intraparenchymal, dalam rongga atau bilik otak ventrikular, subarachnoid atau subepidural. -. Emboli dapat berasal dari dalam kepala atau dari luar tengkorak
Gejala dan tanda. - Serangan iskemic atau kurang darah yang mengalir ke otak sepintas atau sekejap - Berlangsung hanya beberapa menit - Dapat terjadi berulang-ulang kadang-kadang beberapa kali dalam sehari. tidak terdapat gangguan neurologik yang menetap. *.Iskemia atau kurang aliran darah ini dapat mengenai belahan otak sebelah kiri atau belahan otak sebelahkanan. Akan terlihat gejala : - Kelemahan wajah bagian kiri, jari-jari tangan, lengan atau tungkai kontra lateral dan sepintas, dan nyeri pegal atau tusuk- tusuk pada bagian tubuh yang berlawanan terhadap tempat iskemia - Iskemia retina sepintas menyebabkan kebutaan pada satu mata - Gangguan lapangan penglihatan sering terdapat tetapi mungkin tak disadari penderita. *.Iskemia kurang aliran darah pada batang otak. Akan menimbulkan gejala-gejala: - Vertigo rasa pusing, tinnitus terasa seperti ada yang mendenging dalam pendengaran, diplopia melihat benda-benda seperti kembar dua dll. - Pentingnya TIA adalah bahwa keadaan itu merupakan tanda bahaya adanya penyakit dalam pembuluh darah otak yang serius dan berbahaya dapat menyebabkan terjadinya infark serebral - Perdarahan otak selalu bersifat mendadak; penderita mungkin diketahui menderita hipertensi; pembuluh darah yang pecah, sebenarnya dapat timbul akibat kerja fisik yang hebat atau stress mental. Biasanya penderita megeluh sakit kepala yang hebat yang mendadak dan mungkin disertai muntah; mungkin terjadi tidak dapat berfikir dan kehilangan kesadaran; kelainan fisik tergantung pada tempat dan lokasi pendarahan. Kalau kita simak penyebab strok adalah karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak atau pecahnya pembuluh darah itu. Yang banyak menyebakkan tersumbanya pembuluh darah adalah karena lepasnya lapisan-lapisan di dinding pembuluh darah yang biasanya di lapisi lemak atau kolesterol. Dan pecahnya pembuluh darah sering terjadi pada pembuluh yang kaku tidak elastis dan tidak lentur. Dengan mengurangai makanan yang berlemak, dan menjauhi rokok serta menghindari stress, dan banyak berolah raga yang akan melenturkan otot dan pembuluh darah, agaknya dapat mengurangi terjadinya tiga S."Makanlah ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang" pesan baginda Rasul."Makanlah dan minumlah, tapi jangan berlebih-lebihan" perintah dalam Al-Qur'an. Untuk semua itu saya teringat akan Firman Suci_Nya dalam Al-Qur'an
Surat Al Maidah ayat 88 : "Dan makanlah makan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada_Nya".
Surat Al-Ma'arij ayat 19-22: "Sesungguhnya manusia di ciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia di timpa kesusahan ia berkeluh kesah. dan apabila ia mendapat kebaikkan ia amat kikir. Kecuali orang-orang yang mengerjakan Shalat". Padang 12 Juli 1995
Trackback(0)
|